Jakarta, CoreNews.id – PT Asuransi Jiwa Sequis Life memperkuat kehadirannya di Kota Bekasi melalui relokasi Kantor Pemasaran Bekasi ke lokasi yang lebih strategis di Revo Town Square, Ruko Timur No. 53, Jalan Ahmad Yani Kav. 1, Bekasi Selatan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas akses layanan asuransi jiwa dan kesehatan sekaligus meningkatkan literasi asuransi di tengah masyarakat.
Peresmian kantor baru dilakukan oleh Director & Chief Agency Officer Sequis Life, Edisjah. Menurut dia, lokasi baru dipilih agar lebih mudah dijangkau masyarakat serta memberikan kenyamanan bagi nasabah maupun calon nasabah dalam memperoleh konsultasi perlindungan dan perencanaan keuangan.
“Kantor pemasaran ini merupakan representasi kehadiran Sequis Life yang lebih dekat dengan masyarakat. Kami berharap masyarakat Bekasi dan sekitarnya semakin mudah mengakses solusi perlindungan jiwa dan kesehatan sesuai kebutuhan,” ujar Edisjah lewat siaran pers, 29/6/2026.
Dukung Literasi dan Pertumbuhan Bisnis
Edisjah mengatakan, Bekasi memiliki potensi besar karena pertumbuhan penduduk, aktivitas ekonomi, dan mobilitas masyarakat yang tinggi. Kondisi tersebut membuka peluang untuk meningkatkan literasi serta inklusi asuransi sekaligus memperluas jangkauan layanan perusahaan.
Selain memberikan kemudahan bagi nasabah, kantor baru juga diharapkan mendukung produktivitas tenaga pemasar melalui fasilitas yang lebih memadai untuk kegiatan konsultasi, pelatihan, edukasi, dan pelayanan.
Penguatan jaringan pemasaran tersebut didukung kondisi keuangan perusahaan yang tetap solid. Sepanjang 2025, Sequis Life membukukan pendapatan premi bruto Rp3,20 triliun, total aset Rp23,50 triliun, serta laba bersih Rp4,16 triliun dengan tingkat Risk Based Capital (RBC) mencapai 626 persen.
Hingga Mei 2026, perusahaan mencatat pendapatan premi bruto Rp1,32 triliun, laba bersih Rp358,44 miliar, total aset Rp22,55 triliun, serta mempertahankan RBC sebesar 515 persen. Pada periode yang sama, Sequis Life juga telah membayarkan klaim dan manfaat kepada nasabah senilai Rp599 miliar sebagai bentuk komitmen memberikan perlindungan kepada masyarakat Indonesia.













