Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

AI Bakal Gantikan Banyak Jenis Pekerjaan, Tapi Profesi Ini Malah Diuntungkan

by Teguh Imam Suyudi
30 Mei 2025 | 17:00
in Tekno
ai-dan-konten-kreator-masa-depan-pekerjaan

Ilustrasi: OpenAI (Gambar: Media Sosial)

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Kecerdasan buatan (AI) semakin mendominasi dunia kerja, terutama di industri kreatif. Dari membuat logo, iklan digital, hingga video, alat-alat AI kini mampu menyelesaikan tugas-tugas tersebut dalam waktu singkat dan biaya yang sangat rendah. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa banyak profesi akan tergerus—terutama pekerjaan di bidang periklanan dan strategi kreatif.

Dalam buku AI First karya Adam Brotman dan Andy Sack, CEO OpenAI Sam Altman menyatakan bahwa 95% pekerjaan yang biasa dilakukan agensi dan profesional kreatif akan dengan mudah ditangani oleh AI. Namun, realitas di lapangan ternyata tidak seseram itu.

Tiga direktur kreatif ternama yang diwawancarai oleh Business Insider justru menilai kehadiran AI sebagai pemicu ledakan kreativitas. Salah satu profesi yang justru diuntungkan oleh kemajuan AI adalah konten kreator.

Menurut mereka, alih-alih menggantikan agensi dan kreator, AI justru menjadi alat bantu untuk menyampaikan ide-ide besar secara lebih efisien. Para kreator kini bisa memperluas layanan mereka, misalnya dengan menawarkan optimasi konten, visualisasi konsep, bahkan simulasi suara.

Tanpa bantuan AI, proses visualisasi itu akan jauh lebih lambat dan kurang meyakinkan.

AI juga membantunya dalam presentasi suara selebritas. Dengan teknologi voiceover berbasis AI, klien bisa langsung “mendengar” seperti apa suara selebritas tersebut. Hal ini mempercepat proses pitching dan pengambilan keputusan, yang sebelumnya memakan waktu dan biaya besar.

Bahkan saat produksi dengan selebritas sungguhan tidak memungkinkan karena keterbatasan anggaran, AI menawarkan alternatif yang tetap realistis dan efektif.

READ  Pelacak Kebugaran Simpan Risiko Privasi Tersembunyi
Tags: AI dalam industri periklananAI menggantikan pekerjaanDampak AI pada industri kreatifKreativitas di era AIMasa depan konten kreator
Previous Post

Fintech P2P Lending Diminta Menerapkan Iklan Mendidik dan Tidak Menyesatkan

Next Post

Penerapan KRIS Mundur ke Akhir 2025, Banyak Rumah Sakit Belum Siap

Next Post
penerapan-kris-mundur-akhir-2025-rumah-sakit-belum-siap

Penerapan KRIS Mundur ke Akhir 2025, Banyak Rumah Sakit Belum Siap

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

tugu-insurance-pertahankan-kinerja-solid

Digdaya 10 Tahun! Tugu Insurance Kunci Rating A- Global, Sinyal Kekuatan Finansial Tak Tergoyahkan

9 Februari 2026 | 22:00
bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

Kisah Singkat Nabi Nuh AS

Kisah Singkat Nabi Nuh AS

31 Juli 2024 | 16:00
Menurut Perry kembali, DIGDAYA x Hackathon 2026 diikuti oleh 1.300 peserta yang berasal dari mahasiswa dari berbagai universitas, pesantren, komunitas digital dan inovasi, dan pelaku usaha jasa keuangan.

OJK dan BI Buka Registrasi Kompetisi Hackathon 2026 Bagi Professional dan Mahasiswa, Batas Akhir 27 Maret 2026

24 Februari 2026 | 11:20
restrukturisasi-keuangan-kimia-farma-apotek

Kimia Farma Apotek Merestrukturisasi Keuangan untuk Perkuat Layanan Kesehatan Nasional

18 Desember 2025 | 18:00
BAZNAS

Heboh Isu Zakat untuk MBG, Baznas RI Bongkar Fakta Sebenarnya!

25 Februari 2026 | 10:00
Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
Kemnaker Luncurkan “Lapor Menaker” untuk Perkuat Transparansi Pengaduan Ketenagakerjaan

Menaker Pastikan THR Ojol Segera Diumumkan Usai Koordinasi Lintas Kementerian

25 Februari 2026 | 13:08
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved