Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Kejanggalan Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% Versi BPS di Kuartal II-2025

by Irawan Djoko Nugroho
6 Agustus 2025 | 14:44
in Ekonomi
Kejanggalan Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% Versi BPS di Kuartal II-2025

Ilustrasi: Pertumbuhan ekonomi. Foto dari media sosial

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id — Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekonomi kuartal II-2025 tumbuh sebesar 5,12%, jauh lebih tinggi ketimbang pertumbuhan kuartal I-2025 yang berada di level 4,87%, (5/8/2025). Pertumbuhan hingga 5,12% tersebut, ternyata terindikasi janggal. Setidaknya, ada 3 poin kejanggalan dari data yang disampaikan BPS.

Hal ini disampaikan Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda di Jakarta (5/8/2025). Menurut Nailul, banyak data BPS yang tidak sinkron dengan leading indikator. Menurutnya, BPS perlu menjelaskan secara detail metodologi yang digunakan, termasuk indeks untuk menarik angka nilai tambah bruto sektoral dan pengeluaran.

Salah satu contohnya adalah pertumbuhan industri pengolahan menurut data BPS yang mencapai 5,68% YoY, jauh lebih tinggi dibanding kuartal I-2025. Angka tersebut tak sejalan dengan PMI Manufaktur Indonesia yang konsisten berada di bawah 50 poin selama April–Juni, penuh kuartal II-2025. Ini berarti perusahaan tidak melakukan ekspansi atau menambah produksi secara signifikan. Kondisi industri manufaktur juga tengah memburuk, dengan salah satu leading indikatornya adalah jumlah PHK yang meningkat 32% YoY selama periode Januari-Juni.

Selain itu, konsumsi rumah tangga menurut dara BPS tumbuh 4,97% dibanding posisi kuartal sebelumnya di level 4,89%. Namun demikian, tidak ada momentum yang membuat konsumsi rumah tangga meningkat tajam selama kuartal II-2025. Menengok indeks keyakinan konsumen (IKK) saja, nilainya masih di level rendah 117,8 pada bulan Juni. Malah pada bulan Mei, IKK berada di level 117,5, terendah sejak September 2022.*

READ  Indonesia Alami Deflasi 0,18% Pada Juni 2024
Tags: BPSCeliosNailul Huda
Previous Post

PPATK Ungkap Bisnis Gelap Rekening Palsu di Balik Maraknya Judi Online

Next Post

KPK Periksa Dua Eks Petinggi Hutama Karya Terkait Korupsi Lahan Tol Trans Sumatra

Next Post
KPK Telusuri Aliran Uang Pemerasan TKA di Kemnaker, 13 Kendaraan Disita

KPK Periksa Dua Eks Petinggi Hutama Karya Terkait Korupsi Lahan Tol Trans Sumatra

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
Angklung Warisan Budaya Sunda

Angklung Warisan Budaya Sunda

11 Juli 2025 | 15:57
SBY Beberkan Alasan Indonesia Keluar dari OPEC pada 2008

SBY Beberkan Alasan Indonesia Keluar dari OPEC pada 2008

6 Oktober 2025 | 19:02
Halalbihalal IPIM Nasional Konsolidasikan Peran Sosial Masjid

Halalbihalal IPIM Nasional Konsolidasikan Peran Sosial Masjid

9 April 2026 | 20:05
zakat fitrah ramadan

Zakat Fitrah: Lebih Baik Diserahkan Langsung atau Melalui Amil Zakat?

25 Maret 2025 | 09:39
jk-resmikan-masjid-yokohama

Jusuf Kalla Resmikan Masjid As Sholihin di Yokohama

10 April 2026 | 22:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved