Jakarta, CoreNews.id – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai perayaan 10 Muharram 1448 Hijriah yang digelar Yayasan Kios Yatim dan Piatu di Sekretariat Kios Yatim, kawasan Kolong Rel Kereta Pangeran Jayakarta, Mangga Besar, Jakarta, Jumat (26/6/2026). Kegiatan yang bertepatan dengan Hari Asyura atau Lebaran Anak Yatim tersebut menjadi momentum memperkuat kepedulian terhadap anak-anak yatim melalui santunan, pembinaan, dan penguatan nilai-nilai keislaman.
Acara yang berada di bawah pembinaan Hj. Arfiani dan dipimpin Ketua Yayasan Moch. Sodiq berlangsung meriah dengan dihadiri para santri, donatur, tokoh masyarakat, hingga sejumlah selebritas Tanah Air.
Peringatan 10 Muharram tahun ini juga bertepatan dengan dimulainya tahun ajaran baru. Momen tersebut dimanfaatkan untuk memberikan semangat kepada anak-anak yatim agar terus optimistis dalam menempuh pendidikan dan meraih cita-cita.
Tausiyah disampaikan oleh Ustaz Arifin Al-Ghifari (Usfai) yang mengangkat pentingnya menyayangi anak yatim dan memperkuat akhlak di bulan Muharram. Ceramah berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab bersama para santri, sehingga materi terasa lebih hidup dan mudah dipahami.
Semarak acara semakin terasa dengan kehadiran sejumlah tokoh publik seperti Eddies Adelia, pemimpin Majelis Taklim Adalia Zahra, drg. Rita Dinah Kandi, serta artis senior Lulu Zakaria, yang dikenal lewat sinetron Tukang Bubur Naik Haji. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan moral sekaligus kepedulian melalui donasi bagi anak-anak yatim binaan Kios Yatim.
Turut hadir Lurah Mangga Besar Ernawati dan Dewan Kota Dede Sulaiman. Dalam sambutannya, keduanya mengapresiasi konsistensi Yayasan Kios Yatim dalam membina anak-anak yatim serta berharap semangat berbagi terus menginspirasi masyarakat.
Seluruh rangkaian acara ditampilkan oleh para santri binaan Kios Yatim. Mereka tampil percaya diri sebagai pembawa acara, pembaca Al-Qur’an, penampil hadrah, pembaca doa harian, hingga memainkan drama pendek yang mengundang apresiasi para tamu.
Ketua Kios Yatim, Moch. Sodiq, mengungkapkan rasa syukur karena lembaga yang dipimpinnya kini telah mengabdi selama enam tahun.
“Alhamdulillah, tidak terasa Kios Yatim sudah memasuki usia enam tahun. Banyak suka dan duka yang kami lalui dalam menjalankan amanah ini. Semua perjuangan tersebut tidak lepas dari arahan Ibu Hj. Fia serta dukungan suami beliau, Bapak Ori, dan sahabat beliau Bapak Irfan yang begitu besar bagi keberlangsungan Kios Yatim,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur, termasuk Ibu Sri Bahlil dan Menteri Bahlil Lahadalia, yang selama ini memberikan perhatian terhadap kegiatan Kios Yatim meski kali ini berhalangan hadir karena tugas kedinasan.
“Berkat dukungan para donatur, Kios Yatim dapat terus memberikan manfaat bagi anak-anak yatim. Kami sangat bersyukur atas seluruh kebaikan yang telah diberikan,” tambahnya.
Sementara itu, Hj. Arfiani (Hj. Fia) menegaskan bahwa Kios Yatim tidak hanya memberikan santunan, tetapi juga membangun masa depan anak-anak melalui pendidikan dan pembekalan keterampilan.
“Kami memberikan kebebasan kepada anak-anak memilih sekolah sesuai minat dan cita-citanya. Tugas kami adalah mendampingi, mengarahkan, serta membekali mereka dengan berbagai keterampilan agar kelak mampu mandiri, bekerja, bahkan menciptakan lapangan pekerjaan sendiri,” ungkapnya.
Melalui peringatan 10 Muharram ini, Yayasan Kios Yatim kembali menegaskan komitmennya untuk terus menjadi rumah pembinaan bagi anak-anak yatim dan piatu, sekaligus mengajak masyarakat memperkuat budaya berbagi dan kepedulian sosial sebagai wujud nyata nilai-nilai Islam.














