Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Bentrok Tentara Thailand vs Militer Kamboja: 1 Warga Sipil Tewas Kena Roket

by Teguh Imam Suyudi
24 Juli 2025 | 17:00
in News
Bentrok Tentara Thailand vs Militer Kamboja: 1 Warga Sipil Tewas Kena Roket

Peta Indochina (Gambar: Media Sosial)

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Thailand dan Kamboja kembali bentrok di perbatasan, mengakibatkan satu warga sipil tewas dan sepuluh orang lainnya terluka, termasuk tujuh tentara. Insiden ini memperburuk ketegangan kedua negara yang sudah memanas sejak Mei lalu.

Penyebab Bentrokan

Menurut laporan:

  • Kamboja menyebut bentrokan terjadi pukul 08.40 waktu setempat di Provinsi Oddar Meanchey.
  • Kedua pihak saling tuduh menembak lebih dulu.
  • Thailand menuding Kamboja menembakkan roket yang menewaskan warga sipil.

Eskalasi Konflik Sebelumnya

Ketegangan meningkat setelah:
✔ 28 Mei 2024: Bentrokan perbatasan menewaskan 1 tentara Kamboja.
✔ Rabu, 24 Juli 2024: Thailand menarik duta besarnya dari Kamboja dan mengusir diplomat Kamboja setelah ledakan ranjau melukai 5 tentara Thailand.

  • Satu tentara kehilangan kaki, mirip insiden 16 Juli di mana 3 tentara terluka, termasuk yang juga diamputasi.

Reaksi Pemerintah

  • Thailand mengkaji ulang hubungan bilateral dengan Kamboja.
  • Kamboja membantah menanam ranjau dan dituduh melanggar Konvensi Ottawa (larangan ranjau antipersonel).
READ  ASN Boleh WFA 24-27 Maret 2025, Sambut Idul Fitri 1446 H
Tags: Bentrok Thailand KambojaKetegangan Militerkonflik perbatasanSengketa RanjauTewas Kena Roket
Previous Post

Lima Merk Beras Premium Dioplos

Next Post

280 Hektare di Riau Terbakar, 46 Orang Jadi Tersangka

Next Post
karhuta

280 Hektare di Riau Terbakar, 46 Orang Jadi Tersangka

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Gedung Kemenkeu

Kementerian Keuangan Kehilangan Dividen BUMN Rp90 Triliun, Siapkan Strategi Pengganti

8 Mei 2025 | 21:00
PT Synnex Metrodata Indonesia

PT. Synnex Metrodata Indonesia Bergabung dengan Cyble Partner Network Sebagai Distributor Cyble Untuk Indonesia

19 Januari 2024 | 09:00
Tak hanya berdampak pada tekanan darah, kebiasaan makan mi instan larut malam juga dapat mengganggu kualitas tidur dan memengaruhi kerja hormon yang mengatur siklus tidur serta metabolisme tubuh. Di mana efeknya bahkan bisa dirasakan keesokan hari, mulai dari sakit kepala saat bangun tidur, tubuh terasa lelah, hingga tekanan darah yang tetap tinggi.

Makan Mi Instan Larut Malam Berdampak Buruk Bagi Kesehatan

5 Juni 2026 | 13:08
Menurut Samsul Hidayat, pengembangan ETF emas merupakan hasil kolaborasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), self regulatory organizations (SROs), manajer investasi, bank kustodian, dealer partisipan, bank bulion serta seluruh pelaku industri pasar modal Indonesia.

Lima ETF Emas Baru Diluncurkan BEI

10 Agustus 2026 | 12:01
Transjakarta

Cara Dapat Kartu Transportasi Gratis Jakarta 2025 untuk 15 Golongan — Lengkap & Mudah!

19 Mei 2025 | 17:00
durasi-film-terlalu-lama-bos-bioskop-sebut-tak-relevan

5 Film Horor Indonesia Terbaru Januari 2026

13 Januari 2026 | 21:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved