Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

AS dan Arab Saudi Tandatangani Kesepakatan Senjata Rp2 Kuadriliun, Terbesar dalam Sejarah

by Teguh Imam Suyudi
14 Mei 2025 | 09:00
in News
as-arab-saudi-teken-kesepakatan-senjata-terbesar

Arab Saudi (Gambar: Dok. Wikipedia)

Bagikan sekarang:

Arab Saudi dan Amerika Serikat baru saja menandatangani kesepakatan penjualan senjata terbesar sepanjang sejarah, dengan nilai mencapai 142 miliar dolar AS (Rp2,35 kuadriliun). Kesepakatan ini terjadi saat kunjungan resmi Presiden AS Donald Trump ke Riyadh.

Detail Kesepakatan

Menurut pernyataan resmi Gedung Putih, kerja sama ini mencakup:
✔ Peralatan pertahanan tercanggih dari perusahaan-perusahaan AS
✔ Penguatan angkatan udara, antariksa, dan pertahanan rudal Arab Saudi
✔ Peningkatan keamanan maritim, pesisir, dan perbatasan
✔ Pembaruan sistem informasi dan komunikasi militer

Dampak bagi AS dan Arab Saudi

  • Arab Saudi mendapatkan akses ke teknologi militer mutakhir AS.
  • AS memperkuat industri pertahanannya dan mendapat investasi hingga 600 miliar dolar AS (Rp9,96 kuadriliun) dari Arab Saudi.
  • Kerja sama ini juga akan meningkatkan keamanan energi dan akses mineral strategis bagi AS.

Kunjungan Trump dan Komitmen Investasi

Sebelum kesepakatan ini, Donald Trump telah mengumumkan komitmen Arab Saudi untuk menanamkan investasi besar di AS. Langkah ini dinilai sebagai upaya mempererat hubungan bilateral kedua negara di bidang ekonomi dan pertahanan.

Apa Artinya bagi Dunia?

Kesepakatan ini menegaskan posisi AS sebagai eksportir senjata terbesar dan memperkuat pengaruhnya di Timur Tengah. Sementara Arab Saudi semakin memperkuat pertahanannya di tengah ketegangan regional dengan Iran dan konflik di Yaman.

READ  Siapa Charlie Kirk, Influencer Muda Pendukung Trump yang Tewas dalam Penembakan?
Tags: Donald Trump di Arab SaudiKerjasama militer AS dan SaudiPenjualan senjata AS-Arab Saudi
Previous Post

Serangga Paling Mematikan di Dunia: Ancaman Kecil dengan Dampak Besar

Next Post

Guru Besar UIN Jakarta Sebut Islam Jadi Nilai Etik Kebebasan, Perdamaian, dan Peradaban

Next Post
fakultas dirasat islamiyah uin jakarta

Guru Besar UIN Jakarta Sebut Islam Jadi Nilai Etik Kebebasan, Perdamaian, dan Peradaban

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

ISFEX 2026 Perkuat Kolaborasi Brand dan Komunitas untuk Dorong Industri Olahraga

ISFEX 2026 Perkuat Kolaborasi Brand dan Komunitas untuk Dorong Industri Olahraga

29 Oktober 2026 | 17:35
Cara Membuat Surat Keterangan Belum Menikah

Cara Membuat Surat Keterangan Belum Menikah

2 Oktober 2025 | 18:00
Sebagai informasi, perubahan status indeks pasar modal oleh MSCI akan memiliki dampak signifikan terhadap pergerakan dana global dan stabilitas makroekonomi suatu negara. Demikian pula jika kategori diturunkan dari Emerging Market menjadi Standalone Market, maka akan memiliki dampak yang ekstrem dibanding bila Indonesia tetap bertahan di status Emerging Market.

Adaptif dan Agile, Strategi OJK Jaga Pertumbuhan Berkelanjutan

28 Oktober 2026 | 17:32
Logo Danantara

Laba BUMN Naik 18,4 Persen Berkat Transformasi

27 Oktober 2026 | 09:00
pertamina-perkuat-pasokan-distribusi-bbm-indonesia

Pertamina Perkuat Pasokan BBM untuk Masyarakat Indonesia

25 Oktober 2026 | 13:00
alasan-perlu-berasuransi

Prudential Indonesia Dorong Perempuan Kembangkan Karier Finansial

24 Oktober 2026 | 09:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved