Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

India-EU Sepakat! Pasar Raksasa $27 Triliun Terbuka

by Teguh Imam Suyudi
28 Januari 2026 | 13:00
in News
india-uni-eropa-tandatangani-perjanjian-dagang-bebas-pasar-27-triliun

Ilustrasi FTA India-Uni Eropa dibuat oleh ChatGPT

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Setelah melalui jalan panjang negosiasi selama hampir dua dekade, India dan Uni Eropa (UE) akhirnya menandatangani perjanjian perdagangan bebas (Free Trade Agreement/FTA) bersejarah yang dijuluki “mother of all deals“. Kesepakatan ini terwujud di tengah ketegangan perdagangan global yang dipicu oleh perang dagang pemerintahan Presiden AS Donald Trump.

Perjanjian yang diumumkan pada Selasa (27/1/2026) ini mencakup populasi sekitar 2 miliar orang dan menciptakan pasar terintegrasi dengan nilai gabungan hampir mencapai $27 triliun, atau setara dengan 25% dari total Produk Domestik Bruto (PDB) global.

Isi dan Signifikansi Perjanjian

Ini merupakan FTA terbesar dan paling komprehensif bagi India, meliputi barang, jasa, dan investasi di seluruh 27 negara anggota UE. Kesepakatan ini diharapkan dapat mengurangi tarif secara signifikan bagi kedua belah pihak.

“Perjanjian ini akan membawa peluang besar bagi masyarakat India dan Eropa,” ujar Perdana Menteri India Narendra Modi.

Bagi UE, perjanjian ini akan menghapus atau mengurangi tarif pada 96,6% barang ekspor mereka ke India, dengan potensi penghematan bea masuk hingga 4 miliar euro per tahun. Sektor yang diuntungkan antara lain mobil, mesin, bahan kimia, farmasi, serta minuman anggur dan spiritus yang selama ini dikenai tarif sangat tinggi di India.

Sementara bagi India, UE akan menghapus semua tarif untuk 90% barang India, seperti produk kelautan/ikan, tekstil, pakaian jadi, perhiasan, dan alas kaki. Akses ke 144 subsektor jasa UE juga dibuka.

Pembukaan Sektor Otomotif India

Salah satu titik terberat dalam negosiasi selama ini adalah pembukaan sektor otomotif India yang sangat dilindungi. Di bawah kesepakatan terbaru, India akhirnya setuju untuk membuka pasar mobilnya.

READ  KTT ASEAN ke-44 Ditutup

New Delhi akan memotong tarif impor mobil dari UE menjadi 30-35% dari sebelumnya yang bisa mencapai 110%, untuk kemudian diturunkan bertahap menjadi 10% dalam beberapa tahun. Kendaraan listrik (EV) mendapat perlindungan khusus dengan pengecualian pemotongan tarif selama lima tahun pertama untuk melindungi produsen EV dalam negeri India.

Diversifikasi di Tengah Ketegangan dengan AS

Para analis melihat kesepakatan ini tidak hanya penting secara ekonomi, tetapi juga strategis di tengah ketegangan perdagangan kedua pihak dengan Amerika Serikat. India saat ini dikenai tarif 50% oleh AS, sebagian sebagai hukuman karena terus membeli minyak Rusia. Sementara UE juga masih menghadapi ancaman tarif tambahan dari pemerintahan Trump.

“Kesepakatan ini merupakan peluang bagi kedua pihak untuk melakukan diversifikasi dan melihat melampaui AS,” jelas Biswajit Dhar, ekonom perdagangan.

“Efek Trump telah mempercepat proses konvergensi ini, dan kita akan melihat lebih banyak keterlibatan strategis antara India dan UE,” tambah Harsh Pant dari Observer Research Foundation.

Perjanjian yang masih harus melalui proses ratifikasi hukum di Brussels dan New Delhi ini diperkirakan baru bisa berlaku operasional pada tahun depan. Keberhasilannya diharapkan dapat meningkatkan perdagangan barang India-UE yang saat ini mencapai $136 miliar menjadi sekitar $200 miliar pada 2030.

Sumber: Aljazeera.com

Tags: Indiaperdagangan internasionalUni Eropa
Previous Post

BEI Segera Tindaklanjuti Pembekuan Indeks oleh MSCI

Next Post

BI Berencana Turunkan Lagi Suku Bunga

Next Post
Menurut Perry, upaya penurunan suku bunga dana dan kredit masih perlu diperkuat. Langkah tersebut diperlukan untuk mendorong pertumbuhan kredit yang lebih tinggi dan menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

BI Berencana Turunkan Lagi Suku Bunga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

Dengan diketahuinya celurit yang tidak lain adalah krětāla atau senjata asli dalam sejarah Jawa Kuna menurut kajian arkeologis dan filologis, maka Sakera atau Sadiman atau Sagiman sebagai sosok yang melakukan perlawanan terhadap kebijakan Belanda dengan celurit sebagai senjata, dapat dikatakan merupakan sosok yang mempopulerkan kembali celurit sebagai sebuah senjata pembunuh.

Celurit Dalam Tinjauan Sumber Arkeologis dan Filologis

28 Februari 2024 | 04:10
GRC Jadi Enabler agar Pertamina Hulu Energi Melaju Cepat

GRC Jadi Enabler agar Pertamina Hulu Energi Melaju Cepat

17 September 2026 | 09:00
gaji-ke-13-pns-2025-jadwal-dan-rincian-tunjangan

Login ASN Digital Wajib Gunakan MFA: Ini Cara Aktivasinya

14 April 2025 | 13:00
bapanas-tarik-25-merek-beras-fortifikasi-bermasalah

Bapanas Tarik 25 Merek Beras Fortifikasi Bermasalah

16 September 2026 | 21:00
kumpul-kebo-dipidana-kuhp-baru-2026

Tinggal Serumah Tanpa Nikah Bisa Dipenjara Mulai 2026! Ini Aturan Lengkap KUHP Baru yang Wajib Diketahui

2 Januari 2026 | 19:00
Jika dihitung sejak 2017 hingga Agustus 2026, OJK bersama Satgas PASTI telah menghentikan atau memblokir total entitas ilegal sebanyak 15.228. Berdasarkan data, OJK paling banyak menghentikan atau memblokir pinjaman online (pinjol) ilegal sebanyak 12.824, disusul investasi ilegal sebanyak 2.124, gadai ilegal sebanyak 278, serta aktivitas keuangan ilegal lainnya sebanyak 2

Kegiatan Usaha 27 Entitas Gadai Ilegal Berhasil Dihentikan OJK per Agustus 2026

16 September 2026 | 11:17
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved