Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Jukir Liar Marak, Pemprov Jakarta Wacanakan BUMD Khusus Parkir

by Abdullah Suntani
20 Mei 2025 | 10:31
in News
pramono asn

Foto: Tribunnews

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Gubernur Jakarta Pramono Anung membuka wacana pembentukan badan usaha milik daerah (BUMD) khusus untuk menangani pengelolaan parkir, menyusul masih maraknya juru parkir (jukir) liar di berbagai titik ibu kota.

“Ya nanti kami akan diskusikan secara lebih mendetail,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa (20/5/2025).

Ia menyebut sistem parkir di Jakarta belum mengalami perubahan signifikan dalam 15 tahun terakhir. Karena itu, penataan ulang akan dilakukan agar pengelolaan parkir lebih tertib dan optimal. Pramono juga mendukung penerapan sistem parkir nontunai. “Mudah-mudahan segera kita bisa tangani untuk itu,” tambahnya.

Sementara itu, anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, menyoroti kinerja Dinas Perhubungan (Dishub) dan UPT Parkir DKI dalam menangani parkir liar yang dianggap menggerus potensi pendapatan daerah (PAD).

“Makanya Dishub ini juga harus dievaluasi ya. Kalau malas-malas, ya memang kerjanya malas-malas atau memang tidak ada passion-nya. Mungkin bisa diganti, bisa dicopot, atau digeser. Jangan di situ lagi, cari orang yang benar-benar bisa kerja,” tegas Kenneth.

Ia juga mengkritik ketidaksiapan UPT Parkir dalam menjalankan sistem digitalisasi yang sudah diinstruksikan oleh Gubernur. Target pendapatan yang disampaikan dinilai tidak masuk akal.

“Mereka saja nggak tahu mereka mau ngapain. Angka yang mereka kasih ke kita itu ngaco semua. Targetnya cuma Rp30 miliar setahun, padahal potensi aslinya bisa tembus triliunan,” ungkapnya.

Kenneth turut menyoroti peran organisasi kemasyarakatan (ormas) dalam pengelolaan parkir liar. Ia menyarankan ormas diajak bekerja sama dengan aturan yang jelas untuk menekan kebocoran PAD.

Jika tak ada perbaikan signifikan, Kenneth menilai sebaiknya UPT Parkir dibubarkan dan pengelolaan parkir dialihkan ke pihak swasta di bawah pengawasan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

READ  Rumah Zakat 26 Tahun, Bahagiakan 18,2 Juta Penerima Manfaat
Tags: bumd parkirjuru parkir liarPramono
Previous Post

Jokowi Penuhi Panggilan Bareskrim Terkait Dugaan Ijazah Palsu

Next Post

28 Jemaah Haji Indonesia Wafat, Kemenkes Imbau Jaga Kesehatan dan Kurangi Aktivitas Berat

Next Post
28 Jemaah Haji Indonesia Wafat, Kemenkes Imbau Jaga Kesehatan dan Kurangi Aktivitas Berat

28 Jemaah Haji Indonesia Wafat, Kemenkes Imbau Jaga Kesehatan dan Kurangi Aktivitas Berat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00
Moratelindo Transformasi Digital TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 06:00
Acara Puncak TOP Digital Awards 2025 Digelar Hari Ini: Inovasi Cerdas Menyongsong Transformasi Digital

Acara Puncak TOP Digital Awards 2025 Digelar Hari Ini: Inovasi Cerdas Menyongsong Transformasi Digital

4 Desember 2025 | 06:00

POPULER

Viral Susu MBG Hanya 30 Persen Susu, Ini Kata BGN

Viral Susu MBG Hanya 30 Persen Susu, Ini Kata BGN

1 Oktober 2025 | 14:56
kuhp-kuhap-baru-berlaku-2-januari-2026

Resmi Berlaku! KUHP dan KUHAP Baru Efektif Mulai 2 Januari 2026, Ini Pasal-Pasal yang Paling Disorot

1 Januari 2026 | 10:00
Tantangan Keamanan Siber Bagi Perusahaan Indonesia di 2026

Apa Saja Tantangan Keamanan Siber di 2026?

8 Januari 2026 | 18:00
Ilustrasi Bandara dibuat ChatGPT

Kertajati Hanya Bebani Jabar Rp 100 Miliar per Tahun, KDM Minta Ditutup

8 Januari 2026 | 10:36
KPK Periksa 4 ASN Cirebon dan Tetapkan GM Hyundai sebagai Tersangka Suap PLTU

KPK Periksa Tiga Pejabat Kejari Bekasi Terkait Dugaan Suap Ijon Proyek

9 Januari 2026 | 14:18
Kopi Kenangan hingga kini memiliki 1.000 gerai, baik di Indonesia maupun luar negeri. Adapun saat ini jaringan gerai Kopi Kenangan di luar negeri sudah menembus lebih dari 100 gerai. Kopi Kenangan dicatat melakukan ekspansi ke luar negeri yaitu, Malaysia pada 2022, Singapura pada 2023, dan Filipina pada 2024

Kopi Kenangan Kembali Akan Buka 100 Gerai Baru di Semester-II 2025

28 Juni 2025 | 13:27
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved