Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Mercedes Tengah Kembangkan Cat Tenaga Surya Buat Mobil Listrik Tidak Perlu Dicharger

by Irawan Djoko Nugroho
11 Desember 2024 | 10:44
in Gaya Hidup
Dengan cat tenaga surya tersebut, Mercedes mengklaim dapat menangkap cukup energi untuk melaju sekitar 12.500 mil setahun di Los Angeles yang banyak mendapat sinar matahari. Sementara itu kota yang lebih berawan seperti Stuttgart, Jerman, dapat menyediakan energi untuk 7.500 mil setahun

Ilustrasi: Mercedes-Benz

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id — Mercedes-Benz tengah mengembangkan cat tenaga surya. Dengan cat tersebut, pemilik kendaraan listrik di tempat-tempat seperti Los Angeles, dapat menyalakan kendaraan sehari-hari, tanpa perlu mengisi daya dengan menghubungkan listrik di rumah atau tempat stasiun pengisian daya listrik (SPKLU). Ide cat tenaga surya tersebut disampaikan selama pameran teknologi masa depan di pusat R&D-nya di Sindelfingen, Jerman.

Cat tenaga surya yang berupa material fotovoltaik ini, awalnya berupa pasta dan diaplikasikan ke panel bodi dalam lapisan yang tebalnya hanya 5 mikrometer atau lebih tipis dari rambut manusia. Ia akan menutupi setiap panel bodi SUV ukuran sedang, serta akan menciptakan 118 kaki persegi area permukaan yang memanfaatkan sinar matahari, peningkatan lebih dari tiga kali lipat dibandingkan dengan 32 kaki persegi yang tersedia dari satu panel fleksibel di atap.

Dengan cat tenaga surya tersebut, Mercedes mengklaim dapat menangkap cukup energi untuk melaju sekitar 12.500 mil setahun di Los Angeles yang banyak mendapat sinar matahari. Sementara itu kota yang lebih berawan seperti Stuttgart, Jerman, dapat menyediakan energi untuk 7.500 mil setahun. Sekalipun tidak menyebut secara pasti dari apa pasta fotovoltaik itu dibuat, Mercedes menyebut bahwa pasta tersebut tidak mengandung tanah jarang, tidak mengandung silikon, dan bergantung pada bahan baku yang tersedia dan tidak beracun.*

READ  Peringatan Kesehatan: Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Bersamaan
Tags: Mercedes-BenzSindelfingen
Previous Post

Satgas Judol Berhasil Tekan Perputaran Uang Rp283 Triliun

Next Post

Mantan Menhan Korsel Resmi Ditangkap Setelah Darurat Militer

Next Post
Mantan Menhan Korsel Resmi Ditangkap Setelah Darurat Militer

Mantan Menhan Korsel Resmi Ditangkap Setelah Darurat Militer

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

ocean-buddy-dana-konservasi-laut-hiu-paus

Main Game di Aplikasi DANA, Bisa Bantu Selamatkan Hiu Paus!

12 Oktober 2025 | 21:00
aion-ut-sertifikasi-internasional

AION UT Raih Dua Sertifikasi Internasional, Bikin Pengisian Daya Makin Andal!

8 April 2026 | 22:00
Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
“Road to YKABF 2026” menjadi aktivasi publik awal yang memperkenalkan semangat eksperimentasi dan aksesibilitas, kepada audiens yang lebih luas, khususnya mahasiswa, akademisi, dan kreator muda. YKABF mendorong artbook dan zine sebagai medium alternatif dalam produksi pengetahuan—yang bersifat personal, berbasis proses, dan lekat dengan eksplorasi material. Melalui rangkaian program kurasi—mulai dari showcase, diskusi, hingga eksplorasi langsung—acara ini membuka ruang dialog antara praktik artistik dan wacana akademik dalam konteks penerbitan independen.

Yogyakarta Art Book Fair Luncurkan Road to YKABF 2026

12 April 2026 | 15:21
Angklung Warisan Budaya Sunda

Angklung Warisan Budaya Sunda

11 Juli 2025 | 15:57
Kesembilan produk makanan olahan mengandung unsur babi tersebut teridentifikasi setelah dilakukan pembuktian melalui uji laboratorium Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan BPJPH. Dari kesembilan produk tersebut, tujuh produk bersertifikat halal. Di sini, BPJPH memberikan sanksi berupa penarikan produk dari peredaran. Penarikan ini sesuai dengan peraturan pemerintah Nomor 42 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal.

Marshmallow Mengandung Babi Masih Beredar di Minimarket

23 April 2025 | 11:52
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved