Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Ini 4 Besar Konglomerasi Keuangan Indonesia

by Irawan Djoko Nugroho
12 November 2024 | 11:40
in Keuangan
Konglomerasi Keuangan dan dan Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan menurut POJK 45/2020, minimal memiliki aset sebesar Rp 100 triliun. Berdasar POJK tersebut pula, jumlah konglomerasi keuangan tersisa 15 konglomerasi dari sebelumnya 50.

Ilustrasi: OJK

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id — Berdasarkan laporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kuartal II-2024, total aset konglomerasi keuangan mencapai Rp 9.212 triliun. Dari total aset tersebut, terdapat 4 konglomerasi keuangan menguasai 73,16%. Konglomerasi Keuangan dan dan Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan menurut POJK 45/2020, minimal memiliki aset sebesar Rp 100 triliun. Berdasar POJK tersebut pula, jumlah konglomerasi keuangan tersisa 15 konglomerasi dari sebelumnya 50.

Adapun keempat konglomerasi keuangan terbesar saat ini adalah sebagai berikut. Pertama. Mandiri Group. Total asset Mandiri Group dicatat sebesar Rp 2.349,30 triliun per September 2024. Kedua. BRI Group. Total aset BRI Group dicatat sebesar Rp 2.022,45 triliun per September 2024. Ketiga. Bank Central Asia (BCA). Total aset BCA Group dicatat sebesar Rp 1.599,8 triliun per September 2024. Keempat. Astra Group. Astra Group dicatat memiliki 12 entitas anak usaha di sektor keuangan.*

READ  Allianz Syariah Rayakan Dua Tahun dengan Maqasid Syariah sebagai Kompas Perlindungan Kehidupan
Tags: BRI GroupMandiri GroupOJKPOJK 45/2020
Previous Post

Susu Impor Capai 80%, Mentan Akan Wajibkan Industri Serap Susu Lokal

Next Post

Adaro Andalan Indonesia Lakukan IPO, Harga Per Saham Rp 4.590 – Rp 5.900

Next Post
AADI juga telah masuk ke tahap penawaran awal alias book building, yang berlangsung pada 12 November - 18 November 2024. Dalam tahap ini, AADI membanderol harga penawaran dalam rentang Rp 4.590 - Rp 5.900 per saham.

Adaro Andalan Indonesia Lakukan IPO, Harga Per Saham Rp 4.590 - Rp 5.900

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Brian McKnight, Legenda R&B Kembali Sapa Jakarta

Brian McKnight, Legenda R&B Kembali Sapa Jakarta

14 Januari 2026 | 16:33
Mengenal Apa Itu Maqam Ibrahim

Mengenal Apa Itu Maqam Ibrahim

12 Februari 2025 | 17:07
multipolar-technology-infrastruktur-ti-transformasi-digital

Multipolar Technology Ungkap Strategi Membangun Infrastruktur TI Tangguh untuk Percepat Transformasi Digital

3 Juli 2026 | 15:00
Ilustrasi kawasan pariwisata di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten

10 Destinasi Wisata Lebak Banten

6 Februari 2025 | 12:57
bupati-pekalongan-ott-kpk

Ini Daftar 11 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK Periode Agustus 2025 hingga April 2026

14 April 2026 | 21:00
Profil Nabi Luth AS

Profil Nabi Luth AS

14 Februari 2025 | 15:57
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved