Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

ESDM Siapkan Mandatori Bioetanol, Bisa Kurangi Impor BBM

by Miroji
19 Mei 2025 | 12:35
in Nasional
ESDM Siapkan Mandatori Bioetanol, Bisa Kurangi Impor BBM

sumber foto: istimewa

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersiap mengimplementasikan mandatori pencampuran bioetanol ke dalam bensin. Program ini ditargetkan berjalan pada 2025 atau 2026 melalui Keputusan Menteri ESDM.

“Apakah dengan Keputusan Menteri mengeluarkan 5% apakah 2025 atau 2026 ini masih diskusi penetapan pentahapannya,” kata Dirjen EBTKE Eniya Listiani Dewi, Senin (19/5/2025).

Pemerintah mempertimbangkan dua skenario: pencampuran sebesar 5% (E5) atau langsung 10% (E10). Namun, ketersediaan bahan baku (feedstock) menjadi tantangan utama. “Akan mudah kita kembalikan pada peraturan pentahapan yang clear, tapi harus hitung kesiapan feedstock,” jelas Eniya.

Ia juga menyoroti hambatan regulasi, terutama karena bioetanol masih dikenakan cukai meskipun digunakan sebagai campuran BBM. “Masalah harga dan isu cukai masih jadi problem,” ujarnya.

Sementara itu, CEO Pertamina New and Renewable Energy (PNRE), John Anis, menilai aren berpotensi menjadi sumber bioetanol utama. Berdasarkan data Kementerian Perhutanan, terdapat dua juta hektare lahan potensial. “Per hektar, bioetanol dari aren bisa 4–5 kali lebih besar dari gula atau jagung,” ucap John.

Ia menambahkan, jika satu juta hektar ditanami aren, bisa menghasilkan 24 juta kiloliter bioetanol per tahun—setara separuh kebutuhan BBM nasional. “Kalau itu masif, udah gak impor lagi tuh,” kata John.

Pertamina PNRE berencana memulai proyek percontohan di Tasikmalaya atau Garut sebagai tahap awal pengembangan bioetanol berbasis aren.

READ  Menko PMK Ciptakan Langkah Strategis Tangani Kemiskinan
Tags: Bahan bakar nabatiBioetanol dari arenMandatori bioetanol
Previous Post

Kemenaker Akan Terbitkan Sanksi Bagi Perusahaan yang Tahan Ijazah Pegawai

Next Post

Waspada Kanker Prostat: Kenali Gejala dan Penyebabnya Sejak Dini

Next Post
waspada-kanker-prostat-gejala-dan-penyebab

Waspada Kanker Prostat: Kenali Gejala dan Penyebabnya Sejak Dini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00
Moratelindo Transformasi Digital TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 06:00

POPULER

30-twibbon-tahun-baru-islam-1-muharram-1447h

30 Twibbon Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H Lengkap dengan Cara Download dan Unggahnya

24 Juni 2025 | 09:00
audi-s3-terbaru-indonesia-2026

Audi S3 Terbaru Meluncur di Indonesia, Performa Ganas 333 PS Ini Bikin Pengemudi Ketagihan!

7 April 2026 | 19:00
qatar-vs-swiss-imbang

Qatar Curi Poin Dramatis, Tahan Imbang Swiss 1-1 Lewat Gol Injury Time di Piala Dunia 2026

14 Juni 2026 | 09:00
Kemnaker Buka Pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo, Siapkan SDM Berdaya Saing Global

Kemnaker Buka Pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo, Siapkan SDM Berdaya Saing Global

15 Juni 2026 | 08:00
Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
Menurut Tulus, pendekatan tersebut menghadirkan terobosan baru dalam pengembangan teknologi fotovoltaik dengan mengadopsi mekanisme fotosintesis alami yang efisien dan aman karena bakteri yang digunakan tidak bersifat patogen. Teknologi ini juga masuk kategori sel surya generasi ketiga atau third-generation solar cells yang tergolong emerging photovoltaics, khususnya bio-solar cell, dengan keunggulan menggunakan material ramah lingkungan, diproses pada suhu rendah, dan memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah.

BRIN Kembangkan Teknologi Sel Surya Berbasis Pigmen Fotosintesis Bakteri Ungu

15 Juni 2026 | 11:54
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved