Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Durasi Film Terlalu Lama? Bos Bioskop Sebut Tak Relevan!

by Teguh Imam Suyudi
21 Januari 2026 | 10:00
in Gaya Hidup
durasi-film-terlalu-lama-bos-bioskop-sebut-tak-relevan

Ilustrasi Bioskop dibuat ChatGPT

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Clare Binns, pimpinan jaringan bioskop terkemuka Picturehouse Cinemas, menyatakan bahwa tren durasi film yang panjang sudah tidak lagi sesuai dengan kebiasaan penonton modern. Dalam pernyataannya, ia menyerukan agar film-film Hollywood dibuat lebih singkat.

“Saya sampaikan pada produser: ‘Film dibuat untuk penonton, bukan untuk sutradara’. Banyak film bisa dipangkas 20 menit,” kata Binns, seperti dilansir NME.

Ia mencontohkan film-film terkini seperti Avatar: Fire And Ash (3 jam 15 menit), Marty Supreme (2 jam 29 menit), dan beberapa blockbuster lain yang durasinya melampaui 2,5 jam. Dengan tambahan iklan dan trailer, penonton bisa menghabiskan hampir tiga jam di bioskop.

Menurut Binns, durasi panjang membatasi jumlah penayangan, terutama di sesi malam. “Itu berarti hanya ada satu jadwal tayang malam. Ini harus jadi peringatan. Penonton harus nyaman dengan komitmen waktu yang diminta,” tegasnya.

Namun, ia melihat secercah harapan. Hubungan antara bioskop dan layanan streaming kini dinilai lebih kolaboratif. “Kami mulai bekerja sama untuk membawa kembali penonton ke bioskop,” ujar Binns, menyebut kondisi industri kini jauh lebih baik daripada dua tahun lalu.

READ  CR-V Hybrid Kembali Ditarik Honda
Tags: BioskopFilmHollywood
Previous Post

Doa Saat Hujan & Petir, Amalkan!

Next Post

Izin Operasional 28 Perusahaan Pelanggar Berat Sektor SDA Dicabut!

Next Post
prabowo-cabut-izin-28-perusahaan-bencana-aceh-sumatra

Izin Operasional 28 Perusahaan Pelanggar Berat Sektor SDA Dicabut!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Vale Indonesia

MIND ID Resmi Kuasai 14 Persen Saham Vale Indonesia (INCO)

27 Februari 2024 | 08:00
Namun demikian menurut Tingning kembali, pihaknya belum menerima nota denda administratif lebih lanjut. Pembayaran denda tersebut juga tidak berdampak terhadap kelangsungan usaha perusahaan.

PT Astra Agro Lestari Tbk Telah Bayar Denda Administrasi Rp 571 M ke Satgas PKH

22 Januari 2026 | 11:44
Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
Viral Susu MBG Hanya 30 Persen Susu, Ini Kata BGN

Viral Susu MBG Hanya 30 Persen Susu, Ini Kata BGN

1 Oktober 2025 | 14:56
Terkait perolehan kontrak baru di periode kuartal pertama tahun 2026, Rozi dicatat belum bisa memerincinya. Hal ini karena beberapa proyek masih berada dalam proses tender

Kontrak Baru Sebesar Rp 23,8 Triliun Jadi Target Adhi Karya di 2026

20 Januari 2026 | 12:11
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved