Jakarta, CoreNews.id – SCG melalui PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi terus memperkuat komitmennya terhadap pengelolaan lingkungan berkelanjutan dengan membangun empat SCG Mentari Waste Station di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Fasilitas tersebut tersebar di Desa Kebonmanggu, Wangunreja, dan Sukamaju. Selain itu, perusahaan juga menyediakan satu unit mobil pick-up operasional, mendistribusikan 5.000 karung pemilahan sampah, serta membangun bak pengumpulan sampah organik di Desa Kebonmanggu dan Sirnaresmi.
Presiden Direktur PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi Peramas Wajananawat mengatakan, program tersebut menjadi bagian dari prinsip “Inclusive Green Growth” yang dijalankan perusahaan.
“Melalui SCG Mentari, kami ingin mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah sekaligus menciptakan sistem waste management berbasis komunitas yang berkelanjutan,” ujar Peramas dalam keterangan tertulis, Rabu (6/5/2026).
Dorong Budaya Zero Waste di Sukabumi
SCG Mentari Waste Station dirancang untuk mendukung proses pengelolaan sampah terpadu, mulai dari pengumpulan, pemilahan, hingga distribusi ke pabrik PT Semen Jawa sebagai bahan bakar alternatif. Kehadiran kendaraan operasional juga diharapkan meningkatkan efisiensi pengangkutan sampah masyarakat.
Tidak hanya berfungsi sebagai pusat pengelolaan sampah, fasilitas tersebut juga menjadi ruang edukasi publik berbasis seni. SCG menggandeng seniman Sukabumi, Edwin Do, untuk menghadirkan mural bertema lingkungan yang mengusung pesan gaya hidup zero waste.
Ketua SCG Warrior Mentari Hadi Permana menyebut program tersebut mulai mengubah kebiasaan masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga.
Libatkan Lebih dari 1.000 Warga
Sejak berjalan pada 2024, program SCG Mentari tercatat telah mengelola lebih dari 11 ton sampah dengan rata-rata pengumpulan mencapai dua ton per bulan. Program itu juga melibatkan lebih dari 1.000 warga dari lima desa di Kabupaten Sukabumi.
SCG menilai kolaborasi perusahaan dan masyarakat menjadi langkah penting untuk mendukung target Net Zero 2050 sekaligus memperkuat budaya pelestarian lingkungan di tingkat komunitas.













