Jakarta, CoreNews.id – DBS Foundation menyalurkan hibah sekitar Rp11,2 miliar kepada lima social enterprise dan bisnis berdampak sosial di Indonesia melalui DBS Foundation Grant Program 2025. Dukungan ini ditujukan untuk memperluas akses air bersih, layanan kesehatan, peluang kerja inklusif, serta memperkuat rantai pasok petani kecil.
Lima penerima hibah tersebut adalah Parongpong RAW Lab, Koneksi Indonesia Inklusif (KONEKIN), Nazava Water Filters, DoctorTool, dan Sosial Business Indonesia (SOBI). Program ini diperkirakan dapat menjangkau lebih dari 1,9 juta penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia.
Head of Group Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia Mona Monika, 10/3/2026, mengatakan bisnis dapat menjadi kekuatan untuk menciptakan perubahan sosial. Menurut dia, melalui program hibah ini DBS Foundation tidak hanya menyediakan pendanaan, tetapi juga pendampingan dan akses jejaring bagi pelaku usaha berdampak sosial.
Program hibah DBS Foundation telah berjalan sejak 2014 untuk mendukung social enterprise di Asia. Tahun ini, total dana hibah yang disalurkan mencapai SGD 4,9 juta atau sekitar Rp65 miliar kepada 22 organisasi di kawasan Asia.
Di Indonesia, dukungan diberikan untuk berbagai solusi sosial, mulai dari pengolahan limbah jaring ikan menjadi bahan bangunan ramah lingkungan, penyediaan filter air minum terjangkau, hingga teknologi kesehatan untuk memperluas layanan bagi masyarakat yang masih kurang terlayani.
DBS Foundation menilai pertumbuhan wirausaha sosial di Indonesia terus meningkat dan membutuhkan dukungan ekosistem yang kuat agar dampak sosialnya semakin luas.













