Jakarta, CoreNews.id – Donald Trump mengumpulkan anggota Board of Peace dalam pertemuan perdana yang melibatkan perwakilan lebih dari dua lusin negara. Sejumlah negara lain hadir sebagai pengamat, dilansir NPR, Kamis (19/2/2026).
Pertemuan difokuskan pada rekonstruksi Gaza pascaperang serta pembentukan pasukan stabilisasi internasional di tengah gencatan senjata yang masih rapuh. Trump menyebut anggota dewan menjanjikan dana 5 miliar dolar AS, jauh dari estimasi kebutuhan 70 miliar dolar AS.
Negara anggota juga diharapkan mengirim ribuan personel untuk menjaga keamanan dan memastikan pelucutan senjata Hamas.
Langkah ini memicu kekhawatiran menjadi pesaing Perserikatan Bangsa-Bangsa. Namun Trump berharap inisiatif tersebut mendorong PBB bertindak lebih efektif.
Sejauh ini, hanya Indonesia yang menyatakan komitmen tegas berpartisipasi. Prabowo Subianto menyatakan kesiapan bekerja sama dengan negara Islam lain demi perdamaian Palestina.












