Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Deterjen Mengandung SLS dan Parabean dapat Memicu Gangguan Kulit

by Irawan Djoko Nugroho
8 Januari 2026 | 11:45
in Gaya Hidup
Menurut Tirta kembali, perawatan pakaian yang tepat berpengaruh langsung pada kenyamanan tubuh dan kesehatan kulit. Kesalahan dalam mencuci tidak hanya merusak serat kain, tetapi juga dapat memicu bau badan serta masalah kulit.

Ilustrasi: Mencuci pakaian. Foto dari media sosial

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id — Kesalahan dalam penggunaan dan pemilihan deterjen seringkali menjadi pemicu gangguan kulit, seperti kemerahan, gatal, hingga beruntusan. Deterjen yang dapat memicu iritasi diantaranya mengandung bahan kimia Sodium Lauryl Sulfate (SLS) dan Paraben. Untuk menghindari risiko tersebut, masyarakat diminta lebih selektif dalam memilih deterjen, khususnya yang diformulasikan tanpa SLS dan Paraben.

Hal tersebut disampaikan dokter sekaligus influencer kesehatan, dr Tirta di Jakarta, (8/1/2026). Menurut Tirta kembali, perawatan pakaian yang tepat berpengaruh langsung pada kenyamanan tubuh dan kesehatan kulit. Kesalahan dalam mencuci tidak hanya merusak serat kain, tetapi juga dapat memicu bau badan serta masalah kulit.

Salah satu deterjen yang aman adalah Deterjen Sayang Hijab. Ia hadir dengan formula tanpa SLS dan Paraben dan diklaim lebih lembut di kulit. Deterjen ini dilengkapi teknologi Indoor Drying Technology untuk mencegah bau saat pakaian dijemur di dalam ruangan serta Teknologi Busa Salju yang memberikan sensasi adem di tangan. Di samping itu, ia juga memiliki aroma lavender yang menyegarkan guna membantu pakaian tetap wangi lebih lama.*

READ  Kendaraan Yang Miliki STNK Mati 2 Tahun Akan Dihapus Datanya
Tags: Deterjen Sayang Hijabdr TirtaParabenSodium Lauryl Sulfate
Previous Post

Kertajati Hanya Bebani Jabar Rp 100 Miliar per Tahun, KDM Minta Ditutup

Next Post

Pembongkaran Tiang Monorel Diharap Segera Dilaksanakan

Next Post
pembongkaran-tiang-monorel-rasuna-said-dki-jakarta-dimulai

Pembongkaran Tiang Monorel Diharap Segera Dilaksanakan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00
Moratelindo Transformasi Digital TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 06:00

POPULER

Kwik Kian Gie

Wafat di Usia 90, Ini 6 Warisan Pemikiran Kwik Kian Gie yang Masih Menginspirasi

29 Juli 2025 | 16:40
Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
net-buy-asing-ihsg-rekor-saham-diborong

Net Buy Asing Tembus Rp 4,46 Triliun, Ini 10 Saham Paling Diborong Saat IHSG Cetak Rekor Baru

16 Januari 2026 | 21:00
waspadai-akhir-zaman-4-pesan-rasulullah-saw

Waspadai Akhir Zaman, Ingat 4 Pesan Rasulullah SAW

25 Juli 2025 | 09:00
Menurut Billy, kakao dan kopi memiliki keunggulan ekologis dibanding komoditas lain karena tidak mendorong pembabatan hutan yang menyebabkan homogenisasi hutan. Sistem tanamnya pun, masih mempertahankan tutupan hutan. Sehingga, masih ada shade tree dan tanamannya bisa berada di antara hutan produksi, tidak menjadi monokultur.

Pembangunan Ekonomi Papua Seharusnya Bertumpu pada Kakao dan Kopi Bukan Sawit

17 Januari 2026 | 13:29
skandal-dsi-ponzi-berkedok-syariah

Skandal DSI: Ponzi Berkedok Syariah

15 Januari 2026 | 22:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved