CoreNews.id, Jakarta – Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump mengundang Presiden Tiongkok Xi Jinping untuk menghadiri pelantikannya Januari 2025. Belum jelas apakah Xi telah menerima undangan tersebut, dilansir dari CBS News, Kamis (12/12/2024).
Menurut sumber yang mengetahui rencana ini, Trump mengundang Xi pada awal November, setelah pemilihan. Namun juru bicara Kedutaan Tiongkok di Washington belum memberikan komentar terkait hal ini.
Selain Xi, tim Trump juga sedang mempertimbangkan kemungkinan mengundang pemimpin negara lain ke pelantikan tersebut. Termasuk Perdana Menteri Hungaria Viktor Orbán, yang memiliki hubungan baik dengan Trump.
Juru bicara transisi Trump, Karoline Leavitt, mengatakan bahwa pemimpin dunia ingin bertemu dengan Trump. Mereka percaya dia akan segera kembali berkuasa dan mengembalikan perdamaian global melalui kekuatan Amerika.
Beberapa anggota lingkaran dalam Trump, seperti Senator Marco Rubio dan Mike Waltz, tetap menjadi kritikus terhadap pemerintahan Xi. Trump sendiri telah mengancam untuk meningkatkan tarif barang-barang dari Tiongkok.
Trump juga menuntut agar perusahaan induk TikTok, ByteDance, menjual aplikasi tersebut sebelum 19 Januari 2025, atau menghadapi larangan di AS. TikTok kini sedang berjuang di pengadilan untuk memblokir larangan tersebut.
Pelantikan Trump pada Januari 2025 diperkirakan akan menjadi momen penting di panggung dunia. Pelantikan ini kemungkinan akan dihadiri sejumlah pemimpin asing, yang menunjukkan peningkatan peran Trump di kancah internasional.













