Jakarta, CoreNews.id – Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Marsudi Syuhud mengajak masyarakat menjadikan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai momentum evaluasi kebijakan, memperkuat gotong royong, dan menjaga persatuan bangsa.
Marsudi menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, dan hilirisasi diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kita bersama-sama untuk membenahinya,” kata Marsudi di Jakarta, Selasa (20/10/2026).
Ia menegaskan, kritik konstruktif diperlukan untuk memperbaiki kebijakan publik tanpa menghilangkan semangat kebersamaan. Penegakan hukum, pemerataan manfaat pembangunan, dan pengawasan pelaksanaan program prorakyat juga perlu terus diperkuat.
Marsudi turut mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan mewaspadai hoaks. Terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla), ia mendorong kerja nyata berbagai pihak serta pendekatan spiritual melalui salat istisqa sebagai ikhtiar memohon hujan.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan membutuhkan partisipasi seluruh elemen bangsa agar manfaat kebijakan pemerintah dapat dirasakan masyarakat secara merata.













