Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Serangga Paling Mematikan di Dunia: Ancaman Kecil dengan Dampak Besar

by Teguh Imam Suyudi
13 Mei 2025 | 17:00
in Humaniora
serangga-paling-mematikan-dunia

Nyamuk (Gambar: Media Sosial)

Bagikan sekarang:

Meski terlihat kecil dan tampak tidak berbahaya, beberapa serangga justru menjadi ancaman serius bagi manusia. Bahkan, beberapa di antaranya bertanggung jawab atas ribuan hingga jutaan kematian per tahun. Berikut daftar beberapa serangga paling mematikan di dunia.

1. Nyamuk

Nyamuk adalah salah satu serangga paling mematikan karena kemampuannya menyebarkan penyakit berbahaya seperti malaria, demam berdarah, dan zika. Setiap tahun, jutaan orang di seluruh dunia terjangkit penyakit akibat gigitan nyamuk.

2. Lebah Madu Afrika (Killer Bee)

Lebah ini dikenal agresif dan sering menyerang secara berkelompok. Sengatannya bisa menyebabkan nyeri ekstrem, reaksi alergi parah, bahkan kematian jika terjadi dalam jumlah besar.

3. Semut Api

Hidup di daerah tropis, semut api memiliki racun yang menyebabkan luka bakar kecil pada kulit manusia. Sengatannya bisa menimbulkan kemerahan, nyeri, dan bahkan reaksi alergi serius.

4. Lalat Botfly

Serangga ini dapat menelurkan larva dalam kulit manusia, menyebabkan infeksi yang menyakitkan dan berpotensi berbahaya jika tidak ditangani dengan baik.

5. Pinjal

Pinjal hidup di tubuh hewan dan bisa menjadi perantara penyebaran penyakit pes yang berbahaya bagi manusia.

6. Tawon Raksasa Asia

Dikenal sebagai spesies tawon terbesar di dunia, sengatan tawon ini bisa merusak jaringan tubuh, menyebabkan alergi parah, dan bahkan kematian dalam beberapa kasus.

7. Bullet Ant (Semut Peluru)

Semut ini memiliki sengatan yang dianggap sebagai yang paling menyakitkan di dunia, dengan efek rasa sakit seperti ditembak peluru yang bertahan selama berjam-jam.

8. Semut Tentara (Driver Ant)

Dalam kelompok besar, semut ini bisa menyerang mangsa yang jauh lebih besar dari tubuhnya, termasuk manusia. Rahangnya yang kuat memungkinkan mereka membunuh dengan cepat.

READ  Makkah Terima Jemaah dari Madinah dan Tanah Air, Petugas Siagakan Layanan Lansia

9. Kissing Bug

Serangga ini membawa parasit yang menyebabkan penyakit chagas, yang bisa mengakibatkan gangguan jantung dan kematian jika tidak segera ditangani.

10. Lalat Tsetse

Serangga ini bertanggung jawab atas penyebaran penyakit tidur, yang dapat mengganggu sistem saraf dan berujung pada kematian jika tidak diobati.

Serangga-serangga ini membuktikan bahwa ukuran bukanlah segalanya. Meskipun kecil, dampaknya terhadap kesehatan manusia bisa sangat besar. Menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari daerah berisiko adalah langkah utama untuk mengurangi paparan terhadap serangga berbahaya ini.

Tags: lalat tsetselebah Afrikanyamuk penyebab penyakitsemut apiserangga berbahayaserangga mematikan
Previous Post

Mengenal Indeks Skor BMI: Fungsi dan Cara Menghitungnya Menurut WHO

Next Post

AS dan Arab Saudi Tandatangani Kesepakatan Senjata Rp2 Kuadriliun, Terbesar dalam Sejarah

Next Post
as-arab-saudi-teken-kesepakatan-senjata-terbesar

AS dan Arab Saudi Tandatangani Kesepakatan Senjata Rp2 Kuadriliun, Terbesar dalam Sejarah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00
Moratelindo Transformasi Digital TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 06:00
Acara Puncak TOP Digital Awards 2025 Digelar Hari Ini: Inovasi Cerdas Menyongsong Transformasi Digital

Acara Puncak TOP Digital Awards 2025 Digelar Hari Ini: Inovasi Cerdas Menyongsong Transformasi Digital

4 Desember 2025 | 06:00

POPULER

Kwik Kian Gie

Wafat di Usia 90, Ini 6 Warisan Pemikiran Kwik Kian Gie yang Masih Menginspirasi

29 Juli 2025 | 16:40
kuhp-kuhap-baru-berlaku-2-januari-2026

Resmi Berlaku! KUHP dan KUHAP Baru Efektif Mulai 2 Januari 2026, Ini Pasal-Pasal yang Paling Disorot

1 Januari 2026 | 10:00
Profil Darma Mangkuluhur, Anak Sulung Tommy Soeharto

Profil Darma Mangkuluhur, Anak Sulung Tommy Soeharto

22 April 2024 | 16:06
Jokowi Buka Inacraft 2023, Pameran Kerajinan Terbesar di Asia Tenggara

Jokowi Buka Inacraft 2023, Pameran Kerajinan Terbesar di Asia Tenggara

4 Oktober 2023 | 11:00
Guru Besar UIN Jakarta Minta Sarjana Muslim jadi Agen Peradaban

Guru Besar UIN Jakarta Minta Sarjana Muslim jadi Agen Peradaban

11 Januari 2026 | 15:08
Ilustrasi Bandara dibuat ChatGPT

Kertajati Hanya Bebani Jabar Rp 100 Miliar per Tahun, KDM Minta Ditutup

8 Januari 2026 | 10:36
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved