Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Puskesmas Pertama dengan AI untuk Ibu Hamil

by Teguh Imam Suyudi
14 Maret 2026 | 22:00
in News
puskesmas-pertama-dengan-ai-ibu-hamil

Teknologi OCR dan AI Prediktif akan membantu meringankan pekerjaan bidan (Teknologi OCR dan AI Prediktif akan membantu meringankan pekerjaan bidan (Summit Institute for Development)

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Sebuah inovasi teknologi kesehatan mulai diuji coba di Indonesia melalui puskesmas pertama dengan AI yang memanfaatkan teknologi Optical Character Recognition (OCR) dan kecerdasan buatan prediktif untuk membantu pemantauan kesehatan ibu hamil.

Inovasi ini dikembangkan melalui kolaborasi riset yang dipimpin Summit Institute for Development dalam program KONEKSI AI in Healthcare. Teknologi tersebut dirancang untuk membantu bidan mengelola data kesehatan ibu hamil secara lebih cepat, akurat, dan efisien.

Selama ini, bidan di puskesmas harus mencatat berbagai data kesehatan ibu hamil di Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), mulai dari riwayat kehamilan, tekanan darah, hingga hasil pemeriksaan rutin. Setelah itu, data yang sama sering kali perlu dimasukkan kembali ke dalam sistem digital secara manual.

“Proses tersebut memakan waktu, terutama ketika bidan harus melayani puluhan pasien setiap hari,” dikutip dari media release, 13/3/2026.

Mengubah Foto Buku KIA Jadi Data Digital

Melalui teknologi OCR, proses pencatatan kini bisa menjadi jauh lebih sederhana. Bidan cukup memotret halaman Buku KIA menggunakan telepon genggam.

Sistem kemudian secara otomatis membaca tulisan tangan di dalam foto dan mengubahnya menjadi data digital. Informasi penting yang sebelumnya tersebar di lembaran kertas dapat langsung tersimpan dalam sistem hanya dalam hitungan menit.

Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan AI prediktif untuk membantu mendeteksi potensi risiko kesehatan pada ibu hamil.

Hasil analisis tersebut bukan diagnosis medis, melainkan indikasi awal yang membantu bidan menentukan langkah selanjutnya, seperti apakah seorang ibu membutuhkan pemantauan lebih intensif, pemeriksaan tambahan, atau rujukan ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap.

Dalam praktik lapangan, kemampuan sistem untuk menandai pasien dengan risiko tertentu dapat membantu tenaga kesehatan memprioritaskan penanganan.

READ  Hari Ketiga Kerusuhan Los Angeles, Garda Nasional AS Hadapi Pengunjuk Rasa

Uji Coba di Lombok dan Garut

Uji coba teknologi ini mulai dilakukan pada 6, 10, dan 11 Maret 2026 melalui pelatihan kepada 40 bidan desa dari empat puskesmas di dua provinsi.

Di Nusa Tenggara Barat, pelatihan diikuti oleh bidan dari Puskesmas Montong Betok dan Puskesmas Narmada di Pulau Lombok.

Sementara di Jawa Barat, kegiatan serupa melibatkan bidan dari Puskesmas Karangpawitan dan Puskesmas Cibatu di Kabupaten Garut.

Para bidan dari Puskesmas Montong Betok sedang melakukan uji coba OCR dan AI Prediktif (Summit Institute for Development)

Para bidan tidak hanya mempelajari cara menggunakan aplikasi, tetapi juga dilatih untuk memverifikasi hasil pembacaan OCR guna memastikan data yang masuk tetap akurat.

Langkah verifikasi ini penting karena kesalahan sekecil apa pun dalam data kesehatan dapat berdampak besar pada keputusan medis.

Kolaborasi Riset Internasional

Program OCR dan AI prediktif ini merupakan bagian dari inisiatif KONEKSI AI in Healthcare, yang dimulai sejak 2024.

Inisiatif tersebut didukung pendanaan dari Pemerintah Australia melalui skema Flourish Funding dari Dana Hibah KONEKSI. Program ini dipilih melalui proses seleksi yang menilai inovasi teknologi, relevansi dengan kebijakan kesehatan Indonesia, serta potensi dampak di lapangan.

Bagi para pengembang, implementasi di empat puskesmas ini baru merupakan tahap awal.

Hasil uji coba akan digunakan untuk mengevaluasi efektivitas sistem, sekaligus menjadi dasar pengembangan teknologi serupa agar dapat diterapkan lebih luas di berbagai daerah.

Di tengah transformasi digital layanan kesehatan, kehadiran puskesmas pertama dengan AI di Indonesia menandai langkah baru dalam pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak.

Bagi para bidan di lapangan, teknologi ini bukan sekadar alat bantu, tetapi juga bagian dari perubahan cara kerja yang lebih modern dan berbasis data.

Tags: AI IndonesiaKesehatan Ibu AnakTeknologi Kesehatan
Previous Post

ChatGPT Ramadan, Tren Kreatif Jelang Lebaran

Next Post

Rupiah Diperkirakan Melemah Hingga Rp 17.050 pada Senin (16/3/2026)

Next Post
Menurut Chief Analyst Doo Financial Futures Lukman Leong di Jakarta (13/3/2026), rupiah pada Senin (16/3) diperkirakan bergerak di kisaran Rp 16.900 – Rp 17.050 per dolar AS. Hal sama disampaikan Kepala Ekonom BCA, David Sumual. Ia mengatakan pergerakan rupiah besok masih dipicu ketidakpastian eksternal terkait perang di Timur Tengah dan dampaknya terhadap harga minyak dunia. David juga memproyeksikan rupiah pada Senin (16/3) bergerak di rentang Rp 16.850 – Rp 17.050 per dolar AS

Rupiah Diperkirakan Melemah Hingga Rp 17.050 pada Senin (16/3/2026)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Muhammadiyah Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026

Muhammadiyah Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026

6 Maret 2026 | 15:22
ntt-data-pabrik-ai

NTT DATA Bangun Pabrik AI

14 Maret 2026 | 20:00
Logo X

Twitter Berubah Jadi X di App Store

2 Agustus 2023 | 08:00
Utang Pemerintah Naik Jadi Rp 7.805 Triliun per Juni 2023

Utang Pemerintah Naik Jadi Rp 7.805 Triliun per Juni 2023

27 Juli 2023 | 11:45
groundbreaking fase pertama proyek Holdwell Business Park Lampung

Triniti Land Groundbreaking Fase Pertama Proyek Holdwell Business Park Lampung

31 Agustus 2023 | 09:00
chatgpt-900-juta-pengguna

ChatGPT Ramadan, Tren Kreatif Jelang Lebaran

14 Maret 2026 | 21:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved