Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Legislator Harap Sekolah Rakyat Bidik Kelompok Miskin Ekstrem

by Miroji
15 Januari 2025 | 11:34
in Nasional
Legislator Harap Sekolah Rakyat Bidik Kelompok Miskin Ekstrem
Bagikan sekarang:

CoreNews.id, Jakarta – Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina berharap, Program Sekolah Rakyat membidik kelompok masyarakat miskin ekstrem. Pemerintah pun harus menyiapkan pemetaan yang tepat, dan pendataan yang akurat. 

Ia menilai, miskin ekstrem adalah kelompok sulit dijangkau, baik di pelosok maupun kota, karena kerap tidak terdata pemerintah. “Miskin ekstrem ini terabaikan, bahkan banyak masyarakat Indonesia belum memahami yang dimaksud miskin ekstrem,” katanya.

Pemerintah merumuskan konsep Sekolah Rakyat. Selly ingin agar anak dari keluarga miskin ekstrem mendapatkan pendidikan bermutu, seragam dengan anak-anak lain. 

“Saya sangat merasakan bahwa mutu pendidikan kita memang sangat beragam. Ada pendidikan reguler, ada juga pendidikan di luar negeri,” ujarnya. 

Dia pun mendukung program dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tersebut. “Kami sangat memahami kekhawatiran dari Pak Presiden yang ingin ada penyeragaman,” ucapnya. 

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, tingkat kemiskinan ekstrem pada Maret 2024 mencapai 0,83 persen. Rakyat miskin ekstrem adalah ketika pengeluaran seseorang di bawah Rp10.739 per hari atau hanya Rp322.170 per bulan. 

Selly mendorong agar wacana Sekolah Rakyat menjadi salah satu program prioritas pemerintah. Sebab, biaya pendidikan semakin membengkak. 

“Ini adalah langkah yang baik. Namun, kami di DPR belum pernah melakukan rapat langsung terkait rencana pembentukan Sekolah Rakyat ini,” katanya. 

READ  Prabowo Akan Gunakan Uang Sitaan Korupsi untuk Perbaiki Pendidikan Nasional
Tags: Miskin EkstremSekolah Rakyat
Previous Post

Starbucks Kembali Larang Penggunaan Fasilitas di Gerainya Tanpa Membeli

Next Post

Kabar Terbaru IKN, Finlandia Berminat Investasi Smart City

Next Post
Kabar Terbaru IKN, Finlandia Berminat Investasi Smart City

Kabar Terbaru IKN, Finlandia Berminat Investasi Smart City

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

Perbedaan Usia Pensiun Polri Digugat ke MK, Pemohon Minta Disamakan 58 Tahun

Perbedaan Usia Pensiun Polri Digugat ke MK, Pemohon Minta Disamakan 58 Tahun

12 Oktober 2026 | 15:45
Sebagai informasi, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan BNPB pada 13 Oktober 2026. Dalam operasi tersebut, KPK menangkap 14 orang, termasuk Sekretaris Utama BNPB Rustian dan sejumlah pihak swasta. Pada 14 Oktober 2026, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Mereka adalah: Bima Setiawan, adik sekaligus Tenaga Ahli Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto, Kepala Subdirektorat Pengelolaan Bantuan dan Dana Kedaruratan BNPB Gabriel Purwaka Sigit, Tenaga Ahli Kepala BNPB Richard Erlangga, serta dua pihak swasta, Syifa Nrika Ghifarin dan Gery Prasetiawan

Korupsi Dana Siap Pakai BNPB Berdasar Penelusuran KPK Sudah Terjadi Sejak 2022

15 Oktober 2026 | 11:38
Prof. Ahmad Tholabi Kharlie: Santri Harus Menguasai Kitab Sekaligus Teknologi

Jaga Integritas Ilmiah di Era Kecerdasan Artifisial, Prof Tholabi Dorong Pembaruan Etika Akademik Perguruan Tinggi

15 Oktober 2026 | 15:38
Siapa Kelompok Militan Hamas yang Bikin Intelijen Israel Kecolongan?

Siapa Kelompok Militan Hamas yang Bikin Intelijen Israel Kecolongan?

9 Oktober 2023 | 14:56
Prabowo Lantik Maruli Simanjuntak Jadi Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita KSAD

Prabowo Lantik Maruli Simanjuntak Jadi Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita KSAD

15 Oktober 2026 | 16:47
Pertamina dan Transjakarta Jajaki Pengembangan Bus Hidrogen

Pertamina dan Transjakarta Jajaki Pengembangan Bus Hidrogen

13 Oktober 2026 | 21:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved