Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

IHSG Terus Melemah

by Irawan Djoko Nugroho
2 Februari 2026 | 11:09
in Pasar Modal
Dari global, pasar mencermati ketidakpastian terkait isu Greenland Trade War menyusul pernyataan tarif Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Dari dalam negeri, sentimen MSCI turut menekan pasar setelah lembaga tersebut mengumumkan interim freeze dan mengancam penurunan bobot saham Indonesia serta status pasar jika transparansi tidak membaik hingga Mei 2026.

Ilustrasi: IHSG melemah. Foto dari media sosial

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 401,15 poin atau 4,82 persen ke level 7.928,45. pada Senin (2/2/2026) hingga pukul 10.26 WIB. Sebelumnya pada pekan lalu, IHSG telah melemah sekitar 6,94 persen ke posisi 8.329. Pada masa itu, investor asing mencatatkan penjualan bersih di pasar reguler mencapai Rp 15,7 triliun.

Pelemahan signifikan tersebut, menurut Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) David Kurniawan di Jakarta (2/2/2026), terdorong oleh adanya sentimen global dan domestik yang benar-benar menekan market dalam negeri. Dari global, pasar mencermati ketidakpastian terkait isu Greenland Trade War menyusul pernyataan tarif Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Dari dalam negeri, sentimen MSCI turut menekan pasar setelah lembaga tersebut mengumumkan interim freeze dan mengancam penurunan bobot saham Indonesia serta status pasar jika transparansi tidak membaik hingga Mei 2026. David kemudian menilai, dinamika tersebut berpotensi terus memengaruhi pergerakan IHSG, seiring menanti rilis data pertumbuhan ekonomi 2025 dan respons pasar terhadap pergantian kepemimpinan di Bursa Efek Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan.*

READ  Net Buy Asing Tembus Rp 4,46 Triliun, Ini 10 Saham Paling Diborong Saat IHSG Cetak Rekor Baru
Tags: David Kurniawan dIHSGPT Indo Premier Sekuritas
Previous Post

Rano Karno Sambangi Kota Lama Semarang Belajar Revitalisasi Kawasan Bersejarah

Next Post

Harga Emas Antam Kini Rp 3.027.000 per Gram

Next Post
Sebelumnya harga emas Antam sebesar Rp 2.860.000. Terjadi kenaikan sebesar Rp 167.000. Untuk harga jual kembali (buyback), dicatat mengalami penurunan ke angka Rp 2.633.000 per gram dari sebelumnya Rp 2.654.000 per gram.

Harga Emas Antam Kini Rp 3.027.000 per Gram

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

menaker-pmsm-pengembangan-sdm-human-capital-2026

SDM dan AI Jadi Penentu Produktivitas Perusahaan

29 Oktober 2026 | 20:00
phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00

POPULER

Daftar Korban Dugaan Penyadapan Tiga Jenderal Polisi: Prabowo, Media hingga Pengusaha

Daftar Korban Dugaan Penyadapan Tiga Jenderal Polisi: Prabowo, Media hingga Pengusaha

4 November 2026 | 11:19
Raffi Ahmad Diputus Kontrak Jadi BA seusai Polemik Boikot Warganet

Raffi Ahmad Diputus Kontrak Jadi BA seusai Polemik Boikot Warganet

3 November 2026 | 17:09
Profil Nabi Luth AS

Profil Nabi Luth AS

14 Februari 2025 | 15:57
Apa Itu LIMS dan Kaitannya dengan Teknologi Penyadapan?

Apa Itu LIMS dan Kaitannya dengan Teknologi Penyadapan?

4 November 2026 | 11:31
Tiga Jenderal Polisi Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Penyadapan Presiden

Tiga Jenderal Polisi Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Penyadapan Presiden

4 November 2026 | 10:58
Sementara itu, untuk beban jatuh tempo pada 2027 diperkirakan mulai menurun menjadi Rp 672,29 triliun. Sekalipun demikian, beberapa bulan masih akan mencatatkan nilai yang cukup besar. Seperti misalnya: April - Rp 127,01 triliun, Mei - Rp 120,43 triliun, Desember - Rp 112,39 triliun, dan Januari - Rp 104,44 triliun

Utang Jatuh Tempo Pemerintah Naik 24,3% Secara YoY Jadi 749,23 Triliun

14 Juli 2026 | 10:47
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved