Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Dukung Pemulihan Pascabencana, Mirae Asset Turun Langsung Bantu Warga Aceh Tamiang

by Miroji
11 Februari 2026 | 14:07
in Pasar Modal
Dukung Pemulihan Pascabencana, Mirae Asset Turun Langsung Bantu Warga Aceh Tamiang

Foto: Mirae Asset

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id –  PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menyalurkan bantuan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bagi masyarakat terdampak bencana alam di dua lokasi di Aceh Tamiang, yakni Desa Kota Lintang Bawah dan Kampung Durian.

Bantuan tersebut diserahkan pada Selasa, 10 Februari 2026, sebagai bentuk kepedulian perusahaan dalam membantu pemulihan kondisi masyarakat yang hingga kini masih harus bertahan di tenda-tenda pengungsian. Program CSR ini menargetkan sekitar 200 pengungsi di dua titik lokasi tersebut.

Berdasarkan data di lapangan, kedua wilayah terdampak, yakni Desa Kota Lintang dan Kampung Durian, mencakup lebih dari 3.000 kepala keluarga yang terdampak bencana dan masih harus tinggal di pengungsian akibat rumah yang rusak berat atau hanyut.

Direktur PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Tomi Taufan, turut terjun langsung ke lapangan untuk menyerahkan bantuan kepada masyarakat. Ia melihat masih banyak pengungsi yang tinggal di tenda penampungan dengan kondisi yang belum sepenuhnya layak, bahkan sebagian sebelumnya harus beristirahat langsung di atas tanah.

“Melihat kondisi tersebut, Perusahaan menyalurkan bantuan berupa perlengkapan dan fasilitas penunjang istirahat agar para pengungsi dapat beristirahat dengan lebih layak. Selain itu, bantuan juga mencakup perlengkapan ibadah seperti sarung, Al-Quran, mukena, sajadah, perlengkapan dapur umum dan baju baru,” ujar Tomi Taufan di Aceh kepada CoreNews.id, Selasa (10/2/2026).

Tomi juga menambahkan, bantuan turut diberikan untuk anak-anak berupa buku edukasi serta alat tulis guna mendukung aktivitas belajar dan bermain di tengah kondisi pengungsian. Bantuan ini diharapkan dapat membantu menjaga semangat belajar anak-anak meskipun dalam situasi pascabencana.

“Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya kami untuk menumbuhkan empati dan kepedulian sosial di lingkungan internal perusahaan. Dana yang digunakan untuk program ini berasal dari Perusahaan, himpunan dana karyawan Mirae Asset Sekuritas serta dukungan nasabah melalui program Odd Lot,” kata Ratna Ekawati, Head of Human Capital Division PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia.

READ  Mirae Asset: Emas, Konsumsi, dan Telekom Jadi Primadona Investasi 2026

Di sisi lain, kondisi pengungsi di lapangan masih membutuhkan dukungan berkelanjutan, khususnya terkait fasilitas istirahat dan pemenuhan kebutuhan dasar. Selain perlengkapan tidur, kebutuhan pokok seperti bahan makanan, air bersih, kompor, dan penanak nasi masih sangat dibutuhkan, terutama menjelang bulan Ramadan.

“Saat ini masih banyak warga yang membutuhkan hunian sementara yang layak serta dukungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bantuan yang diberikan sangat membantu pengungsi dalam bertahan dan mempersiapkan diri menghadapi masa pemulihan,” ujar Aulia, penanggung jawab pengungsian Desa Kota Lintang, Aceh Tamiang.

Sementara itu, Ust. Hamdani, penanggung jawab pengungsian Kampung Durian, Aceh Tamiang, menyampaikan bahwa kondisi fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di lokasi pengungsian saat ini banyak yang rusak. Selain itu, ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan paling mendesak yang masih dibutuhkan para pengungsi.

Melalui program CSR ini, Mirae Asset Sekuritas berharap dapat terus berkontribusi secara berkelanjutan dalam mendukung masyarakat terdampak bencana serta memperkuat peran perusahaan dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan di Indonesia.

Tags: CSR Mirae AssetMirae Asset Sekuritas Indonesia
Previous Post

Pemerintah Terapkan WFA Jelang Lebaran 2026, Bukan Cuti

Next Post

Ini 3 Tantangan Pengembangan Ekonomi Syariah Indonesia

Next Post
Menurut Anggito, untuk melakukan penguatan ekonomi syariah diperlukan dukungan kebijakan yang lebih konkret, termasuk peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah serta implementasinya dalam ekosistem halal. Salah satu contohnya adalah pemanfaatan bank syariah dalam aktivitas keuangan negara. Karena itu, harus ada intervensi pemerintah.

Ini 3 Tantangan Pengembangan Ekonomi Syariah Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Menurut Yvonne, Indonesia mendesak Pemerintah Israel untuk segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan Internasional yang ditahan.

Sembilan WNI Ditangkap Israel, Kemenlu Upayakan Pembebasan

20 Mei 2026 | 10:49
Grey Bukan Sekadar Warna, New Balance Rayakan Identitas Urban Lewat Grey Days 2026

Grey Bukan Sekadar Warna, New Balance Rayakan Identitas Urban Lewat Grey Days 2026

20 Mei 2026 | 12:45
Menurut Prabowo kembali, lewat kebijakan tersebut, kas negara diproyeksikan bisa mengamankan potensi penghasilan hingga 150 miliar dolar AS. Nilai itu setara dengan Rp2.653,92 triliun per tahun (asumsi kurs Rp17.692 per Dolar AS)

Pemerintah Bentuk Badan Ekspor Dengan Potensi Penghasilan Hingga 150 Miliar Dolar AS

20 Mei 2026 | 14:02
Selain rupiah, ringgit Malaysia terkoreksi 0,09%. Dolar Taiwan tertekan 0,07% dan baht Thailand tertekan 0,06%. Won Korea Selatan juga turun 0,04%. Selain itu, dolar Hong Kong melemah tipis 0,008%.

Rupiah Terjun Bebas Menjadi Rp 17.738 Per Dolar AS

20 Mei 2026 | 09:49
Sementara itu, harga emas di Pegadaian tetap naik. Harga emas UBS, Antam, dan Galeri24 masing-masing naik menjadi Rp 2.845.000, Rp 2.887.000, dan Rp 2.782.000 per gram. Ini dikutip dari laman Sahabat Pegadaian Jakarta, Rabu pukul 07.38 WIB. Sebelumnya, harga ketiganya di Pegadaian pada Selasa (19/5/2026) dicatat sebagai berikut. Harga emas UBS Rp 2.788.000, Antam Rp 2.861.000, dan Galeri24 Rp 2.756.000 per gram

Harga Emas Antam Turun, Harga Emas Pegadaian Naik

20 Mei 2026 | 10:16
Prabowo Bentuk BUMN Khusus Ekspor, PT Danantara Sumber Daya Indonesia Jadi Pengekspor Tunggal SDA

Prabowo Bentuk BUMN Khusus Ekspor, PT Danantara Sumber Daya Indonesia Jadi Pengekspor Tunggal SDA

20 Mei 2026 | 14:11
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved