Jakarta, CoreNews.id – Lebih dari 600 stasiun layanan bahan bakar di New South Wales dan Victoria dilaporkan kehabisan bensin maupun solar di tengah memburuknya krisis pasokan nasional di Australia, Jumat, 27 Maret 2026.
Data pemerintah mencatat sebanyak 608 stasiun terdampak, dengan kekurangan terjadi merata di wilayah metropolitan maupun regional. Kondisi ini menunjukkan gangguan distribusi yang masih berlangsung di berbagai daerah.
Perdana Menteri New South Wales, Chris Minns, mengatakan situasi terus berubah setiap hari karena pasokan bahan bakar masih terbatas. Pemerintah setempat meminta perusahaan minyak memberikan informasi distribusi tambahan dari pemerintah federal.
“Situasinya berubah setiap hari, menandakan distribusi bahan bakar masih berlangsung terbatas,” ujar Minns.
Pemerintah NSW juga membuka Pusat Operasi Darurat di Parramatta untuk memantau kebutuhan sektor penting seperti konstruksi, pertanian, dan pertambangan.
Sementara itu, Pemerintah Victoria bekerja sama dengan pengecer dan pemasok untuk mempercepat pengisian ulang SPBU. Otoritas setempat juga menambah inspektur guna mengawasi batas harga agar tidak terjadi lonjakan.
Langkah lanjutan disiapkan untuk menjaga keberlanjutan sektor vital, termasuk pertanian dan layanan kesehatan jika krisis semakin memburuk.













