Corenews.id
No Result
View All Result
  • Trending
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

ICW Soroti Kinerja Danantara, Dinilai “Nihil Transparansi”

by Teguh Imam Suyudi
28 Agustus 2025 | 09:00
in Bisnis
Logo Danantara

Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (DANANTARA)

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id –Indonesia Corruption Watch (ICW) melayangkan kritik pedas terhadap Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), yang merupakan Sovereign Wealth Fund (SWF) Indonesia. Peneliti ICW, Yassar Aulia, menilai lembaga pengelola investasi negara ini sangat minim bahkan nihil dalam hal keterbukaan informasi publik.

Kritik ini disampaikan Yassar dalam acara peluncuran Danantaramonitor.org di Jakarta, Rabu, 27/8/2025. Menurutnya, masalah transparansi ini berawal dari proses pembentukan Danantara itu sendiri.

Yassar menyinggung bahwa dasar hukum Danantara menggunakan Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Namun, proses pengesahannya dinilai dilakukan secara kilat.

“Undang-undang ini disahkan secara mendadak. Tidak ada naskah RUU-nya yang beredar untuk diketahui publik, apalagi partisipasi bermakna dari masyarakat,” ujar Yassar.

Ia melanjutkan, berdasarkan pemantauan ICW, hingga kurang lebih satu bulan setelah diumumkan dalam rapat paripurna, salinan dokumen UU tersebut tidak dapat ditemukan di kanal resmi pemerintah maupun DPR.

“Jadi, sejak awal, nihil transparansi dokumennya,” tegasnya.

Tidak hanya pada proses hukum, kritik juga ditujukan pada kanal informasi utama Danantara, yaitu situs resminya. Yassar menyebut situs danantaraindonesia.com sangat minim informasi dan hanya “menjual mimpi”.

“Isinya hanya visi-misi yang umum. Bahkan, struktur organisasinya tidak ada di situs resmi. Informasi yang disediakan untuk publik sangatlah terbatas,” tuturnya.

Masalah keterbukaan semakin terlihat dari operasional Danantara sehari-hari. Yassar mengungkapkan bahwa banyak agenda penting Danantara digelar secara tertutup, termasuk bagi awak media yang seharusnya bertugas meliput agenda pemerintah.

Agenda seperti pengesahan internal, sejumlah rapat dengan DPR, hingga town hall meeting digelar tanpa akses bagi pers.

“Bahkan pers tidak bisa meliput. Itulah potret transparansi Danantara. Jangankan dokumen, rapat dengan mitra DPR saja tidak bisa diliput, apalagi partisipasi publik yang bermakna,” jelas Yassar.

READ  Bank INA dan Sequis Aset Manajemen Kerja Sama Pemasaran Produk Reksa Dana

Ia menilai fenomena ini adalah puncak gunung es dari cara Danantara dijalankan tanpa prinsip keterbukaan yang memadai. Sebagai sebuah lembaga yang mengelola dana dan aset negara, akuntabilitas dan transparansi adalah hal mutlak yang tidak bisa ditawar.

Keterbukaan informasi bukan hanya tentang memenuhi hak publik untuk tahu, tetapi juga menjadi fondasi untuk mencegah malpraktik dan menjaga kepercayaan investor serta masyarakat terhadap pengelolaan dana negara yang amanah.

Tags: DanantaraICWketerbukaan publikSovereign Wealth FundSWF Indonesiatransparansi
Previous Post

Kata Bahlil Soal Stok BBM Shell dan BP-AKR Kosong

Next Post

10 Negara dengan Ekonomi Islam Terkuat Dunia 2025 Versi SGIE

Next Post
Malaysia unggul di sektor pariwisata ramah Muslim. Malaysia juga menonjol dalam bidang keuangan syariah, makanan halal, dan farmasi halal, sebagaimana dikutip dari Islamic Tourism Centre (ITC).

10 Negara dengan Ekonomi Islam Terkuat Dunia 2025 Versi SGIE

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

top-human-capital-awards-2025-talent-mobility-hcms

TOP Human Capital Awards 2025: Ajang Apresiasi dan Pembelajaran Human Capital Terbesar di Indonesia

11 Agustus 2025 | 17:00
Green movement pertamina

Pertamina Luncurkan Green Movement, Wujud Nyata Komitmen ESG

8 Mei 2025 | 14:00
Logo Danantara

Presiden Prabowo Resmikan Badan Pengelola Investasi DANANTARA

12 Maret 2025 | 09:00
Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan

BPJPH Bersinergi dengan 11 Mitra Permudah Sertifikasi Produk Halal

18 Februari 2025 | 17:00
Aplikasi Growin' by Mandiri Sekuritas

Aplikasi Growin’ by Mandiri Sekuritas Permudah Investasi di Pasar Modal

9 Januari 2025 | 17:00

POPULER

AgentLabs oleh Qiscus: AI Agent Proaktif & Humanis untuk Bisnis

Qiscus Luncurkan AgentLabs, AI Agent Revolusioner yang Proaktif dan Manusiawi

27 Agustus 2025 | 17:00
Dengan diketahuinya celurit yang tidak lain adalah krětāla atau senjata asli dalam sejarah Jawa Kuna menurut kajian arkeologis dan filologis, maka Sakera atau Sadiman atau Sagiman sebagai sosok yang melakukan perlawanan terhadap kebijakan Belanda dengan celurit sebagai senjata, dapat dikatakan merupakan sosok yang mempopulerkan kembali celurit sebagai sebuah senjata pembunuh.

Celurit Dalam Tinjauan Sumber Arkeologis dan Filologis

28 Februari 2024 | 04:10
jadwal-16-besar-bwf-world-championship-2025-indonesia

Jadwal 16 Besar BWF World Championship 2025: 9 Wakil Indonesia Berebut Tiket Perempat Final

28 Agustus 2025 | 12:00
P2G Tolak Program Makan Siang Gratis Pakai Dana BOS

P2G Tolak Program Makan Siang Gratis Pakai Dana BOS

4 Maret 2024 | 15:29
Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
covid-19-mewabah-di-asia-kemenkes-imbau-waspada

Peringatan Menkes: Campak Lebih Menular dan Berbahaya Dibanding COVID-19

29 Agustus 2025 | 09:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Trending
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved