Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Reuni Akbar Al Khairiyah Karang Tengah: Saat Air Mata, Kenangan, dan Cita-Cita Menyatu

by Miroji
20 Juli 2025 | 09:52
in Daerah
Reuni Akbar Al Khairiyah Karang Tengah: Saat Air Mata, Kenangan, dan Cita-Cita Menyatu
Bagikan sekarang:

Cilegon, CoreNews. Id – Ada yang berbeda di kawasan Pabean, Purwakarta, Kota Cilegon, Sabtu, 19 Juli 2025. Jalan-jalan yang biasanya lengang berubah ramai oleh lautan manusia—lebih dari dua ribu alumni Madrasah Al Khairiyah Karang Tengah tumpah ruah dalam Reuni Akbar dan Haul KH Qomaruddin. Tak sekadar temu kangen, momen ini menjelma menjadi peristiwa sakral dan penuh makna, memadukan jejak sejarah, penghormatan, dan asa masa depan.

Dari berbagai pelosok tanah air bahkan mancanegara, alumni lintas generasi berdatangan. Ada yang datang dari Qatar, Brunei Darussalam, hingga pelosok Kalimantan dan Sumatra. Semua menyatu dalam satu tujuan: mengenang, menghormati, dan melanjutkan nilai-nilai luhur yang diwariskan para guru dan pendiri madrasah.

Langkah Panjang Seorang Alumni

Satu sosok mencuri perhatian: Ali Juhdi, alumni tahun 1996 yang kini bekerja sebagai Senior Control Room Operator di industri migas Qatar. Ia menempuh ribuan kilometer hanya untuk satu hari yang ia sebut sebagai “perjalanan pulang paling bermakna”.

“Ini bukan sekadar reuni. Ini adalah bentuk rasa terima kasih saya kepada para guru yang membentuk karakter hidup saya,” kata Ali seperti diberitakan wilip.id.

Tak peduli padatnya jadwal atau ongkos perjalanan mahal, Ali hadir. Dan di situlah kekuatan reuni ini berbicara: tentang cinta yang tak mengenal jarak, dan kenangan yang tak pernah pudar.

Mengenang Dan Mendoakan Yang Telah Tiada

Acara ini sekaligus menjadi peringatan 56 tahun berdirinya MTs Al Khairiyah (1969) dan 35 tahun MA Al Khairiyah (1989). Dalam ziarah ke makam Asem, para alumni menundukkan kepala di hadapan pusara para guru, termasuk KH Qomaruddin dan KH Hasbullah Qomar. Air mata tumpah, doa dilangitkan.

READ  Banjir Parah di Bali, DPR: Pembangunan Masif Tata Lingkungan Buruk

“Kalau bukan kita yang mendoakan mereka, siapa lagi?” ujar Ali penuh haru.

Setelah ziarah, pembacaan Hotmil Qur’an dan doa bersama mewarnai malam penuh kekhidmatan. Ini bukan hanya napak tilas, tapi juga bentuk nyata rasa bakti para santri kepada sang guru.

Pondok dan Madrasah yang Menyimpan Kenangan

Halaman madrasah disulap menjadi ruang nostalgia. Di bawah tenda besar, kenangan bermunculan: suara guru yang membentak tegas tapi penuh kasih, salah satu yang terngiang diinggatan santri kala itu “eh dul..iye sire..” atau “kuh..sing ning buri kuh wace..aje kiyap-kiyep bae..” menjadi kenangan yang terus membekas.

Suasana hangat menyelimuti. Tak ada sekat antara angkatan lama dan baru. Tak ada senioritas. Yang ada hanya persaudaraan yang dibentuk oleh waktu dan pengabdian.

AKAR yang Menyatukan

Di balik kesuksesan acara, ada peran penting grup WhatsApp AKAR (Al Khairiyah Karang Tengah), yang kini memiliki lebih dari 800 anggota. Grup ini menjadi simpul komunikasi yang efektif, bahkan menjadi titik awal terbentuknya jaringan alumni global.

“Kami mungkin dipisahkan jarak, tapi disatukan oleh semangat yang sama,” ujar Ketua Panitia Ayatullah.

Ayatullah juga mengungkapkan bahwa donasi alumni menembus angka Rp56 juta—angka yang tidak hanya menunjukkan partisipasi, tapi juga rasa memiliki yang luar biasa.

Langkah Nyata, Bukan Sekadar Euforia

Tak ingin momentum ini berlalu begitu saja, para alumni juga menggelar musyawarah untuk membentuk struktur organisasi resmi. Mereka sadar, potensi besar ini harus dikelola dengan visi dan struktur yang jelas.

“Kalau hanya jadi acara tahunan tanpa kesinambungan, kita rugi besar. Reuni ini harus jadi tonggak, bukan hanya nostalgia,” tegas Ayatullah.

Pemerintah Turut Menguatkan

Pemerintah Kota Cilegon tak tinggal diam. Lewat Bagian Umum Setda, Dinas Perkim, Dinkes, BAZNAS, hingga Diskominfo, mereka hadir dengan dukungan konkret: toilet portabel, layanan kesehatan, hingga siaran langsung melalui kanal YouTube.

READ  Wali Kota Cilegon: Satu Abad Al-Khairiyah, Bukti Keteguhan dan Komitmen Mencerdaskan Bangsa

Kabag Umum Setda, Rizka Budi Mustika, bersama jajaran Forkopimda, camat, lurah, dan tokoh masyarakat juga turut hadir. Kehadiran mereka mempertegas bahwa peran pendidikan dan alumni adalah aset penting dalam pembangunan daerah.

Cahaya Santri yang Tak Pernah Padam

Simbol paling kuat dari reuni ini barangkali adalah peluncuran karya tulis Cahaya Santri—sebuah refleksi nilai-nilai spiritualitas dan perjuangan santri. Buku itu menjadi representasi bahwa Al Khairiyah tidak hanya melahirkan alumni, tetapi juga pejuang ilmu dan peradaban.

Reuni ini bukan sekadar titik balik ke masa lalu. Tapi juga lompatan ke masa depan—bahwa santri bisa berkhidmat untuk umat dan bangsa, tanpa melupakan akar tempat mereka tumbuh.

Tags: alkhairiyah
Previous Post

Riset Ipsos 2025: UMKM & Brand Lokal Pilih E-Commerce yang Beri Kontribusi Nyata

Next Post

Cahaya Santri Karangtengah: Menyambung Barokah, Merajut Ukhuwah

Next Post
Cahaya Santri Karangtengah: Menyambung Barokah, Merajut Ukhuwah

Cahaya Santri Karangtengah: Menyambung Barokah, Merajut Ukhuwah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Akun Instagram Kejagung Diretas, Muncul Promosi Judi Kasino

Gaji & Tunjangan Jaksa Bakal Dievaluasi, Komjak: Demi Integritas!

27 Januari 2026 | 19:00
Silsilah Nabi Ibrahim AS

Silsilah Nabi Ibrahim AS

10 Februari 2025 | 12:48
kuhp-kuhap-baru-berlaku-2-januari-2026

Resmi Berlaku! KUHP dan KUHAP Baru Efektif Mulai 2 Januari 2026, Ini Pasal-Pasal yang Paling Disorot

1 Januari 2026 | 10:00
Angklung Warisan Budaya Sunda

Angklung Warisan Budaya Sunda

11 Juli 2025 | 15:57
Mengenal Apa Itu Maqam Ibrahim

Mengenal Apa Itu Maqam Ibrahim

12 Februari 2025 | 17:07
Menurut Inarno, seiring dengan pengunduran diri Iman dari pucuk pimpinan BEI, operasional pasar modal yang dikelola seluruh self regulatory organization (SRO) berjalan sebagaimana mestinya. OJK juga memastikan bahwa pengunduran diri tersebut tidak akan mengganggu keberlangsungan operasional, baik itu dari bursa, kliring, maupun kustodian.

OJK Pastikan Pengunduran Diri Dirut BEI Tidak Ganggu Operasional BEI

31 Januari 2026 | 07:01
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved