Jakarta, CoreNews.id — BCA Income Index yaitu indeks yang disusun dengan menggabungkan sejumlah indikator, dicatat memiliki kecenderungan menurun. Adapun indikator yang dimaksud, mulai dari produk domestik bruto (PDB) nominal, penggajian (payroll) perusahaan-perusahaan tercatat di bursa, indeks keyakinan konsumen, hingga penerimaan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Ekonom BCA David E. Sumual dalam acara Business Outlook 2027, (19/10/2026). Menurut David, BCA juga memantau mutasi kredit dan pergerakan dana perusahaan untuk melihat perkembangan aktivitas ekonomi. Dalam pantaunya, perusahaan-perusahaan yang dalam big data BCA sekitar 500 ribu perusahaan, tren BCA Income Indexnya memang cenderung menurun.
Kecenderungan pelemahan tersebut juga terlihat dalam pengamatannya terhadap aktivitas ekonomi di sejumlah daerah, termasuk Semarang, Jawa Timur, dan Surabaya. Sejumlah sektor usaha, seperti elektronik, menunjukkan tren melemah. Kondisi tersebut sangat erat kaitannya dengan persoalan struktural perekonomian Indonesia, terutama dari sisi daya beli masyarakat dan kondisi kelas menengah. Terlebih lagi, kini investasi semakin terkonsentrasi pada industri padat modal dibandingkan industri padat karya.*













