Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Proyek Karbon Bank Dunia Dinilai Abaikan Hak Masyarakat Adat Long Isun di Kalimantan Timur

Keputusan Panel Inspeksi tak lakukan investigasi picu kritik atas perlindungan hak adat dalam proyek pengurangan emisi karbon.

by Teguh Imam Suyudi
1 Mei 2026 | 22:00
in Bisnis
bank-dunia-karbon-long-isun

Ilustrasi Pabrik dibuat oleh ChatGPT

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Keputusan Panel Inspeksi Bank Dunia yang tidak melanjutkan investigasi atas pengaduan Masyarakat Adat Long Isun menuai kritik tajam. Komunitas tersebut sebelumnya mengajukan komplain terkait proyek pengurangan emisi karbon yang dinilai mengabaikan hak-hak mereka.

Konflik Persetujuan dan Hak Adat

Sejak proyek dimulai pada 2019, Masyarakat Adat Long Isun menyatakan penolakan. Mereka menilai tidak adanya penerapan prinsip Persetujuan Atas Dasar Informasi di Awal Tanpa Paksaan (PADIATAPA), serta adanya konflik batas wilayah yang belum terselesaikan.

Selain itu, status mereka sebagai Masyarakat Hukum Adat (MHA) belum diakui secara resmi. Namun demikian, wilayah hutan adat tetap dimasukkan dalam perhitungan emisi proyek.

Inklusi Tanpa Persetujuan

Komunitas menilai praktik tersebut sebagai bentuk “inklusi yang dipaksakan”. Hutan mereka berkontribusi pada target iklim proyek, tetapi masyarakatnya tidak dilibatkan dalam pengambilan keputusan maupun pembagian manfaat.

Situasi ini dinilai melemahkan makna persetujuan yang seharusnya menjadi prinsip utama dalam kebijakan perlindungan Bank Dunia.

Kritik terhadap Keputusan Panel

Panel Inspeksi menyatakan kasus ini tidak memerlukan investigasi lebih lanjut, meskipun dinilai memenuhi kriteria kelayakan. Keputusan ini dinilai terlalu bergantung pada penjelasan manajemen Bank Dunia tanpa verifikasi independen.

Pengamat menilai langkah tersebut berpotensi membatasi akses masyarakat terhadap mekanisme akuntabilitas.

Dampak bagi Proyek Karbon Nasional

Kasus Long Isun menjadi sorotan dalam konteks perluasan proyek karbon di Indonesia. Banyak proyek serupa beroperasi di wilayah dengan status lahan adat yang belum jelas.

Jika tidak ditangani secara transparan, keputusan ini berisiko menjadi preseden buruk dan melemahkan posisi Masyarakat Adat dalam menjaga hutan.

Masyarakat Long Isun mendesak Bank Dunia memastikan perlindungan hak adat sebelum melanjutkan proyek serupa di masa depan.

READ  Dewan Juri TOP BUMD Awards 2025 Gelar Media Visit ke BPR Eks Bapas

Tags: Bank DuniaKalimantan TimurMasyarakat AdatPerubahan Iklim
Previous Post

Cara Pakai Filter AI Instagram Story untuk Pemula, Hasil Lebih Natural dan Real-Time

Next Post

Hardiknas 2026, Mendikdasmen Tegaskan Pendidikan Kunci Mencerdaskan Bangsa

Next Post
pjj-wfh-diperpanjang-hingga-1-februari-2026

Hardiknas 2026, Mendikdasmen Tegaskan Pendidikan Kunci Mencerdaskan Bangsa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Di SPBU swasta, pada Sabtu (2/5/2026) harga bahan bakar minyak (BBM) dicatat naik. Kenaikan tertinggi menyentuh jenis diesel. SPBU Vivo dan BP AKR menaikkan harga Primus Diesel Plus dan BP Ultimate Diesel dari Rp 25.560 per liter menjadi Rp 30.890 per liter

Pertamax Turbo Dan Solar Kembali Naik per 4 Mei Ini

4 Mei 2026 | 11:18
Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
Jemaah Haji 103 Tahun Asal Bantul Tiba di Madinah, Fokus Ibadah

Jemaah Haji 103 Tahun Asal Bantul Tiba di Madinah, Fokus Ibadah

4 Mei 2026 | 11:44
Sebagai informasi, proses penerapan HPE dan HR komoditas emas dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga yang melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Perindustrian, serta mengacu pada harga pasar internasional. Harga pasar internasional tersebut, merujuk pada London Bullion Market Association (LBMA)

Harga Patokan Ekspor Emas dan Referensi Emas Naik 3,83% pada Periode I Mei 2026

4 Mei 2026 | 11:55
PDIP: Pemangkasan Potongan Ojol 8 Persen Hasil Perjuangan

PDIP: Pemangkasan Potongan Ojol 8 Persen Hasil Perjuangan

4 Mei 2026 | 15:16
Prabowo Tugaskan Kemendiktisaintek Bangun SMA Unggul Garuda

Prabowo Tugaskan Kemendiktisaintek Bangun SMA Unggul Garuda

4 Mei 2026 | 12:48
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved