Corenews.id
No Result
View All Result
  • Trending
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Gunung Padang Lebih Tua dari Piramida? Penelitian Baru Ungkap Usia 6.000 SM

by Teguh Imam Suyudi
1 Desember 2025 | 21:00
in Humaniora
gunung-padang-6000sm

Situs Gunung Padang (Foto: Media Sosial)

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Situs Megalitikum Gunung Padang di Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, kembali menjadi sorotan setelah tim peneliti memastikan usianya mencapai 6.000 Sebelum Masehi (SM). Temuan ini sekaligus menempatkan situs bersejarah tersebut sebagai salah satu struktur tertua di dunia, mengungguli usia Piramida Giza di Mesir.

Ketua Tim Peneliti dan Pemugaran, Ali Akbar, mengungkapkan bahwa kesimpulan ini diperoleh dari serangkaian ekskavasi yang dilakukan selama beberapa bulan terakhir. Sampel karbon yang diambil dari teras kelima pada kedalaman empat meter menjadi kunci utama penentuan usia tersebut.

“Sampel yang diuji, termasuk kandungan karbon dari kedalaman empat meter, menunjukkan usia struktur terluar yang bisa kita lihat. Dari situ kami bisa memastikan periode pembangunannya,” ujar Ali Akbar, Minggu, 30/11/2025, dikutip dari pemberitaan sejumlah media nasional.

Tim peneliti juga menemukan struktur fondasi unik berupa bebatuan bulat berpenampang segi lima pada kedalaman yang sama. Susunan batuan ini dianggap sebagai fondasi utama yang membuktikan bahwa Gunung Padang dibangun melalui beberapa tahapan panjang.

Hasil uji laboratorium memperkuat hipotesis bahwa pembangunan awal situs dimulai sekitar 6.000 SM. Setelah fondasi terbentuk, pembangunan berlanjut hingga menghasilkan struktur punden berundak seperti yang terlihat saat ini.

Tahap penelitian berikutnya akan berfokus pada pemugaran. Proses awal akan dimulai Desember ini, meliputi pengembalian batuan yang bergeser maupun rusak. Pemugaran skala besar dijadwalkan berlangsung pada awal 2026.

Penemuan ini bukan hanya memperluas wawasan arkeologi Indonesia, tetapi juga membuka perbincangan baru di kalangan generasi muda tentang sejarah peradaban Nusantara yang ternyata jauh lebih tua dari yang selama ini dibayangkan.

READ  Kontroversi Situs Gunung Padang Dibuka Kembali
Tags: CianjurGunung PadangMegalitikumSejarah Nusantara
Previous Post

Verstappen Kuasai GP Qatar, Perebutan Gelar F1 2025 Makin Panas hingga Abu Dhabi

Next Post

BMKG Waspadai Bibit Siklon Picu Banjir-Longsor, Ini Daerah yang Harus Siaga

Next Post
BMKG Waspadai Bibit Siklon Picu Banjir-Longsor, Ini Daerah yang Harus Siaga

BMKG Waspadai Bibit Siklon Picu Banjir-Longsor, Ini Daerah yang Harus Siaga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00
Moratelindo Transformasi Digital TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 06:00
Acara Puncak TOP Digital Awards 2025 Digelar Hari Ini: Inovasi Cerdas Menyongsong Transformasi Digital

Acara Puncak TOP Digital Awards 2025 Digelar Hari Ini: Inovasi Cerdas Menyongsong Transformasi Digital

4 Desember 2025 | 06:00
Green movement pertamina

Pertamina Luncurkan Green Movement, Wujud Nyata Komitmen ESG

8 Mei 2025 | 14:00

POPULER

bondi-beach-shooting-serangan-hanukkah-australia

Penembakan Bondi Beach: Fakta-Fakta Serangan Hanukkah yang Mengguncang Australia

16 Desember 2025 | 18:00
Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
Menurut Jefri, lelang tersebut merupakan tindak lanjut amanat Pasal 199J Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2025 tentang perubahan atas regulasi pelaksanaan usaha pertambangan mineral dan batubara. Ia menegaskan setiap temuan stockpile mineral, baik bauksit, batubara, maupun nikel, akan ditetapkan sebagai barang yang dikuasai negara untuk dilelang. Hasilnya akan masuk sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor ESDM dengan potensi penerimaan lebih dari Rp 200 miliar.

Kementerian ESDM Resmi Lelang 629.000 Ton Bauksit, 16-22 Desember 2025

16 Desember 2025 | 15:22
Silsilah Nabi Ibrahim AS

Silsilah Nabi Ibrahim AS

10 Februari 2025 | 12:48
Viral Susu MBG Hanya 30 Persen Susu, Ini Kata BGN

Viral Susu MBG Hanya 30 Persen Susu, Ini Kata BGN

1 Oktober 2025 | 14:56
Menurut Purbaya, fenomena belanja yang tidak terserap sepenuhnya merupakan pola yang hampir selalu terjadi setiap tahun anggaran. Oleh karena itu, pemerintah sejak awal tidak pernah mengasumsikan serapan belanja mencapai 100%.

Jaga Defisit APBN 2025 di Bawah 3%, Pemerintah Akan Tarik Belanja K/L Tak Terserap

16 Desember 2025 | 12:04
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Trending
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved