Jakarta, CoreNews.id – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka membuka posko pengaduan bernama ‘Lapor Mas Wapres’ untuk masyarakat.
Hari pertama launching, posko pengaduan tersebut aduan tersebut langsung diserbu warga. Bahkan, warga harus rela kembali pada esok hari untuk mendapatkan kesempatan karena kuota terbatas.
John Sumarna warga dari Surabaya, Jawa Timur. Dia yang tiba di Istana Wapres sekitar pukul 12.57 WIB itu harus rela tidak mendapatkan antrean agar bisa mendapatkan layanan ‘Lapor Mas Wapres’.
“Memang antrean maksimal 50 orang. Tadi kami disarankan untuk kembali besok pagi,” ungkap John Sumarna seperti dilansir iNews Media Group di Istana Wapres, Jakarta, Senin (11/11/2024).
Selain itu, dari pantauan antrian terakhir yang dilayani oleh tim aduan masyarakat ‘Lapor Mas Wapres’ yakni nomor 54. Terlihat, warga terakhir yang dilayani tersebut bernama Reski yang merupakan Sekjen Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari Universitas Islam Negeri (UIN) Makassar.
Reski mengatakan dia melaporkan bahwa ada sebanyak 31 mahasiswa yang harus diskors oleh pihak Kampus karena menyuarakan aspirasinya.
“Harapannya bisa diatensi cepat supaya kawan-kawan bisa kembali mengakses kuliah, dapat pelayanan akademik dan bisa melanjutkan perkuliahan dengan lancar kembali,” katanya.
Sebagai tambahan, layanan aduan ‘Lapor Mas Wapres’ akan dibuka dari hari Senin-Jumat pukul 08.00-14.00 WIB. Namun, dikarenakan keterbatasan waktu banyak yang harus merelakan kembali esok hari untuk mendapatkan layanan.













