Jakarta, CoreNews.id – Seniman Rusia yang dikenal vokal mengkritik Presiden Vladimir Putin, Semyon Skrepetsky, tewas ditembak di Kota Biala Podlaska, Polandia timur, pada Senin (15/6/2026). Aparat Polandia kini menyelidiki kasus tersebut dan telah menahan dua warga negara Belarusia yang diduga memiliki keterkaitan dengan insiden tersebut.
Juru Bicara Kantor Kejaksaan Distrik Lublin, Marcin Kozak, mengatakan proses penyelidikan masih berlangsung. “Investigasi sedang dilakukan terkait pembunuhan seorang warga negara Rusia berusia 44 tahun yang dikenal di media sebagai Semyon Skrepetsky,” ujarnya seperti dikutip AFP.
Menurut pejabat Polandia, korban yang memiliki nama asli Robert Kuzovov itu ditembak tiga kali oleh pria bersenjata tak dikenal pada Senin pagi. Setelah terjatuh, pelaku mendekati korban dan kembali melepaskan dua tembakan dari jarak dekat. Hingga kini, belum ada dakwaan yang diajukan kepada dua warga Belarusia yang ditahan.
Skrepetsky dikenal luas melalui karya-karya karikatur satir yang menyasar tokoh-tokoh politik Rusia, termasuk Putin, Joseph Stalin, Alexei Navalny, dan Ramzan Kadyrov. Salah satu karyanya yang paling terkenal menggambarkan Stalin menggendong Putin dalam reinterpretasi ikon Ortodoks klasik.













