Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Setahun Prabowo-Gibran: Kemiskinan Turun, Pengangguran Naik

by Redaksi
20 Oktober 2025 | 10:25
in Ekonomi
tni polri

Foto: Ilustrasi/Sekretariat Kabinet

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka genap berusia satu tahun pada Senin (20/10). Selama periode tersebut, ekonomi Indonesia menunjukkan beberapa capaian positif, terutama dalam penurunan angka kemiskinan. Namun, pengangguran masih meningkat dan pertumbuhan ekonomi belum mampu menembus batas lima persen.

Kemiskinan Turun

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di Indonesia mencapai 23,85 juta orang per Maret 2025, turun 0,21 juta dibandingkan September 2024 yang mencapai 24,06 juta orang. Secara persentase, angka kemiskinan nasional kini berada di 8,47 persen, menurun 0,10 poin dari sebelumnya.

Deputi Bidang Statistik Sosial BPS Ateng Hartono mengatakan tren penurunan ini konsisten sejak 2023, meskipun kesenjangan antara wilayah perkotaan dan pedesaan masih tinggi.

“Kalau kita lihat di grafiknya, ada disparitas atau ketimpangan kemiskinan antara perkotaan dan perdesaan. Pada Maret 2025 tingkat kemiskinan perkotaan sebesar 6,73 persen, sedangkan pedesaan sebesar 11,03 persen. Jadi desa lebih banyak yang miskinnya jika dibandingkan dengan perkotaan terhadap tadi total penduduk masing-masing wilayahnya,” jelas Ateng.

BPS juga mencatat jumlah penduduk miskin ekstrem turun menjadi 2,38 juta orang atau 0,85 persen dari total populasi.

“Berdasarkan data Susenas, Maret 2025 jumlah penduduk miskin ekstrem di Indonesia sebanyak 2,38 juta orang atau turun sebanyak 0,40 juta orang dibandingkan dengan September tahun 2024,” ujar Ateng.

Pengangguran Naik

Di sisi lain, angka pengangguran justru mengalami sedikit kenaikan. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti melaporkan jumlah pengangguran per Februari 2025 mencapai 7,28 juta orang, naik sekitar 82 ribu orang dibandingkan Februari 2024.

“Dari angkatan kerja tersebut, tidak semua terserap di pasar kerja. Sehingga terdapat jumlah orang yang menganggur sebanyak 7,28 juta orang,” ungkap Amalia.

READ  Data BPS Jadi Data Penyaluran BBM Subsidi

Dari total 216,79 juta penduduk usia kerja, sebanyak 153,05 juta orang berstatus angkatan kerja. Namun, sebagian belum terserap pasar tenaga kerja formal. Amalia menilai peningkatan pengangguran disebabkan oleh belum meratanya distribusi lapangan kerja di sejumlah daerah.

Pertumbuhan Ekonomi

Meski kemiskinan menurun, laju pertumbuhan ekonomi belum menunjukkan percepatan berarti. Pada kuartal I 2025, ekonomi Indonesia tumbuh 4,87 persen, lalu naik tipis menjadi 5,12 persen pada kuartal II 2025. Capaian ini masih jauh dari target 8 persen yang diinginkan Presiden Prabowo.

Namun, angka tersebut menuai kritik. Kepala Pusat Industri, Perdagangan, dan Investasi Indef Andry Satrio Nugroho mempertanyakan keabsahan data pertumbuhan ekonomi BPS yang dinilai tidak mencerminkan kondisi nyata di lapangan.

“Ketika kami konfirmasi ke retailer dan kami tanyakan asosiasi, tidak terlihat begitu, bahkan fenomena rojali yang mendorong industri ritel tumbuh tidak setinggi tahun-tahun sebelumnya,” kata Andry.

Menanggapi hal itu, Amalia menegaskan bahwa BPS tidak merekayasa data dan selalu mengikuti prosedur penghitungan PDB sesuai standar internasional.

“Perhitungan Produk Domestik Bruto (PDB) mengikuti standar internasional dan diawasi banyak pihak. Setiap proses bisnis BPS sudah memiliki mekanisme pengendalian kualitas (quality assurance) yang ketat,” tegasnya.

Tags: kemiskinan 2025pengangguran 2025setahun prabowo gibran
Previous Post

Setahun Prabowo-Gibran, 1.743 Personel Kawal Tiga Titik Demo di Jakarta Hari Ini

Next Post

Danantara Mengendus BUMN Manipulasi Laporan Keuangan

Next Post
Di mana salah satunya, anggota Direksi BUMN dan anak usaha, pemberian tantiem, insentif (insentif kinerja, insentif khusus, insentif jangka panjang) dan/atau penghasilan dalam bentuk lainnya yang dikaitkan dengan kinerja perusahaan, harus didasarkan pada laporan keuangan yang sebenarnya dari hasil operasi perusahaan dan merefleksikan kegiatan usaha yang berkelanjutan. Selain itu, bukan merupakan hasil aktivitas semu pencatatan akuntansi/laporan keuangan

Danantara Mengendus BUMN Manipulasi Laporan Keuangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
Sementara itu, Ketua Pengabdian PkM Skema Lektor Kepala, Sylvia Rozza, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengetahuan sekaligus keterampilan praktis kepada peserta dalam memanfaatkan pemasaran digital. Materi yang diberikan tidak hanya membahas konsep pemasaran digital, tetapi juga strategi membangun identitas merek (branding), menghasilkan konten promosi yang menarik, memanfaatkan media sosial sebagai kanal pemasaran, hingga membangun hubungan yang lebih dekat dengan pelanggan melalui platform digital.

PNJ Berikan Pelatihan Pemasaran Digital Untuk UMKM Nasabah BPRS Syariah Albarokah

9 Juli 2026 | 00:49
Pos Indonesia Integrated National Distribution

Pos Indonesia Bertransformasi Jadi Perusahaan Logistik, Usung Logo Baru POSInd

3 Agustus 2024 | 17:00
film-check-out-sekarang-pay-later-soroti-konsumerisme-gen-z

Checkout Dulu, Bayar Nanti! Film Ini Bongkar Sisi Gelap Gaya Hidup Gen Z

6 Januari 2026 | 19:00
Samsung Galaxy A05 dan Galaxy A05s hadir dengan sejumlah pembaruan

Samsung Galaxy A05 dan A05s Resmi Dirilis

26 September 2023 | 10:45
Waskita Karya akan Jadi Anak Usaha Hutama Karya

Waskita Karya akan Jadi Anak Usaha Hutama Karya

10 Agustus 2023 | 18:34
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved