Jakarta, CoreNews.id – Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) berkomitmen mempercepat pengentasan kemiskinan melalui pemanfaatan teknologi digital dengan menggandeng Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Kerja sama ini difokuskan pada integrasi data, penguatan sistem digital pemerintah, serta peningkatan literasi digital agar bantuan sosial lebih tepat sasaran.
Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko mengatakan, sistem SITASKIN menjadi terobosan negara dalam mengatasi kemiskinan struktural melalui integrasi data, pendanaan, dan pemberdayaan ekonomi desa produktif. Sistem ini ditopang Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional serta koperasi desa.
“SITASKIN memastikan bantuan tepat sasaran, produktif, dan berkelanjutan,” ujar Budiman dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis, 5 Februari 2026.
Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Viada Hafid menegaskan transformasi digital harus memberi dampak nyata bagi kelompok rentan. Berdasarkan data pemerintah, tingkat kemiskinan nasional per Maret 2025 tercatat 8,47 persen atau 23,85 juta jiwa, menurun dibanding September 2024.













