Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Menaker Tegaskan Hubungan Industrial Harus Peduli, Bukan Sekadar Soal Upah

by Teguh Imam Suyudi
20 Maret 2026 | 18:00
in News
hubungan-industrial-peduli-menaker

Program mudik gratis pekerja/buruh PT Pamapersada Nusantara di Jakarta Timur, Rabu (18/3/2026). (Foto: Dok. Kemanker)

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa hubungan industrial harus dibangun atas dasar kepedulian antara manajemen dan pekerja, bukan sekadar pemenuhan hak normatif semata.

Hal tersebut disampaikan Yassierli saat melepas program mudik gratis pekerja/buruh PT Pamapersada Nusantara di Jakarta Timur, Rabu (18/3/2026).

Menurut dia, hubungan industrial yang sehat tidak cukup hanya berbicara soal upah, aturan kerja, dan pemenuhan hak pekerja. Lebih dari itu, diperlukan keterlibatan aktif dan kepedulian antara kedua belah pihak agar perusahaan dapat tumbuh lebih kuat dan pekerja merasa dihargai.

“Hubungan antara manajemen dan pekerja harus seperti dua roda gigi. Jika selama ini hanya satu yang bergerak, tidak akan optimal. Dengan dua roda gigi yang bergerak bersama, perusahaan dapat melaju lebih cepat,” ujar Yassierli.

Ia menambahkan, keseimbangan tersebut akan tercapai ketika manajemen memperhatikan kesejahteraan pekerja, sementara pekerja turut berkontribusi dalam meningkatkan produktivitas perusahaan.

“Di situlah tujuan kita. Itu mimpi yang ingin kita wujudkan,” lanjutnya.

Mudik Gratis Bentuk Kepedulian Nyata

Yassierli menilai program mudik gratis bukan sekadar fasilitas transportasi, melainkan bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap pekerja.

Menurutnya, mudik memiliki makna penting bagi pekerja, tidak hanya sebagai tradisi pulang kampung, tetapi juga kesempatan berkumpul dengan keluarga secara aman dan tenang saat Lebaran.

“Ini menunjukkan dunia usaha tidak hanya fokus pada target kerja, tetapi juga peduli pada kebutuhan pekerja di momen penting,” katanya.

Ia pun mengapresiasi perusahaan yang memfasilitasi program tersebut dan menegaskan bahwa pemerintah mendukung inisiatif serupa.

Soroti Keselamatan Pengemudi

Dalam kesempatan yang sama, Yassierli juga menyoroti pentingnya keselamatan selama arus mudik, khususnya bagi pengemudi dan kernet.

READ  Menaker Dorong Sertifikasi Profesi Murah, Disabilitas Terbantu

Ia menyebut dua faktor utama penyebab kecelakaan adalah kondisi kendaraan dan faktor manusia, terutama kesiapan fisik dan mental pengemudi.

Untuk itu, Kementerian Ketenagakerjaan bekerja sama dengan Perhimpunan Ergonomi Indonesia dan sejumlah perguruan tinggi melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi dan kernet bus di enam wilayah.

Pemeriksaan tersebut meliputi tes kesehatan serta tes kewaspadaan berbasis komputer guna memastikan pengemudi dalam kondisi prima saat bertugas.

“Kami memiliki alat untuk mengukur tingkat kewaspadaan pengemudi hanya dalam waktu sekitar lima menit. Dari situ dapat diketahui apakah pengemudi dalam kondisi fit atau tidak,” jelasnya.

Kurang Istirahat Jadi Risiko Besar

Yassierli mengungkapkan, rendahnya tingkat kewaspadaan pengemudi umumnya disebabkan kurangnya waktu istirahat.

Hal ini kerap dianggap sepele, padahal berdampak besar terhadap konsentrasi dan meningkatkan risiko kecelakaan.

“Tidak cukup hanya ditanya apakah sudah cukup tidur. Ketika diuji, tingkat kewaspadaannya rendah. Setelah ditelusuri, mereka hanya tidur dua sampai tiga jam,” ungkapnya.

Ia pun mengimbau para pengemudi angkutan umum untuk memperhatikan kondisi kesehatan dan waktu istirahat sebelum bertugas, mengingat keselamatan penumpang sangat bergantung pada kesiapan mereka.

Tags: Hubungan IndustrialKeselamatan TransportasiMenakerMudik Lebaran
Previous Post

Warga Muhammadiyah Sholat Idul Fitri 1447 H Hari Ini, 20/3/2026

Next Post

Jelang Lebaran 2026, PGE Jamin Listrik Tetap Nyala! Energi Panas Bumi Jadi Andalan Nasional

Next Post
pge-listrik-andal-idulfitri-2026

Jelang Lebaran 2026, PGE Jamin Listrik Tetap Nyala! Energi Panas Bumi Jadi Andalan Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Gedung Kemenkeu

Kementerian Keuangan Kehilangan Dividen BUMN Rp90 Triliun, Siapkan Strategi Pengganti

8 Mei 2025 | 21:00
PT Synnex Metrodata Indonesia

PT. Synnex Metrodata Indonesia Bergabung dengan Cyble Partner Network Sebagai Distributor Cyble Untuk Indonesia

19 Januari 2024 | 09:00
Tak hanya berdampak pada tekanan darah, kebiasaan makan mi instan larut malam juga dapat mengganggu kualitas tidur dan memengaruhi kerja hormon yang mengatur siklus tidur serta metabolisme tubuh. Di mana efeknya bahkan bisa dirasakan keesokan hari, mulai dari sakit kepala saat bangun tidur, tubuh terasa lelah, hingga tekanan darah yang tetap tinggi.

Makan Mi Instan Larut Malam Berdampak Buruk Bagi Kesehatan

5 Juni 2026 | 13:08
Menurut Samsul Hidayat, pengembangan ETF emas merupakan hasil kolaborasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), self regulatory organizations (SROs), manajer investasi, bank kustodian, dealer partisipan, bank bulion serta seluruh pelaku industri pasar modal Indonesia.

Lima ETF Emas Baru Diluncurkan BEI

10 Agustus 2026 | 12:01
Transnusa menargetkan tingkat keterisian penumpang atau load factor sebesar 75% dalam dua bulan pertama dan kemudian meningkat menjadi 80% seiring dengan pertumbuhan permintaan. Dan guna menarik penumpang pada tahap awal pengoperasian rute, Transnusa menawarkan tarif mulai Rp2,799 juta untuk penerbangan sekali jalan.

TransNusa Buka Rute Langsung Jakarta-Bangkok, Tarif Mulai Rp2,799 juta  

10 Agustus 2026 | 11:16
Transjakarta

Cara Dapat Kartu Transportasi Gratis Jakarta 2025 untuk 15 Golongan — Lengkap & Mudah!

19 Mei 2025 | 17:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved