Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

DBS Foundation Salurkan Hibah Rp11,2 Miliar

by Teguh Imam Suyudi
11 Maret 2026 | 18:00
in Humaniora
DBS Foundation Salurkan Hibah

DBS Foundation Salurkan Hibah Rp11,2 Miliar (Foto: Dok. DBS Foundation)

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – DBS Foundation menyalurkan hibah sekitar Rp11,2 miliar kepada lima social enterprise dan bisnis berdampak sosial di Indonesia melalui DBS Foundation Grant Program 2025. Dukungan ini ditujukan untuk memperluas akses air bersih, layanan kesehatan, peluang kerja inklusif, serta memperkuat rantai pasok petani kecil.

Lima penerima hibah tersebut adalah Parongpong RAW Lab, Koneksi Indonesia Inklusif (KONEKIN), Nazava Water Filters, DoctorTool, dan Sosial Business Indonesia (SOBI). Program ini diperkirakan dapat menjangkau lebih dari 1,9 juta penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia.

Head of Group Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia Mona Monika, 10/3/2026, mengatakan bisnis dapat menjadi kekuatan untuk menciptakan perubahan sosial. Menurut dia, melalui program hibah ini DBS Foundation tidak hanya menyediakan pendanaan, tetapi juga pendampingan dan akses jejaring bagi pelaku usaha berdampak sosial.

Program hibah DBS Foundation telah berjalan sejak 2014 untuk mendukung social enterprise di Asia. Tahun ini, total dana hibah yang disalurkan mencapai SGD 4,9 juta atau sekitar Rp65 miliar kepada 22 organisasi di kawasan Asia.

Di Indonesia, dukungan diberikan untuk berbagai solusi sosial, mulai dari pengolahan limbah jaring ikan menjadi bahan bangunan ramah lingkungan, penyediaan filter air minum terjangkau, hingga teknologi kesehatan untuk memperluas layanan bagi masyarakat yang masih kurang terlayani.

DBS Foundation menilai pertumbuhan wirausaha sosial di Indonesia terus meningkat dan membutuhkan dukungan ekosistem yang kuat agar dampak sosialnya semakin luas.

READ  Susunan Acara Misa Akbar Paus Fransiskus di GBK
Tags: Bisnis BerdampakDBS FoundationSocial Enterprise
Previous Post

Royco Kolaborasi dengan Masjid Istiqlal, Masak Akbar 250 kg Opor Ayam untuk 2.000 Mustahik dan Jamaah di Bulan Ramadan

Next Post

Ancaman Siber 2025 Capai 40 Juta

Next Post
prediksi-kaspersky-ai-ancaman-siber-2026

Ancaman Siber 2025 Capai 40 Juta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Pendapat Esther tersebut menanggapi persetujuan Komite Tapera terkait kebijakan mempertahankan suku bunga Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebesar 5 persen untuk rumah tapak dan 6 persen untuk rumah susun subsidi. Selain itu juga menanggapi dibukanya opsi tenor pembiayaan hingga 40 tahun untuk meningkatkan keterjangkauan masyarakat oleh Komite.

Tenor KPR Subsidi 40 Tahun Perlu Seleksi Ketat Debitur

31 Juli 2026 | 14:27
TNI Kuat Rakyat Bermartabat

Tukin TNI dan Kemhan Naik Setelah Delapan Tahun

30 Juli 2026 | 09:00
BGN Temukan Anomali 414 SPPG, Dana Rp311,2 Miliar Dikembalikan ke Kas Negara

BGN Temukan Anomali 414 SPPG, Dana Rp311,2 Miliar Dikembalikan ke Kas Negara

31 Juli 2026 | 16:14
Menurut Henri kembali, pemanfaatan data SLIK pada dasarnya bergantung pada kebijakan dan selera risiko (risk appetite) masing-masing bank maupun analis kredit. Ada analis yang sangat ketat dalam menilai riwayat kredit, termasuk terhadap keterlambatan pembayaran yang sifatnya ringan atau hanya terjadi satu kali.

Penghapusan Kredit Macet di Bawah Rp 1 Juta dari SLIK Berdampak Pada Proses Analisis Kredit

31 Juli 2026 | 13:52
mayoritas-kawasan-industri-dapat-proper-merah-2025

Prabowo Targetkan Gunungan Sampah di Indonesia Tuntas pada Akhir 2027

31 Juli 2026 | 13:56
hakim-kejagung-tppu-nadiem

KY Rekomendasikan Sanksi 121 Hakim

31 Juli 2026 | 13:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved