Indonesia kehilangan salah satu tokoh penting di bidang bisnis dan politik. Pengusaha sekaligus anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rachmat Gobel, meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) dini hari di Jakarta dalam usia 63 tahun. Kabar duka tersebut disampaikan keluarga dan Partai NasDem.
Rachmat Gobel lahir di Gorontalo pada 3 September 1962. Ia merupakan putra dari pendiri Gobel Group, Thayeb Mohammad Gobel. Setelah sang ayah wafat pada 1984, Rachmat dipercaya melanjutkan estafet kepemimpinan perusahaan keluarga dan berhasil membawa Gobel Group berkembang di berbagai sektor usaha.
Karier Rachmat Gobel di dunia usaha dimulai pada 1989 ketika bergabung dengan Kelompok Usaha Gobel sebagai Asisten Presiden Direktur PT National Gobel, yang kini bernama PT Panasonic Manufacturing Indonesia.
Tidak hanya di dunia bisnis. Pada 2014, Presiden Joko Widodo menunjuknya sebagai Menteri Perdagangan. Meski hanya menjabat sekitar satu tahun, ia dikenal aktif mendorong penguatan industri dalam negeri dan peningkatan daya saing produk nasional.
Usai dari kabinet, Rachmat Gobel tetap mengabdi di sektor publik. Ia pernah menjadi Utusan Khusus Presiden untuk Jepang sebelum terpilih sebagai anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Gorontalo. Di parlemen, ia juga dipercaya mengemban jabatan Wakil Ketua DPR RI dan dikenal vokal dalam isu pembangunan ekonomi serta kerja sama investasi.
Selain dikenal sebagai politisi, Rachmat Gobel juga dihormati sebagai pengusaha yang memiliki perhatian besar terhadap pengembangan sumber daya manusia, inovasi industri, dan hubungan ekonomi Indonesia dengan Jepang. Kiprahnya selama puluhan tahun menjadikan namanya sebagai salah satu figur berpengaruh di dunia usaha nasional.
Kepergian Rachmat Gobel meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kolega, serta masyarakat yang mengenalnya. Sosoknya akan dikenang sebagai pemimpin yang mampu menjembatani dunia bisnis dan pemerintahan, sekaligus memberikan kontribusi bagi perkembangan industri dan perekonomian Indonesia.













