Jakarta, Corenews.id – PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mencatat lebih dari 2 juta kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek selama periode libur Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
Berdasarkan data Jasa Marga, total volume lalu lintas (lalin) yang keluar dari Jabotabek pada periode H-10 hingga Hari H Lebaran, yakni 11–21 Maret 2026, mencapai 2.007.253 kendaraan. Angka tersebut merupakan akumulasi arus kendaraan dari empat gerbang tol (GT) utama.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menjelaskan, empat GT tersebut meliputi GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (arah Bandung), GT Cikupa (arah Merak), serta GT Ciawi (arah Puncak).
“Jumlah tersebut meningkat 24,6 persen dibandingkan lalu lintas normal sebesar 1.611.046 kendaraan,” ujar Rivan dalam keterangan resmi, Minggu (22/3/2026).
Ia menambahkan, realisasi tersebut telah mencapai 56,89 persen dari total proyeksi 3,5 juta kendaraan yang diperkirakan meninggalkan Jabotabek selama periode 11–31 Maret 2026.
Arah Timur Jadi Favorit Pemudik
Distribusi lalu lintas menunjukkan mayoritas kendaraan bergerak menuju arah timur.
Sebanyak 1.103.088 kendaraan (55 persen) tercatat menuju wilayah Trans Jawa dan Bandung. Sementara itu, 508.585 kendaraan (25,3 persen) menuju arah barat (Merak), dan 395.580 kendaraan (19,7 persen) menuju arah selatan (Puncak).
Untuk arah timur, kendaraan yang melintas melalui GT Cikampek Utama mencapai 729.632 unit atau melonjak hingga 130 persen dibandingkan kondisi normal. Sedangkan kendaraan menuju Bandung melalui GT Kalihurip Utama tercatat 373.456 unit, naik 5 persen.
Total lalu lintas ke arah Trans Jawa dan Bandung meningkat signifikan hingga 63,9 persen dibandingkan lalu lintas normal.
Di sisi lain, arus menuju Merak melalui GT Cikupa justru turun 5,3 persen, sedangkan ke arah Puncak melalui GT Ciawi turun tipis 1,4 persen.
Hari H Lebaran, Lalu Lintas Masih Tinggi
Pada Hari H Lebaran yang jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, volume kendaraan yang meninggalkan Jabotabek masih tergolong tinggi, yakni mencapai 197.119 kendaraan.
Sebanyak 57,5 persen kendaraan masih didominasi menuju arah timur. Lalu lintas melalui GT Cikampek Utama tercatat 68.374 kendaraan atau melonjak 113,2 persen dibandingkan normal.
Sementara itu, kendaraan menuju Bandung melalui GT Kalihurip Utama mencapai 45.086 unit atau naik 13,9 persen.
Jasa Marga Imbau Atur Waktu Arus Balik
Melihat tingginya mobilitas masyarakat, Jasa Marga mengimbau pemudik untuk mengatur waktu perjalanan kembali ke Jabotabek.
Bagi masyarakat yang masih memiliki waktu fleksibel, disarankan memanfaatkan periode Work From Anywhere (WFA) pada 25–27 Maret 2026 guna menghindari kepadatan.
Selain itu, pengguna jalan juga dapat memanfaatkan diskon tarif tol sebesar 30 persen di ruas tol Jasa Marga Group pada 26–27 Maret 2026 saat arus balik.
Adapun puncak arus balik diprediksi terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026.
“Untuk menghindari kepadatan, masyarakat diimbau tidak melakukan perjalanan pada waktu favorit seperti pagi dan malam hari, serta mengantisipasi lonjakan kendaraan menuju destinasi wisata,” kata Rivan.













