Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Checkout Dulu, Bayar Nanti! Film Ini Bongkar Sisi Gelap Gaya Hidup Gen Z

by Teguh Imam Suyudi
6 Januari 2026 | 19:00
in Gaya Hidup
film-check-out-sekarang-pay-later-soroti-konsumerisme-gen-z

Film Check Out Sekarang, Pay Later (Foto: Media Sosial)

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Budaya checkout sekarang, mikir belakangan tampaknya makin akrab di kehidupan anak muda. Fenomena itulah yang diangkat film terbaru bertajuk Check Out Sekarang, Pay Later (CAPER), karya kolaborasi Scovi Films dan RAPI Films.

Setelah sukses lewat serial Pay Later, film layar lebar ini hadir dengan isu yang lebih luas dan dekat dengan realitas sosial, khususnya soal konsumerisme di kalangan Gen Z. Kursi sutradara diisi Surya Ardy Octaviand, yang secara gamblang menyoroti bagaimana kemudahan transaksi digital kerap disalahgunakan.

Pay Later, Gaya Hidup, dan Flexing

Menurut Surya Ardy, pay later sejatinya hanyalah alat. Masalah muncul ketika fitur ini dipakai demi memenuhi gaya hidup dan kebutuhan eksistensi di media sosial.

“Isu film ini lebih besar, mengarah ke konsumerisme Gen Z. Pay later banyak disalahgunakan untuk gaya hidup, yang akhirnya memicu flexing di media sosial,” ujarnya dalam konferensi pers di kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (6/1/2026).

Tak berhenti di situ, Check Out Sekarang, Pay Later juga merepresentasikan kehidupan masyarakat urban kelas bawah yang sering kali menjadi korban sistem. Karakter-karakter di dalamnya digambarkan sebagai individu yang terus berjuang meski hidup dalam tekanan ekonomi.

“Mereka seperti orang-orang yang kalah oleh sistem, tapi terus bergerak. Kami ingin menunjukkan bagaimana mereka menertawakan kesedihan sendiri dan mencoba melawan sistem,” tambah Surya.

Cerita yang Relate dan “Obat Pusing Nasional”

Naskah film ini ditulis Widya Arifianti, penulis pemenang Piala Citra FFI 2025. Ia menyebut proses pengembangan cerita berjalan menyenangkan sekaligus reflektif.

“Kami pengen film ini jadi obat pusing nasional. Atau minimal, temen pusing nasional,” katanya.

Dari trailer resmi, penonton diajak mengikuti kisah Tina, diperankan Amanda Manopo. Tina terjerat utang pinjol akibat gaya hidup boros dan hobi belanja. Demi melunasi utang sekaligus menghidupi adiknya, Umski (Fajar Sadboy), Tina justru bekerja di kantor pinjaman online.

Di tengah upayanya membongkar praktik pinjol ilegal, Tina bertemu Mail (Devano), korban lain yang terjebak sistem serupa. Tanpa disadari, mereka menyeret diri ke pusaran bisnis pinjol ilegal yang melibatkan orang-orang berkuasa.

READ  Gen Z Waspada, Ada 15 Juta Percobaan Serangan Berkedok VPN

Deretan Pemain & Jadwal Tayang

Selain Amanda Manopo dan Fajar Sadboy, film ini juga dibintangi Jovial Da Lopez, Sastra Silalahi, Wavi Zihan, Kaneishia Yusuf, Shanice Margaretha, Merry Sanger, Richard Derrick, hingga Martin Carter.

Film Check Out Sekarang, Pay Later dijadwalkan tayang di bioskop mulai 5 Februari 2026. Dengan balutan drama, satire, dan kritik sosial, CAPER siap jadi tontonan yang bukan cuma menghibur, tapi juga bikin mikir ulang sebelum klik tombol checkout.

Tags: Check Out Sekarang Pay LaterFilm IndonesiaGen Z
Previous Post

Belum Setengah Musim, 6 Manajer Liga Inggris Sudah Tumbang! Ini Daftar Lengkap Korbannya

Next Post

Ratusan Rektor Teken Kontrak Kinerja 2026, Kampus Siap Tancap Gas Bikin Dampak Nyata!

Next Post
ratusan-rektor-teken-kontrak-kinerja-kampus-berdampak-2026

Ratusan Rektor Teken Kontrak Kinerja 2026, Kampus Siap Tancap Gas Bikin Dampak Nyata!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

Perbedaan Usia Pensiun Polri Digugat ke MK, Pemohon Minta Disamakan 58 Tahun

Perbedaan Usia Pensiun Polri Digugat ke MK, Pemohon Minta Disamakan 58 Tahun

12 Oktober 2026 | 15:45
Prof. Ahmad Tholabi Kharlie: Santri Harus Menguasai Kitab Sekaligus Teknologi

Jaga Integritas Ilmiah di Era Kecerdasan Artifisial, Prof Tholabi Dorong Pembaruan Etika Akademik Perguruan Tinggi

15 Oktober 2026 | 15:38
Sebagai informasi, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan BNPB pada 13 Oktober 2026. Dalam operasi tersebut, KPK menangkap 14 orang, termasuk Sekretaris Utama BNPB Rustian dan sejumlah pihak swasta. Pada 14 Oktober 2026, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Mereka adalah: Bima Setiawan, adik sekaligus Tenaga Ahli Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto, Kepala Subdirektorat Pengelolaan Bantuan dan Dana Kedaruratan BNPB Gabriel Purwaka Sigit, Tenaga Ahli Kepala BNPB Richard Erlangga, serta dua pihak swasta, Syifa Nrika Ghifarin dan Gery Prasetiawan

Korupsi Dana Siap Pakai BNPB Berdasar Penelusuran KPK Sudah Terjadi Sejak 2022

15 Oktober 2026 | 11:38
Prabowo Lantik Maruli Simanjuntak Jadi Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita KSAD

Prabowo Lantik Maruli Simanjuntak Jadi Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita KSAD

15 Oktober 2026 | 16:47
Prabowo Lantik Tujuh Pejabat Baru, Termasuk Kepala BNPB dan Empat Wakil Menteri

Prabowo Lantik Tujuh Pejabat Baru, Termasuk Kepala BNPB dan Empat Wakil Menteri

15 Oktober 2026 | 16:41
phapros-peduli-bantuan-korban-bencana-indonesia

Phapros Salurkan Bantuan bagi Korban Bencana di Indonesia

14 Oktober 2026 | 08:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved