Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

BEI Kembali Tunda Short Selling hingga September 2026, Ada Apa di Balik Keputusan Ini?

by Teguh Imam Suyudi
23 Maret 2026 | 21:00
in Bisnis
net-buy-asing-ihsg-rekor-saham-diborong

Ilustrasi Suasana Perdagangan di Bursa Saham dibuat ChatGPT

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menunda implementasi transaksi short selling oleh perusahaan efek di pasar modal domestik hingga 14 September 2026. Kebijakan ini diambil sebagai langkah kehati-hatian regulator dalam menjaga stabilitas pasar di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Dalam pengumuman resmi tertanggal Senin (16/3/2026), manajemen BEI menyatakan bahwa penundaan mencakup fasilitas pembiayaan serta pelaksanaan transaksi short selling.

“Bursa melakukan penundaan implementasi fasilitas pembiayaan dan pelaksanaan transaksi short selling oleh Perusahaan Efek sampai dengan tanggal 14 September 2026,” tulis BEI dalam keterangannya.

Keputusan tersebut merujuk pada Pengumuman BEI Nomor Peng-00042/BEI.POP/03-2026. Kebijakan ini juga merupakan tindak lanjut dari berbagai langkah yang sebelumnya diambil oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Beberapa kebijakan yang menjadi dasar antara lain penundaan pembiayaan transaksi short selling, penerapan trading halt, serta penyesuaian batasan auto rejection guna meredam volatilitas pasar.

Tak hanya itu, BEI juga menunda penerbitan Daftar Efek Short Selling sebagaimana diatur dalam Peraturan Bursa Nomor II-H tentang Persyaratan dan Perdagangan Efek dalam Transaksi Margin dan Transaksi Short Selling.

Kebijakan penundaan ini mulai berlaku efektif sejak 17 Maret 2026.

Langkah ini bukan yang pertama dilakukan oleh otoritas pasar modal. Sebelumnya, BEI juga menunda implementasi short selling pada September 2025 seiring meningkatnya gejolak pasar keuangan global dan domestik.

Kala itu, kebijakan tertuang dalam Pengumuman BEI Nomor Peng-00074/BEI.POP/04-2025 tertanggal 24 April 2025, yang merupakan tindak lanjut dari surat OJK Nomor S-25/D.04/2025.

Secara keseluruhan, keputusan terbaru ini mencerminkan sikap regulator yang mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam merespons dinamika pasar yang masih fluktuatif. Di sisi lain, langkah ini juga bertujuan menjaga kepercayaan investor terhadap stabilitas pasar modal Indonesia.

READ  BEI Resmi Tetapkan 685 Saham Diperdagangkan di Sesi Prapembukaan
Tags: BEIPasar ModalShort Selling
Previous Post

H-0 Lebaran 2026: 873 Ribu Orang Serbu Angkutan Umum, Kereta Api Jadi Primadona!

Next Post

Lebaran 2026: Lebih dari 2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek, Arah Timur Paling Padat!

Next Post
2-juta-kendaraan-tinggalkan-jabotabek-lebaran-2026

Lebaran 2026: Lebih dari 2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek, Arah Timur Paling Padat!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00
Moratelindo Transformasi Digital TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 06:00

POPULER

hp-elevate-2026-ai-pc-indonesia

HP Perkenalkan AI PC dan Solusi Future of Work di HP Elevate 2026, Siap Percepat Transformasi Digital Indonesia

26 Juni 2026 | 09:00
Kereta Cepat Whoosh Siapkan Fasilitas Lengkap Demi Kenyamanan dan Keamanan Penumpang

KCIC Catat 311 Ribu Penumpang Whoosh Saat Lebaran 2026

31 Maret 2026 | 16:53
piala dunia

Tujuh Negara Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Turki dan Qatar Angkat Koper

26 Juni 2026 | 17:00
Gerbang Tani Fokus Distribusi Tanah dan Pemasaran Hasil Pertanian

Muhaimin Dukung Prioritas MBG untuk Ibu Hamil, Menyusui, dan Balita Tekan Stunting

26 Juni 2026 | 13:32
indonesia-dibantai-jepang-0-6-kualifikasi-piala-dunia-2026

Jerman Lolos ke 32 Besar dari Grup E Piala Dunia 2026 Usai Taklukkan Pantai Gading, Ekuador Ditahan Curacao

21 Juni 2026 | 17:00
rupiah-tembus-rp-16877-bi-buka-suara

Rupiah Kembali Terperosok ke Rp 17.980 per Dolar AS

26 Juni 2026 | 10:56
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved