Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

NTB Perkuat Pembangunan Rendah Karbon

by Teguh Imam Suyudi
7 Maret 2026 | 19:00
in News
ntb-integrasi-pembangunan-rendah-karbon

NTB Perkuat Pembangunan Rendah Karbon

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkuat integrasi Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim (PRKBI) ke dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Langkah ini ditegaskan melalui Dialog Kebijakan Tingkat Provinsi NTB bertema penguatan kolaborasi multipihak untuk percepatan pembangunan rendah karbon yang digelar pada 4 Maret 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Low Carbon Development Indonesia (LCDI), kerja sama Kementerian PPN/Bappenas dengan Pemerintah Inggris melalui Foreign, Commonwealth & Development Office (FCDO). Program tersebut bertujuan mendorong integrasi pembangunan rendah karbon baik di tingkat nasional maupun daerah.

Momentum ini sejalan dengan visi Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, yakni “Bangkit Bersama Menuju NTB Provinsi Kepulauan yang Makmur Mendunia.” Visi tersebut menempatkan ekonomi hijau, ekonomi biru, dan ekonomi sirkuler sebagai fondasi utama pertumbuhan daerah.

Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas, Leonardo A. A. Teguh Sambodo, menyatakan NTB memiliki potensi besar untuk memimpin pembangunan rendah karbon di Indonesia.

“NTB memiliki modal kuat berupa sumber daya alam melimpah, potensi energi terbarukan, tata kelola yang terus diperkuat, serta visi politik yang jelas. Karena itu, kami mengajak seluruh pemangku kepentingan, khususnya DPRD, menjadikan PRKBI sebagai bagian integral RPJMD dan APBD,” ujarnya, 7/3/2026.

Dialog kebijakan ini diawali dengan audiensi bersama DPRD Provinsi NTB guna memperkuat dukungan legislatif terhadap integrasi PRKBI dalam RPJMD dan kebijakan sektoral daerah. Peran DPRD dinilai penting untuk memastikan keberlanjutan kebijakan melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.

Sejak penandatanganan nota kesepahaman antara Menteri PPN/Bappenas dan Gubernur NTB pada 15 Agustus 2023, sejumlah langkah konkret telah dilakukan. Di antaranya penyusunan dokumen Rencana Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim Daerah (RPRKBI-D), peningkatan kapasitas melalui system dynamics modelling, pemantauan aksi melalui aplikasi AKSARA, serta pengembangan proyek percontohan pembangunan rendah karbon.

READ  Inilah yang Sudah Dikerjakan Dalam 100 Hari Pemerintahan Prabowo-Gibran

Melalui dialog ini, pemerintah juga mendorong penetapan RPRKBI-D dalam bentuk Peraturan Gubernur agar memiliki landasan hukum yang kuat serta terintegrasi dalam RPJMD dan dokumen perencanaan sektoral.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, sektor swasta, akademisi, dan masyarakat sipil diharapkan mampu mempercepat transformasi pembangunan rendah karbon di NTB sekaligus memperkuat kontribusi daerah menuju target Indonesia Emas 2045 dan Net Zero Emissions 2060.

Tags: Ekonomi HijauNTBPembangunan Rendah KarbonPerubahan Iklim
Previous Post

Donny Fattah God Bless Meninggal

Next Post

Transjakarta Buka Rekrutmen Besar Bersama Kemenaker

Next Post
Transjakarta

Transjakarta Buka Rekrutmen Besar Bersama Kemenaker

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Profil Singkat Nabi Ibrahim AS

Profil Singkat Nabi Ibrahim AS

10 Februari 2025 | 12:59
Bila dana darurat terpenuhi, masyarakat dapat mulai mempertimbangkan berbagai instrumen investasi sesuai profil risiko masing-masing. Misalnya, logam mulia seperti emas bagi investor konservatif karena dinilai mampu menjaga nilai aset dari inflasi. Selain itu, bisa juga obligasi pemerintah bagi investor yang menginginkan imbal hasil tetap dengan risiko relatif lebih rendah. Sementara itu, saham dapat dipilih oleh investor sekalipun memiliki profil risiko lebih agresif namun memiliki tujuan investasi jangka panjang

Membagi THR Secara Seimbang Gunakan Rumus 50:30:20

9 Maret 2026 | 11:38
Prabowo Terima Telepon Presiden Korea Selatan, Bahas Penguatan Kerja Sama Bilateral

Prabowo Gelar Ratas di Hambalang, Bahas Lima Isu Strategis dari Pendidikan hingga Mudik

9 Maret 2026 | 14:20
Penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru oleh Majelis Ahli Iran disambut baik oleh Presiden Iran Masoud Pezeshkian. Ia menyatakan penunjukan Mojtaba Khamenei menandai “era baru martabat dan kekuatan” bagi bangsa. Demikian pula angkatan bersenjata Iran, IRGC dan para pemimpin tertinggi Iran, termasuk Mohammed-Bagher Qalibaf dan Ali Larijani, juga telah berjanji setia kepada pemimpin tertinggi baru

Mojtaba Khamenei Terpilih Menjadi Pemimpin Tertinggi Baru Iran

9 Maret 2026 | 12:25
Seskab dan Menteri PU Bahas Perbaikan Fasilitas Umum Pascademo Ricuh

Peran Teddy Indra Wijaya Dinilai Vital Jembatani Komunikasi Presiden dengan Publik

9 Maret 2026 | 13:33
Menurut Maruarar, perpanjangan masa cicilan ini dilakukan agar rakyat tidak merasa terbebani ketika mengambil rumah subsidi. Dengan adanya perpanjangan tenor kredit, pemerintah juga tengah menyiapkan sejumlah langkah. Salah satu yang tengah disiapkan yaitu menyediakan lahan di wilayah Meikarta Cikarang serta menyiapkan skema pembiayaan yang melibatkan sejumlah pihak.

Pemerintah Akan Perpanjang Cicilan Rumah Subsidi Menjadi 30 Tahun

9 Maret 2026 | 14:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved