Jakarta, CoreNews.id – Harga emas logam mulia mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa hari terakhir seiring memanasnya situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Salah seorang pedagang emas di Pasar Koja Baru, Rozi Seproanto, mengatakan harga emas tahun lalu masih berada di kisaran Rp1,5 juta per gram. Kini, harga melonjak menjadi sekitar Rp3,5 juta per gram.
“Kalau tahun lalu memang masih Rp1,5 jutaan. Sekarang sudah naik jadi Rp3,5 jutaan kurang lebih untuk logam mulia,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).
Dalam beberapa hari terakhir, harga emas bergerak bertahap dari Rp3,3 juta per gram, naik ke Rp3,4 juta, hingga kini menyentuh Rp3,5 juta per gram. Menurut Rozi, lonjakan ini dipicu ketidakpastian global yang mendorong investor beralih ke aset safe haven seperti emas.
Ia memperkirakan harga masih berpotensi naik jika konflik belum mereda. Meski demikian, kenaikan harga membuat minat beli masyarakat dalam sebulan terakhir cenderung menurun. Namun, sebagian warga tetap melihat emas sebagai investasi jangka panjang.













