Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Intip Prediksi BMKG Cuaca Indonesia Selama Seminggu

by Miroji
21 Januari 2025 | 16:16
in Nasional
Intip Prediksi BMKG Cuaca Indonesia Selama Seminggu

sumber foto: antara

Bagikan sekarang:

CoreNews.id, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi hujan lebat di sebagian besar wilayah Indonesia. Prediksi ini berlaku selama seminggu, dari 21-27 Januari 2025, berdasarkan laporan Prospek Cuaca Mingguan BMKG.  

Monsun Asia yang aktif hingga Februari 2025 menjadi salah satu faktor utama peningkatan curah hujan. Selain itu, fenomena La Nina lemah yang berlangsung hingga pertengahan tahun 2025 juga memberikan dampak signifikan.  

BMKG mengungkapkan sejumlah fenomena atmosfer yang berkontribusi terhadap potensi hujan di Indonesia. Gelombang atmosfer, seperti Rossby dan Kelvin, diperkirakan melintas di wilayah Indonesia dalam periode ini.  

Fenomena angin Monsun Asia yang dominan juga menjadi penyebab utama terbentuknya awan hujan. Analisis lebih lanjut menunjukkan labilitas atmosfer yang mendukung peningkatan curah hujan pada skala lokal.  

“Kondisi ini meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi, termasuk banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang,” kata BMKG dalam laporannya. Gelombang Kelvin yang aktif di beberapa perairan juga turut mendukung pertumbuhan awan hujan.  

Daerah konvergensi dan sirkulasi siklonik terpantau di berbagai wilayah, termasuk perairan barat Aceh hingga NTT. Hal ini menyebabkan peningkatan tinggi gelombang laut dan curah hujan di sekitarnya.  

Prediksi Cuaca

BMKG memprediksi hujan sedang hingga sangat lebat yang berpotensi disertai kilat, petir, dan angin kencang. Kondisi ini diperkirakan terjadi di beberapa wilayah Indonesia selama periode berikut:  

Selama 21–23 Januari 2025  

– Hujan sedang-lebat: Aceh, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Jakarta, Jawa Timur, NTT, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua.  

READ  Massa Aksi Bela Palestina Desak Pemerintah Usir Dubes AS

– Hujan lebat-sangat lebat: Sumatera Barat, Kep. Riau, Bengkulu, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Bali, NTB, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, dan Papua Selatan.  

– Potensi angin kencang: Bengkulu dan Kep. Riau.  

Selama 24–27 Januari 2025:  

– Hujan sedang-lebat: Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Bengkulu, Banten, Jakarta, DIY, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan.  

– Hujan lebat-sangat lebat: Sumatera Barat, Kep. Riau, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tenggara. 

– Hujan sangat lebat-ekstrem: Lampung dan Jawa Tengah.  

Dengan adanya laporan ini, diharapkan masyarakat lebih siap menghadapi kondisi cuaca yang beragam. Pastikan untuk selalu memantau informasi terkini dari BMKG agar tetap aman selama musim hujan berlangsung. 

Tags: BMKGMusim Hujan
Previous Post

Selesaikan Masalah Rakyat, DPR Kawal Program Prioritas Pemerintah

Next Post

Mangkir Praperadilan, KPK Masih Siapkan Ahli dan Administratif

Next Post
KPK Panggil Dirut Hutama Karya Terkait Pengadaan Lahan

Mangkir Praperadilan, KPK Masih Siapkan Ahli dan Administratif

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

KB Bank kini terus melihat adanya ruang untuk meningkatkan kredit ke sektor tersebut apabila prospeknya tetap positif dan hasil analisis kredit menunjukkan kondisi yang memadai. Dengan demikian, ekspansi kredit ke sektor TPT dan garmen akan dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan prospek industri serta kualitas calon debitur

KB Bank Siap Tingkatkan Kredit ke Sektor TPT dan Garmen

24 September 2026 | 15:13
Hery Susanto Dituntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara

Hery Susanto Dituntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara

25 September 2026 | 13:38
KPK Periksa 4 ASN Cirebon dan Tetapkan GM Hyundai sebagai Tersangka Suap PLTU

KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Penggeledahan Kanwil BPN Jatim

25 September 2026 | 15:49
waspadai-akhir-zaman-4-pesan-rasulullah-saw

Waspadai Akhir Zaman, Ingat 4 Pesan Rasulullah SAW

25 Juli 2025 | 09:00
Halal Indonesia International Industry Expo 2026 Kembali Gelar Industrial Festival x Halal Indo 2026

Halal Indonesia International Industry Expo 2026 Kembali Gelar Industrial Festival x Halal Indo 2026

25 September 2026 | 12:52
Menurut Destry, untuk mengurai permasalahan tersebut, BI akan memberikan disinsentif dalam bentuk GWM (Giro Wajib Minimum) pada bank tersebut. Sementara bank-bank lain yang kepemilikan SSB-nya relatif di bawah, di mana BI menempatkan di 19 persen dari total DPK (Dana Pihak Ketiga) mereka, maka BI akan memberikan insentif, yaitu penurunan GWM.

BI Akan Terapkan Giro Wajib Minimum

25 September 2026 | 12:59
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved