Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Menteri PKP Ajukan Tambahan Anggaran Rp 48,02 Triliun Untuk Bangun 2 Juta Rumah

by Irawan Djoko Nugroho
10 Juli 2025 | 17:08
in Properti
Menurut Maruarar, mayoritas anggaran akan diperuntukkan kepada Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dengan target 2 juta unit rumah di tahun 2026 yang terbagi di kawasan pesisir 670.030 unit, perkotaan 665.000 unit, perdesaan 665.000 unit. Adapun biayanya mencapai Rp 45,55 triliun.

Ilustrasi: Perumahan rakyat

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id — Anggaran untuk tahun anggaran (TA)  2026 diusulkan sebesar Rp 49,84 triliun, sehingga pagu indikatif diperlukan tambahan Rp 48,02 triliun. Kebutuhan anggaran TA 2026 yang sebesar Rp 49,85 triliun tersebut, nantinya akan digunakan untuk menghasilkan pembangunan 2.052.822 unit hunian dan penanganan kawasan kumuh sebanyak 225 unit.

Hal ini disampaikan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dalam rapat kerja (raker) bersama Komisi V DPR RI, di Kompleks Parlemen, Jakarta (10/7/2025). Menurut Maruarar, mayoritas anggaran akan diperuntukkan kepada Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dengan target 2 juta unit rumah di tahun 2026 yang terbagi di kawasan pesisir 670.030 unit, perkotaan 665.000 unit, perdesaan 665.000 unit. Adapun biayanya mencapai Rp 45,55 triliun.

Selain itu, untuk pembangunan rumah susun (rusun) sebagai lanjutan pembangunan rusun Multi Year Contract (MYC), lanjutan pembangunan kegiatan termasuk IKN, Daerah Otonom Baru (DOB) dan pembangunan rusun Single Year Contract (SYC) baru Prioritas. Kemudian untuk rumah khusus guna penanganan pasca bencana dan stock panel Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha) untuk cadangan bencana. Juga untuk Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU) rumah umum di kawasan pesisir, perkotaan dan perdesaan.

Selanjutnya, untuk penanganan permukiman kumuh dan sanitasi serta dukungan manajemen untuk gaji dan tunjangan kinerja 3.791 pegawai serta operasional seluruh satuan kerja. Terakhir, untuk Pengaturan, Pembinaan dan Pengawasan (Turbinwas) dan pembiayaan perumahan sebanyak 500.000 rumah di tahun 2026. Karena itu Maruarar kemudian berharap mendapat dukungan dan persetujuan Komisi V. Usulan pagu anggaran selanjutnya akan disampaikan dari Menteri PKP kepada Menteri Keuangan dan Bappenas.*

READ  Rumah Subsidi 25.000 Unit Akan Diluncurkan September 2025
Tags: Maruarar SiraitTahun Anggaran 2026
Previous Post

Diplomat Kemlu Tewas Mencurigakan, DPR Desak Polisi Bongkar Dugaan Pembunuhan

Next Post

Riza Chalid Ditetapkan Tersangka Korupsi Impor Minyak Mentah Pertamina oleh Kejagung

Next Post
harga-bbm-pertamax-naik-1-juli-2025

Riza Chalid Ditetapkan Tersangka Korupsi Impor Minyak Mentah Pertamina oleh Kejagung

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Gedung Kemenkeu

Kementerian Keuangan Kehilangan Dividen BUMN Rp90 Triliun, Siapkan Strategi Pengganti

8 Mei 2025 | 21:00
PT Synnex Metrodata Indonesia

PT. Synnex Metrodata Indonesia Bergabung dengan Cyble Partner Network Sebagai Distributor Cyble Untuk Indonesia

19 Januari 2024 | 09:00
Tak hanya berdampak pada tekanan darah, kebiasaan makan mi instan larut malam juga dapat mengganggu kualitas tidur dan memengaruhi kerja hormon yang mengatur siklus tidur serta metabolisme tubuh. Di mana efeknya bahkan bisa dirasakan keesokan hari, mulai dari sakit kepala saat bangun tidur, tubuh terasa lelah, hingga tekanan darah yang tetap tinggi.

Makan Mi Instan Larut Malam Berdampak Buruk Bagi Kesehatan

5 Juni 2026 | 13:08
Transjakarta

Cara Dapat Kartu Transportasi Gratis Jakarta 2025 untuk 15 Golongan — Lengkap & Mudah!

19 Mei 2025 | 17:00
Menurut Samsul Hidayat, pengembangan ETF emas merupakan hasil kolaborasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), self regulatory organizations (SROs), manajer investasi, bank kustodian, dealer partisipan, bank bulion serta seluruh pelaku industri pasar modal Indonesia.

Lima ETF Emas Baru Diluncurkan BEI

10 Agustus 2026 | 12:01
Tiba di London, Presiden Prabowo Disambut Hangat Pelajar Indonesia

Tiba di London, Presiden Prabowo Disambut Hangat Pelajar Indonesia

19 Januari 2026 | 16:59
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved