Corenews.id
No Result
View All Result
  • Trending
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

DPR Minta Pemerintah Tegas ke Timor Leste Soal Penembakan WNI di Perbatasan

by Abdullah Suntani
28 Agustus 2025 | 08:10
in Hukum
DPR Minta Pemerintah Tegas ke Timor Leste Soal Penembakan WNI di Perbatasan

Foto: Antara

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Anggota Komisi I DPR RI, Sarifah Ainun Jariyah, mendesak pemerintah segera mengambil langkah diplomatik tegas terkait insiden dugaan penembakan warga negara Indonesia (WNI) oleh aparat Unit Patroli Perbatasan (UPF) Timor Leste di Desa Inbate, Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (25/8).

“Ini adalah pelanggaran kedaulatan dan keselamatan warga negara yang sangat serius. Kami meminta pemerintah, dalam hal ini Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Pertahanan, untuk segera memanggil Duta Besar Timor Leste dan menyampaikan protes resmi yang kuat,” kata Sarifah dalam keterangannya, Rabu (27/8).

Insiden itu menyebabkan seorang warga bernama Paulus Taek Oki (60) mengalami luka tembak. Menurut Sarifah, kasus ini semakin serius karena dipicu pemasangan patok batas sepihak oleh UPF Timor Leste di titik sengketa Pilar 36, yang dianggap melanggar kesepakatan bilateral.

“Yang sangat memprihatinkan adalah bahwa insiden ini terjadi setelah adanya kesepakatan bahwa pemasangan patok batas hanya akan dilakukan di titik-titik yang tidak disengketakan. Pemasangan patok di titik sengketa Pilar 36 oleh UPF Timor Leste jelas merupakan sebuah pelanggaran dan provokasi yang tidak dapat dibiarkan,” tegas legislator PDIP itu.

Sarifah juga mendorong percepatan perundingan batas wilayah yang masih menyisakan empat segmen belum disepakati, termasuk wilayah Noel Besi-Citrana (Naktuka). Ia meminta pemerintah memastikan pertanggungjawaban aparat UPF, memperkuat pengawasan TNI-Polri di titik rawan, memberi pendampingan bagi korban dan keluarga, serta mendorong pembentukan tim pencari fakta bersama.

“Kami berdiri di belakang pemerintah untuk mengambil sikap tegas, namun tetap mengedepankan jalur diplomasi untuk penyelesaian damai dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri RI melalui KBRI Dili telah meminta klarifikasi kepada Kemlu Timor Leste terkait insiden ini. “KBRI Dili juga sudah langsung meminta klarifikasi pada Kemlu Timor Leste tentang hal tersebut,” kata Juru Bicara Kemlu RI, Vahd Nabyl Mulachela.

READ  Kejagung Telah Menetapkan 14 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Proyek BTS Kominfo

Insiden di Dusun Nino, Desa Inbate, terjadi saat 24 warga terlibat bentrok dengan tujuh personel UPF yang bersenjata laras panjang. Pemprov NTT menegaskan pemasangan patok sepihak itu melanggar kesepakatan yang baru dibahas sehari sebelum kejadian.

Tags: penembakan wni di perbatasanTimor Leste
Previous Post

Ada Demo Buruh Hari Ini, Simak Rekayasa Lalinnya

Next Post

Transformasi Digital Pemerintah, Makan Bergizi Gratis Masuk Proyek Prioritas

Next Post
Program MBG

Transformasi Digital Pemerintah, Makan Bergizi Gratis Masuk Proyek Prioritas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

top-human-capital-awards-2025-talent-mobility-hcms

TOP Human Capital Awards 2025: Ajang Apresiasi dan Pembelajaran Human Capital Terbesar di Indonesia

11 Agustus 2025 | 17:00
Green movement pertamina

Pertamina Luncurkan Green Movement, Wujud Nyata Komitmen ESG

8 Mei 2025 | 14:00
Logo Danantara

Presiden Prabowo Resmikan Badan Pengelola Investasi DANANTARA

12 Maret 2025 | 09:00
Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan

BPJPH Bersinergi dengan 11 Mitra Permudah Sertifikasi Produk Halal

18 Februari 2025 | 17:00
Aplikasi Growin' by Mandiri Sekuritas

Aplikasi Growin’ by Mandiri Sekuritas Permudah Investasi di Pasar Modal

9 Januari 2025 | 17:00

POPULER

AgentLabs oleh Qiscus: AI Agent Proaktif & Humanis untuk Bisnis

Qiscus Luncurkan AgentLabs, AI Agent Revolusioner yang Proaktif dan Manusiawi

27 Agustus 2025 | 17:00
Dengan diketahuinya celurit yang tidak lain adalah krětāla atau senjata asli dalam sejarah Jawa Kuna menurut kajian arkeologis dan filologis, maka Sakera atau Sadiman atau Sagiman sebagai sosok yang melakukan perlawanan terhadap kebijakan Belanda dengan celurit sebagai senjata, dapat dikatakan merupakan sosok yang mempopulerkan kembali celurit sebagai sebuah senjata pembunuh.

Celurit Dalam Tinjauan Sumber Arkeologis dan Filologis

28 Februari 2024 | 04:10
Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
P2G Tolak Program Makan Siang Gratis Pakai Dana BOS

P2G Tolak Program Makan Siang Gratis Pakai Dana BOS

4 Maret 2024 | 15:29
Badai PHK Berlanjut, Nike Kembali Pangkas Karyawan demi Restrukturisasi

Badai PHK Berlanjut, Nike Kembali Pangkas Karyawan demi Restrukturisasi

29 Agustus 2025 | 09:04
Kemendikdasmen Gelar Tes Kemampuan Akademik Nasional 1–9 November 2025

Kemendikdasmen Gelar Tes Kemampuan Akademik Nasional 1–9 November 2025

29 Agustus 2025 | 11:50
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Trending
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved