Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Berbaring Ternyata Lebih Berbahaya daripada Duduk, Kok Bisa?

by Teguh Imam Suyudi
20 Oktober 2025 | 20:00
in Gaya Hidup
Ilustrasi Tidur

Ilustrasi Tidur (Gambar: Hello Sehat)

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Selama ini, kita sering dikasih tahu kalau duduk terlalu lama itu bahaya banget buat kesehatan. Tapi ternyata, studi terbaru dari Finlandia justru menemukan fakta yang bikin kita mikir ulang: rebahan terlalu lama bisa jadi lebih berisiko daripada duduk singkat yang diselingi aktivitas ringan.

Penelitian dari UKK Institute, lembaga riset di Finlandia yang fokus pada kesehatan dan gaya hidup aktif, menunjukkan bahwa duduk dalam waktu pendek (kurang dari 30 menit) dan diselingi berdiri atau jalan sebentar bisa bermanfaat bagi metabolisme. Direktur UKK Institute, Tommi Vasankari, bilang kalau yang disebut intermittent sitting—misalnya duduk lalu tiap 20–30 menit jalan ke dapur buat bikin kopi—ternyata bisa bantu jaga kesehatan jantung.

Sebaliknya, berbaring atau bersandar terlalu lama di siang hari justru meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, lingkar pinggang membesar, dan kadar lemak darah yang nggak sehat. Dalam riset ini, berbaring didefinisikan sebagai posisi tubuh benar-benar datar, sedangkan bersandar termasuk posisi setengah rebahan seperti di sofa atau kursi malas.

Yang lebih mengejutkan, meskipun seseorang bangun setiap setengah jam saat rebahan, efek negatif terhadap jantung tetap ada. Artinya, posisi rebahan tetap bikin tubuh terlalu pasif dan memperlambat metabolisme.

Rata-rata peserta penelitian menghabiskan lebih dari satu jam untuk rebahan dan lebih dari lima jam untuk santai bersandar saat terjaga. Kebiasaan ini terbukti bikin tubuh “terlalu nyaman” hingga mengganggu fungsi kesehatan jantung.

Sebaliknya, begitu kita mengangkat bokong dari kursi dan bergerak sedikit, otot mulai aktif dan metabolisme meningkat. Jadi, duduk sebentar itu nggak selalu buruk, asal diselingi gerakan.

READ  Menghindari 5 Minuman yang Berpotensi Membuat Usus Kotor
Tags: BerbaringDuduk SehatGaya Hidup AktifKesehatanMetabolismePenyakit Jantung
Previous Post

Belajar Bahasa Inggris Bisa di Rumah, Nonton Film Ini

Next Post

Amazon Web Services Berhasil Pulih dari Gangguan Global yang Bikin Internet Chaos

Next Post
aws-outage-global-web-teratasi

Amazon Web Services Berhasil Pulih dari Gangguan Global yang Bikin Internet Chaos

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

KB Bank kini terus melihat adanya ruang untuk meningkatkan kredit ke sektor tersebut apabila prospeknya tetap positif dan hasil analisis kredit menunjukkan kondisi yang memadai. Dengan demikian, ekspansi kredit ke sektor TPT dan garmen akan dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan prospek industri serta kualitas calon debitur

KB Bank Siap Tingkatkan Kredit ke Sektor TPT dan Garmen

24 September 2026 | 15:13
Hery Susanto Dituntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara

Hery Susanto Dituntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara

25 September 2026 | 13:38
waspadai-akhir-zaman-4-pesan-rasulullah-saw

Waspadai Akhir Zaman, Ingat 4 Pesan Rasulullah SAW

25 Juli 2025 | 09:00
KPK Periksa 4 ASN Cirebon dan Tetapkan GM Hyundai sebagai Tersangka Suap PLTU

KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Penggeledahan Kanwil BPN Jatim

25 September 2026 | 15:49
Halal Indonesia International Industry Expo 2026 Kembali Gelar Industrial Festival x Halal Indo 2026

Halal Indonesia International Industry Expo 2026 Kembali Gelar Industrial Festival x Halal Indo 2026

25 September 2026 | 12:52
Menurut Destry, untuk mengurai permasalahan tersebut, BI akan memberikan disinsentif dalam bentuk GWM (Giro Wajib Minimum) pada bank tersebut. Sementara bank-bank lain yang kepemilikan SSB-nya relatif di bawah, di mana BI menempatkan di 19 persen dari total DPK (Dana Pihak Ketiga) mereka, maka BI akan memberikan insentif, yaitu penurunan GWM.

BI Akan Terapkan Giro Wajib Minimum

25 September 2026 | 12:59
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved