Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Amazon Web Services Berhasil Pulih dari Gangguan Global yang Bikin Internet Chaos

by Teguh Imam Suyudi
20 Oktober 2025 | 21:00
in Tekno
aws-outage-global-web-teratasi

Ilustrasi Logo Amazon

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Beberapa waktu lalu, dunia digital sempat bikin panik banyak orang. Kenapa? Karena Amazon Web Services (AWS) mengalami gangguan besar yang bikin banyak situs dan aplikasi global lumpuh. Mulai dari Signal, Coinbase, Robinhood, Zoom, Roblox, Fortnite, hingga Canva dan Duolingo ikut terdampak. Bahkan layanan pemerintah dan bisnis internasional sempat goyah karena gangguan ini.

Tapi sekarang, kabar baiknya adalah Amazon mengonfirmasi bahwa masalah utama sudah berhasil mereka atasi. AWS menyatakan bahwa insiden tersebut berasal dari unit komputasi awan mereka di data centre wilayah Virginia Utara (US-EAST-1). Menurut update resmi AWS, mereka telah mengembalikan performa EC2 (Elastic Compute Cloud) ke level normal sebelum kejadian.

Apa yang Sebenarnya Terjadi?

AWS menjelaskan bahwa masalah berasal dari jaringan internal EC2, bukan karena serangan siber. Meski begitu, dampaknya luar biasa besar. Situs pelacak gangguan Downdetector mencatat lebih dari 11 juta laporan masalah koneksi dari pengguna di seluruh dunia.

Beberapa platform yang tadinya sudah mulai pulih malah kembali mengalami error, termasuk Snapchat dan sejumlah layanan Amazon itu sendiri.

Dampak Finansialnya Ngeri!

Menurut Mehdi Daoudi, CEO Catchpoint, kerugian finansial dari gangguan ini diperkirakan bisa mencapai ratusan miliar dolar AS. Bayangin aja, jutaan pekerja nggak bisa akses tools mereka, bisnis tertunda, maskapai terganggu, bahkan pabrik bisa berhenti beroperasi.

Platform seperti Perplexity AI, Signal, Coinbase, Robinhood, Lyft, hingga beberapa bank di Inggris juga melaporkan gangguan yang disebabkan oleh outage AWS ini.

Kenapa Gangguan AWS Jadi Masalah Besar?

Karena AWS adalah salah satu pemain terbesar di dunia cloud computing, menguasai sekitar 30% pasar global, disusul Microsoft (20%) dan Google (13%). Jadi, kalau AWS tumbang, efeknya kayak domino—yang jatuh bukan hanya satu layanan, tapi banyak sekaligus.

READ  Blaze Your Glory Slogan Baru X

Menurut Corinne Cath-Speth dari Article 19, gangguan seperti ini bukan cuma soal teknologi, tapi juga menyangkut kebebasan digital dan demokrasi, karena terlalu banyak layanan vital bergantung pada satu penyedia.

Tags: Amazon Web ServicesAWS
Previous Post

Berbaring Ternyata Lebih Berbahaya daripada Duduk, Kok Bisa?

Next Post

Pengaruh Jokowi Masih Kuat di Kabinet Prabowo, Gerindra Ungkap Alasannya

Next Post
Purbaya Jadi Menteri Paling Dikenal Publik versi Index Politica

Pengaruh Jokowi Masih Kuat di Kabinet Prabowo, Gerindra Ungkap Alasannya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Menurut Fuad, nama Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia selanjutnya akan terus terdengar dalam setiap voice announcement perjalanan kereta. MITJ juga telah mengganti berbagai penanda stasiun, mulai dari papan petunjuk hingga informasi di rangkaian kereta.

Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia Resmi Jadi Nama Baru LRT Dukuh Atas

22 Mei 2026 | 16:53
Silsilah Nabi Ibrahim AS

Silsilah Nabi Ibrahim AS

10 Februari 2025 | 12:48
Profil Siti Sarah, Istri Pertama Nabi Ibrahim AS

Profil Siti Sarah, Istri Pertama Nabi Ibrahim AS

11 Februari 2025 | 18:19
Menurut Ruth kembali, Cina menjadi negara mitra utama implementasi LCT Indonesia dengan kontribusi transaksi mencapai 89%. Sementara itu, Jepang dan Malaysia masing-masing berkontribusi sebesar 6% dan 3%.

BI Akan Perluas Penggunaan LCT ke Singapura, India, dan Arab Saudi

23 Mei 2026 | 12:45
Wamenhaj Dahnil Tegaskan Tak Boleh Ada Penguasaan Tenda Haji di Arafah

Wamenhaj Dahnil Tegaskan Tak Boleh Ada Penguasaan Tenda Haji di Arafah

22 Mei 2026 | 16:07
“Sejauh ini, pemahaman tentang ekonomi syariah masih sangat minim. Tidak hanya di kalangan masyarakat secara umum, tapi juga para ustadz yang memberikan ceramah atau yang menjadi khatib Jum’at, masih minim pemahamannya tentang ekonomi syariah”, kata Ketua Pelaksana Pengabdian Dede Abdul Fatah

Dosen PNJ Berikan Pelatihan Literasi Ekonomi dan Keuangan Syariah

25 Agustus 2024 | 07:58
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved