Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

WFH Bakal Berlaku Usai Lebaran? Mendagri Pastikan Layanan Esensial Tetap Jalan

by Teguh Imam Suyudi
25 Maret 2026 | 20:00
in Politik
wfh-usai-lebaran-layanan-esensial-tetap-berjalan

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian (Foto: Kemendagri)

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Wacana penerapan kerja dari rumah atau work from home (WFH) kembali mengemuka dan disebut akan segera diterapkan setelah Lebaran. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memastikan layanan esensial tetap berjalan normal meski kebijakan tersebut diberlakukan.

Tito menegaskan, skema WFH bukan hal baru bagi pemerintah maupun pemerintah daerah (pemda). Pengalaman selama pandemi Covid-19 menjadi acuan bahwa sistem ini dapat berjalan tanpa mengganggu layanan publik.

“No problem. Pemda juga sudah punya banyak pengalaman. Hanya saja karena ada kepala daerah baru, nanti akan diberikan penjelasan terkait pelaksanaan WFH,” ujar Tito usai konferensi pers di Jakarta, Rabu, 25/3/2026.

Ia menekankan, sektor-sektor vital seperti transportasi, layanan darurat, rumah sakit, hingga kebersihan akan tetap beroperasi seperti biasa.

“Hal-hal yang esensial seperti angkutan, layanan emergensi, rumah sakit, dan kebersihan harus tetap jalan,” kata dia.

Tito mengungkapkan, pembahasan terkait kebijakan WFH telah dilakukan bersama sejumlah kementerian dan lembaga. Namun, keputusan final masih menunggu laporan kepada Presiden Prabowo Subianto.

Salah satu skema yang tengah dikaji adalah penerapan WFH satu hari dalam satu pekan. Meski demikian, pemerintah belum memutuskan hari apa yang akan dipilih.

“Nanti hasil rapat akan dilaporkan ke Presiden. Hari apa yang dipilih, itu nanti diputuskan,” ujarnya.

Sebelumnya, pemerintah berencana menerapkan WFH sebagai langkah penghematan energi di tengah kenaikan harga minyak dunia. Kebijakan ini direncanakan berlaku bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan diimbau untuk sektor swasta.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa keputusan terkait kebijakan WFH telah diambil dan akan segera diumumkan secara resmi.

“Sudah diputuskan, nanti diumumkan. Bukan saya yang menyampaikan, nanti Pak Menko Perekonomian,” ujar Purbaya.

READ  Pemerintah Siap Gebrak Ekonomi, Bantah Moody's Jumat Ini

Ia juga menanggapi target penghematan bahan bakar minyak (BBM) hingga 20 persen melalui kebijakan tersebut. Menurutnya, dampak WFH tidak bisa dilihat dari satu sisi saja.

Purbaya menilai peningkatan aktivitas ekonomi justru berpotensi mendorong penerimaan negara, seiring meningkatnya konsumsi dan aktivitas bisnis.

“Kalau ekonomi aktif, bisnis naik, konsumsi naik. Pajak juga ikut naik, itu menguntungkan,” kata dia.

Terkait opsi penerapan WFH pada hari Jumat, pemerintah mempertimbangkan dampaknya yang dinilai paling kecil terhadap produktivitas kerja.

“Jumat itu jam kerjanya paling pendek, jadi dampak ke produktivitas dianggap paling kecil,” ujarnya.

Meski demikian, Purbaya belum memastikan apakah kebijakan WFH akan bersifat wajib bagi sektor swasta atau hanya berupa imbauan.

“Pemerintahan wajib. Swasta mungkin imbauan, tapi belum pasti,” kata dia.

Tags: ASNEkonomi Indonesiakebijakan pemerintahWFH
Previous Post

KPK Periksa Yaqut Usai Bolak-balik Status Penahanan, Kasus Kuota Haji Rp622 Miliar Makin Memanas

Next Post

TNI: Jabatan Kabais Diserahkan Imbas Kasus Air Keras

Next Post
Gedung-Mabes-TNI

TNI: Jabatan Kabais Diserahkan Imbas Kasus Air Keras

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00
Moratelindo Transformasi Digital TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 06:00

POPULER

hp-elevate-2026-ai-pc-indonesia

HP Perkenalkan AI PC dan Solusi Future of Work di HP Elevate 2026, Siap Percepat Transformasi Digital Indonesia

26 Juni 2026 | 09:00
pt nuklir indonesia

BUMN Nuklir RI Kolaps, Direktur Utama Minta Penutupan Segera!

22 Juli 2025 | 13:27
kemdiktisaintek-minta-kampus-serius-bina-maba-usai-kasus-unsri

Ujian Nasional Versi Baru, Cek Mata Pelajaran TKA untuk SD, SMP, dan SMA

10 April 2025 | 21:00
Menurut laporan keuangan BRI, capaian tersebut salah satunya didorong oleh penurunan beban bunga BRI sebesar 14,37% yoy menjadi Rp 18,26 triliun. Dan sekalipun pendapatan bunga bank terkoreksi tipis 0,07%yoy menjadi Rp 66,76 triliun, pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) BRI masih berhasil tumbuh 6,64% yoy menjadi Rp 48,5 triliun.

BRI Berhasil Bukukan Laba Rp 20,42 Triliun pada Mei 2026

25 Juni 2026 | 15:07
Putin: Perang Tak Berakhir Sampai Terbentuk Negara Palestina

Putin Tegaskan Siap Lanjutkan Perundingan Damai dengan Ukraina

25 Juni 2026 | 14:50
Menurut Bahlil, total konsumsi solar nasional saat ini mencapai 39 juta kiloliter (kl), di mana pada program B40 sebelumnya, porsi bahan bakar nabati (FAME) dicatat telah mencapai 40%. FAME adalah campuran CPO dengan metanol. Ketika dicampur menjadi solar, namanya menjadi B40.

Solar B50 Akan Diluncurkan 1 Juli

25 Juni 2026 | 15:58
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved