Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Apa Saja Tantangan Keamanan Siber di 2026?

by Teguh Imam Suyudi
8 Januari 2026 | 18:00
in Tekno
Tantangan Keamanan Siber Bagi Perusahaan Indonesia di 2026

Ilustrasi Keamanan Siber

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Riset Ensign InfoSecurity bertajuk Laporan Lanskap Ancaman Siber 2025 menyoroti sejumlah hal penting yang bisa berdampak pada lingkup digital di Indonesia tahun ini, antara lain: perluasan jaringan pelaku ancaman siber, lamanya serangan yang tidak terdeteksi berlangsung, serta peningkatan penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam serangan siber.

Head of Consulting, Ensign InfoSecurity, Indonesia, Adithya Nugraputra dalam keterangannya, 8/01/2026, menjelaskan laporan tersebut disusun berdasarkan data pantauan dan intelijen internal Ensign di kawasan Asia Pasifik, termasuk Indonesia.

“Laporan tersebut memberikan gambaran menyeluruh tentang perkembangan ancaman siber, termasuk pola kolaborasi baru yang mulai muncul di antara para pelaku serangan,” ujarnya.

 Temuan Utama dari Laporan Lanskap Ancaman Siber 2025

1. Lingkup Pelaku Ancaman yang Semakin Luas, Meningkatkan Risiko pada Sektor Rantai Pasok

Adanya perubahan besar dalam struktur pelaku kejahatan siber. Kemampuan yang sebelumnya hanya dimiliki kelompok dengan sumber daya besar, kini semakin mudah diakses oleh jaringan pelaku melalui perantara dan model “cybercrime-as-a-service.

Keberadaan initial access brokers, operator ransomware-as-a-service, serta kelompok dengan motif ideologi secara kolektif meningkatkan risiko ancaman siber, terutama melalui mitra pihak ketiga yang dipercaya – seperti firma hukum, konsultan, dan penyedia layanan IT. Satu celah saja pada keamanan di dalam rantai pasok tersebut dapat memberi akses tidak langsung namun istimewa bagi para pelaku, sehingga mereka sering kali melewati sistem pengamanan utama perusahaan.

2. Di Tingkat Regional, Serangan Siber Semakin Lama Tidak Terdeteksi, Dampaknya bagi Perusahaan di Indonesia

Di tingkat regional, waktu maksimum bagi serangan untuk tidak terdeteksi meningkat dari 49 hari menjadi 201 hari dalam satu tahun. Periode “diam” yang panjang ini memberi kesempatan bagi pelaku untuk berpindah antar sistem, meningkatkan akses, dan mencuri data sebelum terdeteksi atau dihentikan.

READ  Centrin Online & Link Net Jalin Kerja Sama Open Access untuk Perluasan Jaringan

Di Indonesia, kondisi ini diperburuk dengan panjangnya rantai pasok yang berlapis, alur persetujuan internal yang kompleks, serta keterbatasan tenaga ahli keamanan siber. Ensign memperingatkan bahwa banyak perusahaan masih terlalu optimistis tentang kecepatan mereka dalam merespons peringatan keamanan. Kesenjangan ini membuat perusahaan berisiko menghadapi gangguan operasional dan kerusakan reputasi yang berkepanjangan di 2026.

3. AI Mulai Menjadi Bagian Operasional Serangan Siber

Pelaku kejahatan siber mulai mengintegrasikan AI dalam serangan mereka. Tren ini diperkirakan akan semakin cepat di 2026. AI digunakan untuk mengotomatisasi pengintaian, menyusun pesan penipuan yang lebih meyakinkan, serta menjalankan eksploitasi secara real-time.

Meski banyak perusahaan sudah menggunakan perangkat pertahanan berbasis AI, penerapannya yang belum konsisten dan kesenjangan tata kelola kerap membatasi efektivitasnya. Penerapan AI harus strategis dan selaras dengan proses operasional. Perangkat saja tidak cukup untuk menutup kesenjangan tersebut, kecuali perusahaan bisa memastikan integrasi, tata kelola, serta kesiapan analis keamanan siber yang mumpuni.

4. Kemunculan Sistem Agentic AI untuk Pertahanan Siber

Terlihat pergeseran menuju agentic AI, yaitu sistem yang mampu mengambil tindakan pertahanan secara mandiri berdasarkan aturan yang telah ditetapkan di bawah pengawasan manusia. Sistem ini dapat mengisolasi aset yang diserang, mengganggu aktivitas pelaku saat penyerangan berlangsung, dan memangkas waktu analisis dari hitungan jam menjadi menit. Penerapan awal bagi agentic AI diperkirakan akan terjadi di sektor-sektor yang paling terdampak seperti sektor energi, utilitas, telekomunikasi, dan infrastruktur penting – sebab gangguan sistem pada sektor-sektor tersebut dapat berdampak langsung pada operasi nasional.

5. Pentingnya Pertahanan Siber Berbasis Intelijen dan Fokus pada Perilaku Penyerang

Pendekatan keamanan siber yang hanya berfokus pada kepatuhan terhadap regulasi semakin tidak memadai. Ketahanan yang efektif kini menuntut model berbasis intelijen, yang menekankan pemahaman terhadap perilaku penyerang, verifikasi risiko dari pihak ketiga, serta pengambilan keputusan yang mempertimbangkan ancaman nyata dalam operasional sehari-hari.

READ  ASEAN DSE 2025 Guncang Kawasan: Generasi Muda Didorong Kuasai Data demi Menghadapi Persaingan

Namun, keterlibatan jajaran direksi dan tata kelola yang terstruktur tetap menjadi faktor kunci, mengingat sektor ekonomi digital Indonesia yang semakin terhubung dengan mitra regional dan platform lintas negara – sejalan dengan upaya integrasi digital yang lebih luas di kawasan ASEAN.

Tags: Ensight SecurityKeamanan Siber
Previous Post

Jamaah Haji Reguler dan Khusus Diharap Segera Lunasi Bipih

Next Post

Hitachi Vantara Tunjuk Wendy Koh sebagai Wakil Presiden Penjualan Asia Pasifik

Next Post
hitachi-vantara-tunjuk-wendy-koh-wakil-presiden-penjualan-asia-pasifik

Hitachi Vantara Tunjuk Wendy Koh sebagai Wakil Presiden Penjualan Asia Pasifik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00
Moratelindo Transformasi Digital TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 06:00

POPULER

Kwik Kian Gie

Wafat di Usia 90, Ini 6 Warisan Pemikiran Kwik Kian Gie yang Masih Menginspirasi

29 Juli 2025 | 16:40
Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
net-buy-asing-ihsg-rekor-saham-diborong

Net Buy Asing Tembus Rp 4,46 Triliun, Ini 10 Saham Paling Diborong Saat IHSG Cetak Rekor Baru

16 Januari 2026 | 21:00
waspadai-akhir-zaman-4-pesan-rasulullah-saw

Waspadai Akhir Zaman, Ingat 4 Pesan Rasulullah SAW

25 Juli 2025 | 09:00
skandal-dsi-ponzi-berkedok-syariah

Skandal DSI: Ponzi Berkedok Syariah

15 Januari 2026 | 22:00
Menurut Billy, kakao dan kopi memiliki keunggulan ekologis dibanding komoditas lain karena tidak mendorong pembabatan hutan yang menyebabkan homogenisasi hutan. Sistem tanamnya pun, masih mempertahankan tutupan hutan. Sehingga, masih ada shade tree dan tanamannya bisa berada di antara hutan produksi, tidak menjadi monokultur.

Pembangunan Ekonomi Papua Seharusnya Bertumpu pada Kakao dan Kopi Bukan Sawit

17 Januari 2026 | 13:29
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved