Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

320 Ribu Meter Persegi Tanah Kasultanan Dipakai Bangun Tol, Ini Kata Sultan Yogya

by Redaksi
21 Juli 2025 | 22:32
in Bisnis
Sultan HB x Yogya

Foto: Antara

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Keraton Yogyakarta resmi memberikan restu penggunaan lahan seluas 320 ribu meter persegi milik Kasultanan untuk kepentingan pembangunan Jalan Tol Yogyakarta–Bawen dan Jalan Tol Solo–Yogyakarta–Kulon Progo. Persetujuan tersebut disampaikan melalui dokumen Serat Kekancingan dari Sri Sultan Hamengku Buwono X kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) pada pekan lalu.

Serat Kekancingan adalah bentuk surat keputusan pemberian izin pemanfaatan tanah Kasultanan atau Kadipaten yang bersifat sementara dan dapat diperbarui. Kerja sama ini melibatkan Keraton Yogyakarta, Ditjen Bina Marga, dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

“Karena kan hakikatnya itu (SG) tidak dijual. Tapi bisa digunakan. Perkara dibayar atau tidak, urusan nanti. Yang penting jalan itu sudah selesai,” ujar Sultan HB X di Sleman, DIY, Senin (21/7/2025).

Sultan menyebut pemberian izin ini adalah langkah awal dalam kemitraan antara institusi budaya dan negara. Ia menegaskan bahwa pemanfaatan lahan SG harus berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah, tidak hanya sekadar dilewati kendaraan.

“Tapi kalau itu (jalan penyangga) tidak ada, berarti kita hanya menyaksikan lalu lintas kendaraan. Tapi tidak ada yang berhenti. Untuk apa? Tidak membantu pertumbuhan ekonomi,” tambahnya.

Detail Penggunaan Lahan SG

Direktur Jenderal Bina Marga, Roy Rizali Anwar, menjelaskan bahwa pembangunan kedua ruas tol ini mencakup total 320.742 meter persegi lahan Sultan Ground. Rinciannya:

  • Tol Yogyakarta–Bawen: 75.440,75 m²
    Terdiri dari 90 bidang tanah desa dan 8 bidang Sultan Ground
  • Tol Solo–Yogyakarta–Kulon Progo: 245.302 m²
    Terdiri dari 177 bidang tanah desa dan 17 bidang Sultan Ground

Roy menyatakan bahwa penyerahan Serat Kekancingan merupakan simbol kolaborasi budaya dan kehormatan antara negara dan lembaga adat.

“Kami menyadari bahwa proses ini melibatkan aspek teknis, hukum, sosial, dan kultural yang sangat kompleks. Atas nama Kementerian PU dan secara khusus Ditjen Bina Marga, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ngarsa Dalem Sri Sultan Hamengkubuwono X beserta seluruh Penghageng Karaton atas restu, dukungan, dan kelapangan hati dalam menyediakan tanah Kasultanan demi kemaslahatan rakyat,” ujar Roy.

READ  UMP 2026 Ditolak! Ribuan Buruh Siap Demo Besar-Besaran di Istana Negara 29–30 Desember 2025

Menurut Kepala BPJT Wilan Oktavian, jalan tol Yogyakarta–Bawen memiliki panjang 75,12 km, dibagi dalam 6 seksi: Yogyakarta–SS Banyurejo (8,8 km), SS Banyurejo–Borobudur (15,2 km), Borobudur–SS Magelang (8,1 km), SS Magelang–SS Temanggung (16,65 km), SS Temanggung–SS Ambarawa (21,39 km), SS Ambarawa–JC Bawen (4,98 km).

Proyek ini terbagi menjadi tiga tahap:

  • Tahap 1: Ruas Kartasura–Klaten dan Klaten–Prambanan (sudah beroperasi, namun belum bertarif)
  • Tahap 2: Ruas Prambanan–Purwomartani (progres konstruksi 78,93%)
  • Tahap 3: Ruas Purwomartani–Maguwo dan JC Sleman–Trihanggo (masih tahap pembangunan)

Untuk tahap 2 dan 3, pembebasan lahan masih berlangsung. Tol ini ditargetkan beroperasi penuh pada 2028.

Tags: Sri Sultan Hamengku Buwono XSultan Yogyatanah kesultanan
Previous Post

FIFA Pindahkan ke Jakarta, Media Malaysia Soroti Peran Indonesia

Next Post

Mawar Jadi Gajah! Ini Alasan Filosofis Logo Baru PSI Menurut Kaesang

Next Post
psi baru

Mawar Jadi Gajah! Ini Alasan Filosofis Logo Baru PSI Menurut Kaesang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

KB Bank kini terus melihat adanya ruang untuk meningkatkan kredit ke sektor tersebut apabila prospeknya tetap positif dan hasil analisis kredit menunjukkan kondisi yang memadai. Dengan demikian, ekspansi kredit ke sektor TPT dan garmen akan dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan prospek industri serta kualitas calon debitur

KB Bank Siap Tingkatkan Kredit ke Sektor TPT dan Garmen

24 September 2026 | 15:13
Hery Susanto Dituntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara

Hery Susanto Dituntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara

25 September 2026 | 13:38
KPK Periksa 4 ASN Cirebon dan Tetapkan GM Hyundai sebagai Tersangka Suap PLTU

KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Penggeledahan Kanwil BPN Jatim

25 September 2026 | 15:49
Halal Indonesia International Industry Expo 2026 Kembali Gelar Industrial Festival x Halal Indo 2026

Halal Indonesia International Industry Expo 2026 Kembali Gelar Industrial Festival x Halal Indo 2026

25 September 2026 | 12:52
waspadai-akhir-zaman-4-pesan-rasulullah-saw

Waspadai Akhir Zaman, Ingat 4 Pesan Rasulullah SAW

25 Juli 2025 | 09:00
Menurut Destry, untuk mengurai permasalahan tersebut, BI akan memberikan disinsentif dalam bentuk GWM (Giro Wajib Minimum) pada bank tersebut. Sementara bank-bank lain yang kepemilikan SSB-nya relatif di bawah, di mana BI menempatkan di 19 persen dari total DPK (Dana Pihak Ketiga) mereka, maka BI akan memberikan insentif, yaitu penurunan GWM.

BI Akan Terapkan Giro Wajib Minimum

25 September 2026 | 12:59
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved