Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Tiga Daerah dengan PHK Tertinggi Juni 2025: Jawa Barat Puncaki Daftar

by Teguh Imam Suyudi
23 Juli 2025 | 09:00
in Bisnis
6-kebiasaan-sehari-hari-rusak-mata

Ilustrasi Karyawan (Gambar: Media Sosial)

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) masih terjadi di beberapa wilayah Indonesia. Data terbaru Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) per Juni 2025 menunjukkan Jawa Barat sebagai provinsi dengan angka PHK tertinggi, mencapai 460 pekerja.

Selain Jawa Barat, daerah lain yang mencatat PHK signifikan meliputi:

  1. Kalimantan Selatan – 181 pekerja
  2. DI Yogyakarta – 176 pekerja
  3. Jawa Tengah – 151 pekerja
  4. Banten – 138 pekerja

Sementara itu, beberapa provinsi seperti Maluku Utara, Sulawesi Barat, dan Bengkulu hanya mencatat 1-2 kasus PHK, mungkin akibat basis industri kecil atau kurangnya pelaporan.

Penyebab dan Dampak PHK

Laporan Kemnaker belum merinci sektor industri terdampak, tetapi diduga wilayah padat karya seperti Jawa dan Kalimantan paling terpengaruh. Kalimantan Selatan bahkan menyalip Jawa Timur (55 PHK) sebagai daerah non-Jawa dengan PHK tertinggi.

Upaya Pemerintah Atasi PHK

Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli menyatakan fokus pada:

  • Pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) untuk tingkatkan keterampilan pekerja.
  • Inkubasi bisnis bagi generasi muda dan wirausaha.
  • Kolaborasi dengan dunia usaha untuk program reskilling.
  • Subsidi upah (BSU) yang sudah tersalurkan ke 16 juta dari 17 juta penerima.

Gerakan Produktivitas Nasional juga digencarkan untuk meningkatkan daya saing perusahaan.

Apa yang Bisa Dilakukan Pekerja?

  • Manfaatkan pelatihan BLK untuk pengembangan keterampilan.
  • Eksplorasi peluang wirausaha dengan dukungan pemerintah.
  • Pantau info subsidi upah jika memenuhi syarat.

Gelombang PHK ini menjadi tantangan serius, namun dengan program pemerintah dan adaptasi pekerja, diharapkan dapat mengurangi dampaknya.

READ  Sequis Bagikan Kiat Mengelola Keuangan Saat Usia 40-an
Tags: daerah PHK tertinggiJawa Barat PHKKemnaker data PHKPHK Juni 2025
Previous Post

Prabowo Puji PSI: Partai Kecil Tapi Menterinya Banyak di Kabinet

Next Post

Bukan di Jakarta, Jokowi Diperiksa Terkait Ijazah di Solo Hari Ini

Next Post
kata jokowi soal pemakzulan gibran

Bukan di Jakarta, Jokowi Diperiksa Terkait Ijazah di Solo Hari Ini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

KB Bank kini terus melihat adanya ruang untuk meningkatkan kredit ke sektor tersebut apabila prospeknya tetap positif dan hasil analisis kredit menunjukkan kondisi yang memadai. Dengan demikian, ekspansi kredit ke sektor TPT dan garmen akan dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan prospek industri serta kualitas calon debitur

KB Bank Siap Tingkatkan Kredit ke Sektor TPT dan Garmen

24 September 2026 | 15:13
Hery Susanto Dituntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara

Hery Susanto Dituntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara

25 September 2026 | 13:38
KPK Periksa 4 ASN Cirebon dan Tetapkan GM Hyundai sebagai Tersangka Suap PLTU

KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Penggeledahan Kanwil BPN Jatim

25 September 2026 | 15:49
Halal Indonesia International Industry Expo 2026 Kembali Gelar Industrial Festival x Halal Indo 2026

Halal Indonesia International Industry Expo 2026 Kembali Gelar Industrial Festival x Halal Indo 2026

25 September 2026 | 12:52
waspadai-akhir-zaman-4-pesan-rasulullah-saw

Waspadai Akhir Zaman, Ingat 4 Pesan Rasulullah SAW

25 Juli 2025 | 09:00
Menurut Destry, untuk mengurai permasalahan tersebut, BI akan memberikan disinsentif dalam bentuk GWM (Giro Wajib Minimum) pada bank tersebut. Sementara bank-bank lain yang kepemilikan SSB-nya relatif di bawah, di mana BI menempatkan di 19 persen dari total DPK (Dana Pihak Ketiga) mereka, maka BI akan memberikan insentif, yaitu penurunan GWM.

BI Akan Terapkan Giro Wajib Minimum

25 September 2026 | 12:59
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved